Kamar Kosong

Kamar Kosong
Perdebatan kecil.


__ADS_3

Tok..tok..tok..."Ir..buka pintu nya ini kami" teriak Meri dari luar.


"Nek...seperti nya itu teman-teman ku sudah pulang" ujar Irem lalu bergegas membuka pintu untuk teman-teman nya itu.


"Ya tuhan,dari mana saja kalian,? Kenapa baru pulang jam segini,apa kalian tau aku sangat khawatir,jika terjadi sesuatu kepada kalian bagaimana,? celoteh gadis itu memarahi teman-teman nya itu,


"Eh Ir, apa Dewi ada,?"


"Loh, kenapa malah bertanya,? memang nya kalian tidak tau dia habis diserang binatang buas saat pergi kecurung kemarin,?kalian ini bagaimana sih,? bukan nya pulang bersama-sama,teman sendiri malah dibiarkan pulang sendirian,beruntung Dewi selamat" ujar Irem


Terlihat mereka saling berpandangan pasal nya mereka tidak merasa pergi ke'curung seperti yang Irem tuduhkan,yang ada mereka akan pulang ke kota pagi itu.

__ADS_1


"Aduh Ir,kau ini bagaimana sih,?bukan kah kau sudah tau kemarin kami berpamitan pada mu mau pulang ke kota, lalu kapan kami pergi ke'curung,?sekarang kami kembali lagi kesini karena Dewi tertinggal dan selama diperjalanan pulang kami tidak menemukan mobil nya Heri,kami tersesat" ujar Agis emosi saat di tuduh membiar kan Dewi pulang sendirian dari curung.


"Ma'maksud kalian apa,?jadi kalian mau pulang ke kota,kenapa tidak bilang pada ku terlebih dahulu,oh,kalian sengaja membiarkan Dewi tertinggal ya,?"sahut Irem emosi.


"Bukan nya kemarin pagi kami sudah ijin pada mu akan pulang ke kota,?dan kau bilang apa kah kami akan tau arah jalan pulang saat itu,kami tidak meninggal kan Dewi dia nya saja yang entah kemana saat kami akan berangkat pagi itu,kau ini sangat aneh Ir itu sebab nya kami tidak ingin berlama-lama di sini,bisa gila entar,!"ujar Agis nyolot.


"Aku tidak merasa mengijinkan kalian pulang,karena aku baru kembali dari ladang bersama nenek ku sore nya,dan tadi subuh aku mendengar Dewi berteriak memanggil kalian,gadis itu sekarat tubuh nya terdapat banyak luka cakaran,ia menangis namun saat aku tanya ia tidak bisa bersuara" ujar Irem emosi sambil menjelas kan semua nya.


"Lalu, dimana Dewi sekarang,?"


Kemudian Meri dan Agis bergegas pergi,kedua nya ingin menemui Dewi namun ia tidak tau posisi kamar Irem dimana,

__ADS_1


"Hei...buruan,! ayo antar kan kami ke'kamar mu,aku dan Meri ingin menemui Dewi,"teriak Agis.


Kemudian gadis itu berlalu pergi mendahului teman-teman nya itu,Meri dan Agis tertinggal sangat jauh,Meri merasakan aura tidak enak disekitar jalan menuju kamar Irem tersebut,disana sangat menyeram kan lebih seram dari lorong lantai 2 rumah itu.


Pasal nya kamar tersebut terletak sangat jauh dibelakang melewati taman kecil dikiri kanan nya.


"Ir tunggu,kita mau kemana?kenapa kamar mu jauh sekali,?teriak Agis.


Namun gadis itu tidak menyahut sama sekali,ia terus berjalan sementara Agis dan Meri mengikuti nya dari belakang.


Sementara itu disisi lain,Irem kehilangan kedua teman nya itu,ia tidak melihat mereka mengikuti diri nya padahal ia sudah sampai dikamar nya yang terletak tidak jauh dari ruang tamu,diujung ruang kedua rumah itu.

__ADS_1


"Ah mereka ini selalu saja membuat ku kesal,sudah meninggal kan teman nya kini malah hilang katanya mau menjenguk Dewi tadi,aduh ada-ada saja" ujar nya ngoceh lalu kembali ke ruang tamu untuk menyusul kedua nya ,Irem mengira jika kedua teman nya itu tidak jadi ikut bersama nya.


Saat ia sampai disana,ia pun bertanya mengenai teman-teman nya itu,namun Jacky dan Heri bilang kalau Meri dan Agis sudah pergi bersama nya beberapa menit yang lalu,sontak hal itu membuat Irem bingung.


__ADS_2