
Keenand mulai membuka matanya melihat sekelilingnya dia merasa asing dengan kamar itu.. bau obat-obatan yang menyengat serasa menusuk hidungnya... di tangannya terpasang infus... dan dia memakai baju pasien dan akhirnya dia tersadar bahwa dirinya tengah berada di rumah sakit... kepalanya tersadar berat... di tidak melihat siapapun di ruangan itu hingga dokter dan perawat datang untuk memeriksa keadaan nya..
"alhamdulillah akhirnya anda sadar juga " ucap sang dokter dengan ramah..
"emangnya saya kenapa dok?? kok saya ada di sini?? "tanya keenand...dokter pun menceritakan saat pertama keenand dibawa ke RS... dan keenand pun mengingat bahwa dia pingsan di club karena kebanyakan minum. setelah selesai di periksa dokter dan perawat meninggalkan ruangan keenand..
Mama keenand yang baru saja tiba melihat tempat tidur keenand kosong.... berteriak histeris
" keenand.. kamu dimana nak...?? hikss.. hikss... "ucap mama keenand dengan air mata yang bercucuran..
" ma.. keenand di sini.. kok mama nangis sih?? tanyan keenand bingung melihat mamanya
"kamu sudah sadar nak?? "
"Alhamdulillah ma... "
keenand memeluk mamanya dengan manja karena di tau selama dia tidak sadar selama dua hari sang mama tidak pernah meninggalkannya dan selalu berada di sisinya itulah yang di ceritakan dokter padanya.. namun dokter tidak memberi tahu tentang penyakit keenand karena itu adalah permintaan mamanya agar tidak memeberi tahu kepada siapapun tentang penyakit anaknya. dia takut anaknya akan bersedih dan kehilangan semangat hidupnya.
"ma... emangnya aku sakit apa sih.. kok lama bangett di RS??"? tanya keenand
" kamu tuh alergi alkohol... jadi kamu harus tetap di sini untuk berobat.. "ucap mama keenand berbohong.... " maafkan mama nak.. mama gak tega kamu tau penyakit kamu"
"sejak kapan keenand alergi alkohol?? tanyanya heran karena dia memang lumayan sering minum..
" sejak saat ini kamu gak boleh minum minuman beralkohol lagi.. karena kamu gak cocok... "ucap mama menenangkan.. dan keenand pun hanya mengangguk mendengar ucapan mamanya..
Di kota C
Neta dan dina masuk kedalam rumah dan tiba-tiba berhenti karena mereka melihat hal sangat membuat mereka iri... di pojok kanan ada fadli dan mira yang sedang asik melihat foto-foto mereka waktu di perkebunan dengan tangan yang saling berpegangan dan di selingi canda tawa dari keduanya...walaupun mira dan fadli tidak bisa melihat mereka karena ada pembatas kaca yang memisahkan ruangan itu namun apabila dari luar kita bisa melihat aktivitas orang di dalam ruangan namun orang di dalam ruangan tidak dapat melihat kita...
"mataku ternoda lagi deh.. " keluh dina
"mereka emang cocok banget ya.. " ucap neta.. kemudian mereka melihat ke pojok kiri di sana ada Nico yang sedang memijat kaki dian yang terkilir... walaupun dian meronta menolak Nico menyentuh nya namun Nico tidak peduli dia tetap memijat kaki dian yang terkilir..
"bisa diam gak " ucap Nico
__ADS_1
"gak... lepasin bang... " tolak dian..
"kalo kamu gak mau diam abang cium" ancam Nico dan membuat dian tidak bergerak lagi... "wah.. bang Nico emang keren" puji dina... "keren darimana dia itu cuma laki-laki bodoh yang gak jeli liat wanita.. " ucap neta malas melihat abangnya sendiri.. neta ingin menghampiri dian dan Nico namun dina langsung menarik tangannya untuk masuk kedalam melewati ruangan fadli dan mira menuju kamar mereka.. "kok masuk kamar sih.. kita kan belum nyapa mira dan kak fadli... belum juga liat keadaan kakinya dian.. " gerutu neta..
