Kepak Sayap Yang Patah

Kepak Sayap Yang Patah
Berita Gembira


__ADS_3

" Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh " kata Ardi sambil membuka pintu rumahnya " Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, bunda ..ayah sudah pulang, ayah bawa apa ? " tanya Aisyah yang menyambut kedatangan Ardi.


"Ayah bawa martabak coklat keju kesukaan anak ayah dan ikan bakar kesukaan bunda" kata Ardi sambil tertawa ceria. " Asyiiikkkk " seru Aisyah sambil meraih kantong bawaan yang dibawa Ardi. " Ayah mandi dulu biar segar biar nanti bunda yang bereskan bawaan ayah " kata Anisa ke Aisyah yang sudah sibuk mau mencomot martabak dalam dus. "Aish cuci tangan dulu ..." kata Anisa yang segera memgambil kantong plastik yang dibawa oleh Aisyah . " Yah bunda ... " kata Aisyah lalu menuju westafel untuk mencuci tangannya. Ardi tersenyum lalu meraih handuk dan bergegas ke kemar mandi, selesai mandi pakaiannya sudah tersedia rapih di atas tempat tidur, sambil mengenakan pakaiannya, Ardi bersholawat dengan perlahan, hatinya bersyukur bahwa hari ini ia merasa berguna.


" Mas makan dulu, sudah Anis siapkan" kata Anisa sambil membuka pintu kamar.


" Iya sayang sebentar lagi mas ke meja makan" jawab Ardi, setelah selesai mengenakan pakaian santainya Ardi melangkah ke meja makan yang terletak satu ruangan dengan dapur, mereka duduk bertiga menikmati makanan yang tersaji ditambah sajian ikan bakar menambah nikmat dan lahapnya makan malam. " Mas gimana di kantor hari ini, rasanya surprise banget mas bisa dapat jabatan sebagai manager " kata Anisa setelah mereka menyelesaikan makan malam yang terasa lebih nikmat, tiba tiba Sambungan Vidio Call tersambung dengan Ammar putranya " Ayah terima kasih uangnya sudah Ammar bayarkan untuk biyaya spp semester ini" kata Ammar sambil tersenyum. "iya nak sama sama, belajar penuh tanggung jawab yah selesaikan dengan baik kuliahmu" saut Ardi. " Bunda sehatkan ? " kata Ammar

__ADS_1


" Bunda sehat sayang ... berkat doa mas Ammar untuk bunda, mas Ammar juga sehat kan? " jawab Anisa sambil tersenyum.


"Mas Ammar apa kabar Aish kangen sama mas " seru Aisyah sambil tersenyum dan berteriak.


"Mas juga kangen dek, kemungkinan mas pulang bunda sekitar sebentar lagi karena mau ada penelitian kampus di Jakarta, mas kangen bunda, kangen sama masakan dan kue kue buatan bunda" jawab Ammar.


"sama bunda juga kangen sama anak bunda yamg sulung dan ganteng ini" Kata Anisa

__ADS_1


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" salam Ammar penutup Vidio call nya. "bunda Aish mau nonton tivi yah " pamit Aisyah yang langsung ke ruang tivi.


" Ammar sudah besar yah " kata Ardi pada Anisa. " iya mas, wajahnya mirip mas waktu masih muda " jawab Anisa lembut sambil membayangkan pertemuan pertama kali mereka. " Mas sudah transfer uang semester Ammar" lanjut Anisa .


" Sudah sayang... Alhamdulillah mas dapat rezeki hari ini, mas dapat uang transport dan akomodasi besok mas keluar kota kemungkinan. pulang larut malam atau bisa jadi menginap, tolong siapkan baju ganti mas yah" kata Ardi . " Iya mas Alhamdulillah semoga mas bisa bekerja dengan baik dan amanah di perusahan itu " kata Anisa.


" Iya sayang doakan mas dapat bekerja dengan baik dan amanah dapat membangun perusahan menjadi lebih baik kedepannya menjaga kepercayaan bu Dina atasan mas dengan baik" ujar Ardi pada Anisa istrinya.

__ADS_1


" Harus mas sebagai bentuk tanggung jawab mas, oh iya besok mas bawakan kue lapis legit buatanku untuk bu Dina yah sebagai ungkapan terima kasih dari aku untuknya" kata Anisa pada Ardi sambil memeluk tubuh suaminya dengan manja. " Iya sayang nanti mas bawa kuenya siapkan saja yah" jawab Ardi pada Anisa sambil mencium pipi Anisa yang lembut, di kejauhan terdengar adzan isya berkumandang memanggil jiwa untuk segera memasrahkan dirinya menghadap ilahi. " Sudah Adzan mas mau ke masjid" kata Ardi melepas pelukan Anisa secara perlahan, lalu melangkah ke kamar mandi mengambil wudhu dan bersegera mengenakan baju koko, sarung dan peci serta menyelempangkan sajadah di atas bahunya. " Ais matikan tivinya sholat isya dulu sama bunda " kata Ardi sambil melangkah ke arah pintu rumahnya. " Aish mau sholat ke masjid ayah bareng teman teman Aish" jawab Aisyah yang bergegas ke kamar mandi memgambil wudhu dan mengenakan mukena sambil menyelempangkan sajadah dibawahnya.


" Aish.. ayo ke masjid ..." panggil tiga orang teman temannya yang sudah ada di depan rumah. " Iya tunggu.... bundaa.. Aish berangkat ke masjid Assalamualaikum " salam Aisyah setengah berteriak keluar pintu dan menutup pintu rumah. " iya nak Waalaikumsalam warajmatullahi wabarakatuh" tinggal Anisa yang sedang mencuci piring dan membereskan meja makan selesai semua pekerjaan rumahnya Anisa segera mengambil wudhu dan sholat di musholah kecilnya yang berada di dalam rumahnya. hari ini rasa syukurnya semakin besar karena Ardi sudah mempunyai pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya pekerjaan yang memang dapat ia lakukan dan dapat diandalkan Anisa yakin karena kemampuan managemen Ardi memang sangat bagus dan diakuinya.


__ADS_2