Kamar Kosong

Kamar Kosong
Rumah tua.


__ADS_3

"Wah...tempat apa ini,?"Dewi bertanya sambil celingak celinguk memandang kesana kemari.


"Sstttt kalau dikampung orang itu jangan banyak tanya,jalan ya tinggal jalan,jangan tegur sana sini" ujar Jacky memarahi Dewi si'ratu kepo tersebut.


"Duh dimana rumahnya irem ya,?apa kita bertanya kepada warga setempat saja,?"


"Silahkan,siapa yang akan bertanya diantara kita,?"


"ya sudah biar aku saja,sahut Heri.Kemudian pemuda itu bertanya kepada seorang ibu-ibu yang sedang menyapu halaman rumah nya.


"Permisi bu,maaf mengganggu waktu nya,saya mau bertanya, rumah nya irem dimana ya bu,?"


"Irem,? Yang kakek nya dukun itu ya,?"


"Maaf bu,memang nya yang bernama irem ada berapa orang didesa ini,?


"Satu orang saja nak,memang nya aden mau pergi kemana,?"


"Mau pergi piknik ke curung bu,kata nya disini ada rumah sewa, pemilik nya bernama irem."

__ADS_1


"Oh,benar irem cucu nya si Darhan,dari sini lurus lalu belok kiri setelah itu lurus saja kalian akan menemukan pepohonan rimbun nah tidak jauh dari sana ada sebuah rumah besar,dari rumah itu tidak jauh curung yang aden ceritakan tadi,namun aden dan teman-teman nya harus berhati-hati ya,!


"Baik bu,terima kasih atas informasi nya,kalau begitu kami permisi bu,mari bu" ujar Heri.


"Iya den,berhati-hati lah nak,! teriak ibu tersebut.


"Bagaimana her? Apa sudah dapat alamat nya,?"


"Sudah nih,tadi ibu itu bilang dari sini lurus setelah itu belok kiri udah itu tinggal lurus nanti kita akan masuk hutan lalu bertemu rumah besar disana" sahut Heri.


"Duh...kata nya tempat ini sangat dekat ternyata lumayan cukup jauh,aku ga bisa bayangin bagaimana Irem setiap hari pergi sekolah pulang pergi menyusuri jalanan ini?" ujar Agis,ternyata mereka tidak tau jika selama ini Irem tinggal diasrama.


"Kau ini sinis sekali jawaban nya,uh memang nya kau tidak lelah jack?"


"Lelah gis,tapi demi liburan ya aku usahain agar tidak lelah,karena jika lelah melanda, kita tidak akan bisa menikmati liburan ini" sahut pemuda itu.


"Mmm aku setuju sama kau jack,lagian kedatangan kita kesini untuk menikmati masa libur sekolah,kita harus happy dan enjoy dong pasti nya" ujar Meri.


"Lah mak caper nyolot terus saat orang lain bicara,bagusan kau diam deh Mer,kan kau juga tadi ngeluh capek,ingat ga?"ketus Dewi

__ADS_1


"Ya memang capek,aku tidak munafik perjalanan ini memang sangat melelahkan namun kita harus semangat 45 agar liburan ini penuh makna" sahut Meri membela diri nya.


"Sudah-sudah,! kalian ya malah berdebat terus,! nah lihat! sebentar lagi kita akan sampai dirumah nya irem" ujar Heri.


Sesat kemudian ke lima remaja itu telah sampai di depan rumah yang mereka cari,Heri mencoba untuk mengetuk pintu rumah tua tersebut.


Permisi...tok..tok..tok..permisi apa ada orang,?"


"Iya,siapa ya,?" terdengar sahutan dari dalam rumah tersebut.


"Ini kami Ir," teriak Heri.


"Oh,kalian sudah sampai,? silahkan masuk,! Mari...ujar gadis tersebut .


"Terima kasih sudah menyambut kedatangan kami kemari" sahut Meri.


"Sama-sama,bagaimana perjalanan kalian,? Apa semua nya lancar,?"


"Semua nya lancar,namun dari sini keperbatasan lumayan cukup jauh,apa tidak masalah menitip kendaraan disana,?" ujar Heri bertanya pada Irem.

__ADS_1


"Oh tidak masalah aman kok,mari silah kan makan,!ini sudah aku sediakan untuk kalian semua," ujar Irem.


__ADS_2