Kamar Kosong

Kamar Kosong
Serupa.


__ADS_3

"Loh Mer,Irem tadi kemana,?kita kok ditinggal seperti ini sih,?gila tuh anak,!" ujar Agis,gadis itu terlihat kesal dengan tingkah teman nya itu yang tega meninggal kan mereka.


"Yah mana ku tau,? sudah, kita tinggal ikutin jalan ini aja deh,siapa tau kamar nya ada di ujung sana," sahut Meri menenang kan teman nya itu.


Kedua gadis itu terus berjalan menyusuri jalanan sempit tersebut,sesaat kemudian sampai lah mereka di depan sebuah kamar yang lumayan cukup besar,namun disana pencahayaan nya sangat minim terlihat kamar itu seperti lama tidak dihuni.


Meri mencoba mengetuk pintu kamar tersebut,namun tidak ada sahutan sama sekali,tetapi Meri melihat ada sekelabat bayangan hitam didalam ruangan itu.


Deng...jantung nya berdetak kencang tak beraturan,Meri terkejut saat melihat sosok gadis cantik penghuni kamar itu tersenyum kepada nya,gadis itu sangat mirip dengan Irem,Meri mengira jika itu adalah Irem teman nya ia pun langsung memanggil nya meminta untuk segera dibuka kan pintu.


"Kenapa kalian kembali lagi ke sini,?" ujar gadis itu memarahi kedua nya,


"Maaf kan kan kami,sebenar nya kami memang tidak ingin kembali kemari,namun salah satu teman kami tertinggal, oleh sebab itu kami kembali lagi, sahut Meri.


"Hemm...teman kalian itu sudah ditanda,namun ia beruntung masih selamat oleh karena itu segera lah pergi dari sini sebelum semua nya terlambat "ujar nya.

__ADS_1


"Maksud mu apa Ir,? tanda,tanda apa,?kalau ngomong tuh yang jelas dong,!biar kita ngerti jangan pake teka-teki segala" sahut Agis.


"Pergi...! pergi dari sini sekarang juga,!


"Eh,kak Tri,? Sedang apa kakak disini,? ujar Meri terkejut saat melihat kedatangan Tri dan beberapa teman nya yang lain,namun mereka tidak berani mendekat ke arah Meri dan Agis,karena posisi Meri begitu dekat dengan Irem.


"Wanita itu jahat,berhati-hati lah kalian, dia adalah orang yang telah membuat kami celaka" ujar Tri.


"Ya tuhan ,kepala ku semakin pusing 'sedari tadi aku tidak mengerti apa yang kalian bicarakan,sekarang kami ingin menemui teman kami Dewi katanya sedang dirawat oleh Nek Gani,Irem cepat katakan dimana Dewi,!? tukas Agis.


"Lalu dimana dia,?"Agis bertanya kepada Tri,mereka berdua tidak tau jika Tri dan teman-teman nya itu adalah arwah penasaran.


"Kami juga tidak tau dimana posisi teman mu itu,pergi lah sekarang juga,!"


"Kalian ini selalu saja ikut campur urusan ku, itu maka nya aku sangat membenci kalian,aku memang ingin menyuruh mereka keluar dari rumah ku,aku tidak ingin menyakiti mereka" sahut gadis tersebut.

__ADS_1


Terlihat Tri dan teman-teman nya itu terpental jauh,bersama datang nya wanita paruh baya dari arah berlawanan,wanita tersebut terlihat membelai wajah Irem,


Sesaat kemudian gadis itu tunduk lantas bersujud pada wanita paruh baya itu,Meri dan Agis bingung dengan situasi tersebut,mereka ingin pergi dari sana namun mereka tidak bisa beranjak sama sekali,kaki mereka seakan terpaku ditanah.


Meri pun muntah ketika melihat Irem teman nya itu memakan organ manusia,sementara wanita paruh baya tadi sudah menghilang entah kemana,


"Agis kita harus pergi dari sini,seperti nya dia bukan Irem,dia mahluk yang menyerupai wajah Irem,cepat,! kita harus pergi dari tempat ini,!


"Tapi Mer...kaki ku tidak bisa bergerak sama sekali,bagaimana ini ya tuhan aku sangat takut," teriak gadis itu.


"Sama Gis, kaki ku juga begitu tidak bisa digerakan sama sekali bagaimana ini,?teriak kedua nya bersahutan,namun tiba-tiba dari kejauhan datang seorang gadis cantik wajah nya sangat mirip dengan Irem.


Gadis itu pun berujar,"Hentikan semua ini,!sudah cukup aku sudah muak melihat semua nya,walau bagaimana pun juga kau tidak akan bisa membangkitkan diriku kembali",kau sudah diperdaya oleh iblis itu,bukan kau yang memanfaat kan nya tetapi dia lah yang telah memanfaatkanmu" ujar nya.


Meri dan Agis semakin dibuat ketakutan, mana kala mereka melihat Irem ada dua orang yang satu sedang memakan organ manusia,sementara yang satu lagi datang dengan amarah yang membara.Akhir nya kedua gadis itu jatuh pingsan tidak sadar kan diri.

__ADS_1


__ADS_2