Kepak Sayap Yang Patah

Kepak Sayap Yang Patah
Semakin Cinta


__ADS_3

Kegiatan Ardi dan Dina mengunjungi Resto di Cianjur disambut Pak Idham Kepala Resto bersama seluruh Karyawan satu buket bunga dan satu cake coklat bertulisan Congratulation Bu Dina dan Pak Ardi terhidang di meja resto yang telah disiapkan, Dina tersenyum ceria disambut dengan kejutan dan ucapan kegembiraan karena pernikahannya dengan Ardi. "Terima kasih pak Idham dan semua karyawan Resto Cianjur yang telah memberikan doa restu buat saya dan mas Ardi, doakan agar pernikahan kami dianugrahi keberkahan dan keridhoan dari Allah SWT" tutur Dina sambil mendekap buket bunga di dadanya. Ardi hanya tersenyum lalu menjabat tangan Pak Idham. "Selamat pak Ardi bapak yang membuat ceria ibu direktur kami semoga Sakinah Mawaddah Warrahmah yang akan melingkupi kehidupan bapak dan Ibu" kata Pak Idham laki laki berumur yang sangat bijak, dan sangat dipercaya oleh Dina karena resto yang di Cianjur adalah resto yang selalu punya inovasi yang menarik sehingga selalu dipenuhi pengunjung. Seperti saat Dina dan Ardi berada di resto terlihat banyaknya pengunjung resto yang sedang makan dan minum. "Terima kasih pak Idham atas ucapan doanya untuk kami berdua" ujar Ardi sambil tersenyum, Lalu mereka terlibat dalam obrolan dan diskusi mengenai resto yang ada di Cianjur semua hal yang dilaporkan pak Idham dicatat Ardi satu persatu di handphone kerjanya, Ardi pun melihat lihat serta mengomentari segala hal tentang resto sesekali diambil gambar resto dari berbagai sudut, beberapa kerusakan sedang dan kecil yg ada pun difoto dan dicatatnya.


Lantunan adzan magrib berkumandang dari musholah kecil yang ada di kawasan resto, Ardi bergegas mengajak Dina dan Pak Idham untuk sholat berjamaah di musholah resto.


Selesai sholat Pak Idham menyerahkan satu amplop kepada Dina "Bu Dina, jangan langsung pulang menginap dulu saya sudah booking hotel hadiah pernikahan untuk bapak dan ibu, di dalam amplop ada voucher menginap di Hotel bernuansa alam, tempatnya indah bapak dan ibu pasti menyukainya, tempatnya tenang dan cocok buat pengantin baru" kata Pak Idham sambil tersenyum simpul. Ardi yang mendengar perkataan pak Idham tersenyum kecil. "Terima kasih pak Idham" kata Ardi sambil memandang Dina. "Pak Idham pake repot repot bookingin hotel, terima kasih pak, saya dan Pak Ardi akan menginap malam ini awalnya mau langsung pulang, tapi jadi penasaran sama hotel bernuansa alam itu" ujar Dina dengan senyumnya.


" Ayo saya antar ke hotelnya biar bapak dan ibu bisa segera istirahat" kata Pak Idham mempersilahkan Dina dan Ardi untuk diantar ke hotel bernuansa alam tersebut. "Tempatnya tidak terlalu jauh dari sini saya pake motor, nanti pak Ardi ikutin saya, cuman dua tikungan dari sini agak turun sedikit " sambung pak Idham sambil menaiki motornya, Dina dan Ardi menaiki mobilnya diantar satu orang karyawan yang membantu membawakan cake coklat dan buket bunga dan dimasukkannya ke dalam mobil. "Terima kasih " ucap Dina pada karyawan tersebut. "Sama sama bu" katanya sambil tersenyum dan berlalu. Ardi melajukan kendaraannya mengikuti Pak Idham yang mengendarai motornya. Tak lama mereka sampai di Hotel bernuansa alam yang sangat indah dengan lampu lampu temaram menghiasi halaman hotel yang dikelilingi pepohonan yang lebat dan rindang, cukup membuat paru paru mendapatkan oksigen segar dari undara yang bersih dan nyaman. " Mari silahkan bu Dina, Pak Ardi " kata pak Idham lalu mereka bertiga menuju resepsionist. Dina menyerahkan voucer hadiah dari pak Idham kepada resepsionist yang tersenyum cantik padanya. Setelah mendapatkan kartu sebagai kunci kamar pak Idham berpamitan. "Bu Dina, pak Ardi selamat beristirahat saya pamit" kata Pak Idham sambil menyalami Ardi dan Dina."terima kaaih pak" ujar Dina dan Ardi bersamaan sambil tersenyum.

__ADS_1


Ardi dan Dina menempati kamar hotel yang indah, asri dan tenang, balkon kamar memgarah ke perbukitan yang hijau, dengan kolam renang pribadi khusus mereka berdua.


"sayang indahnya tempat ini" kata Dina sambil mengitari ruangan kamar yang luas itu.


"Bikin betah tenang banget, cocok kalau buat honeymoon" bisik Ardi di telinga Dina yang sudah beraksi merengkuh Dina dalam pelukannya. "Iya mas aku nyaman di sini, nanti kita agendakan untuk honeymoon di sini" kata Dina sambil membalas memeluk Ardi. Di atas tempat tidur di hotel tersebut bertabur bunga berwarna merah, putih dan kuning. di sudut kamar ada meja yang di atasnya terdapat pemanas air, gelas, teh, kopi dan empat botol air mineral tampak ada ucapan selamat menempuh hidup baru yang tertata dengan dua tangkai mawar nerwarna merah, di lemari tergantung pakaian tidur untuk Ardi dan Dina. "Sayang ganti pakai pakaian tidur ini" kata Ardi sambil memperlihatkan pakaian tidur wanita berbentuk long dres dari bahan yang lembut dan transfaran. Dina terbelalak


"Tapi aku mau istriku mengenakannya" kata Ardi sambil mengedipkan matanya.

__ADS_1


" Ikh mas aku malu sama kamu" kata Dina sambil menutup matanya.


"Pake yah sayang... " kata Ardi sambil mencium pipi Dina yang merona merah.


Di kejauhan sayup terdengar adzan isya.


"Sudah Isya sayang ayo mandi dan solat, mas sudah enggak nyaman kepengen mandi air hangat" kata Ardi lalu beranjak ke dalam kamar mandi. Sambil menunggu Ardi mandi Dina menyalakan televisi dilihatnya beberapa chanel televisi. "Sayang sini deh.." kata Ardi dari kamar mandi. "Iya mas..." kata Dina sambil beranjak ke arah kamar mandi, lalu membuka pintu kamar mandi, di lihatnya Arfi yang sedang mandi di bawah shower air hangat. "Ada apa mas" kata Dina sambil menutup matanya. "Ayo mandi sini bareng" kata Ardi sambil tertawa kecil. "Enggak mau nanti berlanjut ke yang lain kita belom sholat Isya sayang" kata Dina lalu keluar dan menutup pintu kamar mandi. "Yah sayang.. besok pagi wajib ya" teriak Ardi dari dalam kamar mandi, Dina hanya tersenyum kecil menanggapi keisengan Ardi suaminya.

__ADS_1


Malam itu mereka berdua benar benar menikmati kebersamaan sebagai pasangan suami istri, Indah dan penuh kemesraan banyak hal yang membuat hati Dina semakin mencintai Ardi, Ardi berbeda jauh dari suaminya yang dulu yang meninggalkan trauma bagi Dina, perlahan Ardi dapat menyembuhkan trauma yang dialami Dina, trauma yang pernah ditorehkan masa lalunya.


__ADS_2