
"Jangan sekali-kali kau mengusik adik ku,! jika kau melakukan itu maka kau harus berhadapan dengan ku.
Aku sudah lama mengamati aksimu ini,kau telah memanfaat kan kakek ku sehingga kakek dan nenek ku terpedaya oleh mu"!
"Jangan ikut campur kau gadis licik,! aku tidak suka jika ada yang mengganggu pekerjaan ku,aku tidak mendapat darah malam ini kakek mu itu telah melalai kan tugas nya,
Sekarang aku akan membunuh nya agar tenaga dan energi ku pulih kembali,aku tidak mau membuang-buang waktu,lebih baik kau pergi dari sini sebelum aku memusnahkan jiwa mu,!!!
"Silah kan saja jika kau bisa,aku selalu menunggu kesempatan ini,ternyata selama ini kau bersembunyi dikamar ini rupa nya sehingga aku tidak bisa menemukan mu.
Tanyakan itu semua pada kakek mu,aku bukan bersembunyi namun dia lah yang mengurung ku disini,aku tidak akan mengampuni mu kau sudah melepas kan mangsa ku bedebah kau ******,!
__ADS_1
"Siapa yang ****** disini,?kau atau aku,?begini saja, aku akan membiar kan mu tinggal disini asal kau tidak mengganggu adik ku,aku akan mengampuni setiap dosa yang telah kau lakukan.
"Memang nya kau tuhan bisa mengampuni dosa ku,? dosa ku urusan ku dengan tuhan ku,kenapa kau harus ikut campur dengan urusan ku?"
"Ha ha...kau ini lucu sekali,selama ini aku sudah bersabar aku tidak ikut campur dalam urusan mu,namun kali ini tidak lagi karena kau sudah mengusik adik ku dan teman-teman nya.
Bahkan kau sudah membunuh teman nya yang bernama Dewi, kau sudah mencabik-cabik tubuh nya sehingga hancur seperti itu! tunjuk Iren kearah tumpukan daging busuk dipojok kamar tersebut.
Irem membekap mulut nya,ia menangis ketika mengenali baju yang sudah terkoyak itu,itu adalah baju Dewi teman nya.
Gadis itu semakin yakin jika kakek dan nenek nya telah melakukan dosa besar itu,ia pun keluar dari sana tapi tidak bisa pintu itu terkunci dari luar
__ADS_1
"Tolong....siapa pun tolong aku,!kakek...nenek...tolong buka pintu nya aku sangat takut" teriak nya.
Namun tidak ada yang membuka pintu tersebut untuk nya,Irem semakin takut saat melihat gadis yang mirip dengan nya itu bertarung dengan mahluk mengerikan itu.
"Kurang ajar kau ******,! berani kau mengganggu pekerjaan ku,malam ini kau akan mati ditangan ku,kau akan mati untuk yang kedua kali nya"teriak dedemit itu.
"Silahkan lakukan,! lakukan saja aku tidak keberatan,cepat lakukan,!.lalu terjadilah diantara kedua arwah itu perseteruan yang sangat dahsyat sehingga membuat isi kamar tersebut hancur berantakan.
Irem menangis ketakutan,gadis itu bersembunyi dibalik meja kayu,ia memikirkan bagaimana nasip nya nanti sementara pintu tersebut tidak bisa dibuka.
Irem berharap wanita yang mirip dengan nya itu menang bertempur dengan iblis tersebut,agar diri nya bisa keluar dari sana.
__ADS_1
Pertempuran itu begitu sangat mengerikan, kedua nya sama-sama kuat,tidak seorang pun diantara mereka yang kalah atau pun menang dalam pertempuran itu.