Kamar Kosong

Kamar Kosong
Amarah Irem.


__ADS_3

"Nenek...apa yang nenek lakukan,!?kenapa nenek tidak melarang kakek melakukan kejahatan itu,?


Kalian jahat,! Lihat sekarang teman-teman ku menghilang entah kemana,?nenek dan kakek harus bertanggung jawab atas semua ini!


"Irem cucu ku,dengar kan nenek nak...kami melakukan ini supaya hidup kita makmur nak,nenek tidak ingin kau hidup terhina oleh mereka yang membenci keluarga kita.


"Aku tidak ingin kekayaaan apa pun juga,hidup sederhana dan damai sudah lebih dari cukup untuk ku,kalian jahat nek kalian akan mendapatkan balasan yang setimpal dengan perbuatan kalian! teriak Irem.


"Apa yang kau katakan nak,?tidak baik berbicara seperti itu dengan orang tua,apa kau tidak takut kualat,?."


"Aku takut,? tidak nek..kalian bukan orang tua yang melahir kan ku,sekarang aku mau bertanya dimana ayah dan ibu ku,?. Sedari kecil hingga sekarang aku tidak pernah bertemu dengan mereka."


"Kurang ajar kau,! berani nya kau melawan nenek mu,!"


"Hentikan,! Darhan Jangan sakiti dia."


"Biar kan saja, anak ini sudah berani melawan kita,gara-gara berteman dengan para manusia bedebah itu kini Irem mulai melawan kata-kata ku.

__ADS_1


"Hentikan,! Jika kau masih menyakiti Irem maka aku tidak akan membantu mu lagi."


"Oho kau juga sudah mulai berani mengancam ku ya,? Baik lah tidak masalah aku akan menyuruh nyai membunuh kalian berdua."


"Kakek jahat! Kakek telah bersekutu dengan iblis,kakek mengorban kan orang-orang yang tidak bersalah,aku malu mempunyai kakek seperti m,


"Jangan-jangan kakek dan nenek bukan lah nenek kandung ku,jika kalian benar nenek dan kakek ku, kalian tidak akan tega menyakiti ku atau menyakiti teman-teman ku."


"Diam kau! Gani cepat kurung anak ini kedalam kamar kosong itu,!"


Terserah pada mu, inti nya aku tidak ingin mendengar celoteh nya lagi,anak ini semakin hari semakin kurang ajar saja."


"Dimana teman ku Dewi,? Apa kau sudah menumbal kan nya pada dedemit itu,?"


"Lebih baik kau diam,! sebelum aku mengoyak tubuh mu dan mengeluarkan semua organ nya"


"Sebenar nya kalian ini siapa,? Kakek dan nenek ku tidak mungki seperti ini,teriak Irem.

__ADS_1


"Kau mau tau siapa kami,?ah sudah lah, kau akan tau sendiri nanti nya,Gani urus anak itu aku akan pergi menemui Dalang."


"Berhati-hati lah kau,jika kau tidak mampu maka jangan memaksa kan diri ingat,kekuatan mu tidak sebanding dengan nya."


"Kau tenang saja,kelemahan nya ada ditangan ku,dengan begitu beliau tidak akan bisa menyakiti diri ku"


"Irem...nak dengar kan nenek,jika kau ingin selmat dari kakek mu maka kau jangan membantah perkataan nya"


"Sekarang masuk lah kedalam kamar mu,nenek tidak ingin kau bernasip sama seperti Iren kakak mu"


"Jadi selama ini nenek tau tentang Iren saudari kembar ku itu,?"


"Iya nenek tau segala nya nanti akan nenek ceritakan namun untuk saat ini belum bisa karena Darhan masih disini dia belum benar-benar pergi."


"Baiklah,kau janji akan menceritakan semua nya pada ku kan,? Jangan ada yang terlewat kan aku tidak suka itu.


"Iya nenek janji pada mu,sekarang masuk lah,!

__ADS_1


__ADS_2