"kak fadli dan mira gak usah di sapa mereka baik-baik aja... terus si dian ga usah di liat udah ada bang Nico yang urus.. " ucap neta sambil berlalu menuju kamar mandi dan neta memutuskan untuk menonton *TV.
drttt.... drrttt... drrtttt*.. ponsel Nico berdering membuatnya berhenti memijat kaki dian ternyata riani kembali menghubunginya namun Buru-buru Nico mematikan ponsel nya dan kembali memijat kaki dian kemudian menyuruh dian untuk mencoba berjalan dan akhirnya dian bisa berjalan lagi karena sangat senang dian tidak sengaja memeluk Nico dengan sangat erat dan dilihat oleh fadli dan mira..
"ehhmmmm... ehhmmmm... " ucap mira .. namun dian dan Nico tidak mendengar suara mira.. Nico yang baru pertama kali di peluk oleh dian hanya diam mematung dia merasa sangat nyaman ketika dian memeluknya tanpa dia sadari dia pun membalas pelukan dian.... "uhhuukkk... uhuukkkkk... " kini fadli yang memberi kode.. dan membuat Nico dan dian Buru-buru melepas pelukan mereka... dian merasa sangat malu karena telah lancang memeluk Nico... "ma.. maaf bang Nico tadi dian cuma reflek aja.. gak ada maksud apa-apa" ucap dian dengan jantung yang berdebar-debar..
"gak apa-apa kok dian... " jawab Nico kikukk..
"eh.. bang Nico kenalin ini kak fadli pacarnya mira" ucap dian yang masih berusaha menetralisir perasaannya..
"kita dah saling kenal kok... iya kan Nico??? "
"i.. iyaa... "jawab Nico... mereka berempat pun berbincang-bincang... " krukkkk... krukkk.. "suara perut Nico..... " bang Nico belum makan?? tanya dian menahan tawanya.. sedang mira dan fadli sudah tertawa terbahak-bahak.... Nico merasa sangat malu karena kenapa saat seperti ini cacing-cacingnya harus beraksi... "iya aku belum makan " ucap Nico sambil tertawa kecut... neta yang keluar dari kamar hanya melihat sinis ke abangnya.... "katanya pengusaha muda yang sukses... makan aja gak mampu" ucap neta..
"hussttt.. apaansi net... mungkin bang Nico sibuk jadi gak sempet makan" ucap mira dan menawarkan bang Nico untuk makan malam bersama mereka..
"wanita ular itu siapa net?? " tanya fadli
"pacarnya bang Nico lah.... si riani.. riani itu" jawab neta
"dia gak tau kok kalo bang Nico ada di sini... " ucap Nico sambil melirik dian yang terlihat sedih..
"udah.. udah.. ayo kita makan " ajak mira
"aku mau makan sop ayam net" ucap Nico
"bang Nico ni gak tau malu banget ya.. udah numpang makan milih menu lagi... aisss" neta pusing melihat tingkah abangnya yang menurut nya sangat kekanak-kanakan... "kalo mau makan sop ayam... noh minta tolong sama dian buatin.... dia jagonya.. " ucap neta meninggalkan ruangan itu menuju dapur..
"sejak kapan dian pintar masak" tanya mira...
"sejak saat itu" jawab dian dan berlalu mengikuti neta..
__ADS_1
"hahahhaahhah" tawa mira pecah.. "gak mungkin lah dian bisa di dapur di rumahnya ajah ada puluhan pelayan.."
"udah gak usah gosipin aku.. mending kamu kesini .. aku ajarin masak" teriak dian dari arah dapur..
setelah dian selesai memasak mereka pun berkumpul menikmati hasil masakan dian... dina terlihat ragu
"kita gak bakalan mati kan mir?? " bisik dina ke mira..
"aku juga gak tau din..... tapi kelihatannya sih enak" bisik mira..
fadli.. Nico.. dan neta terlihat sangat menikmati makanannya.... akhirnya mira dan dina pun mulai mencicipi masakan dian dan mereka semua makan dengan lahap nya..
"pantas aja nico rela nahan laparnya buat makan masakannya dian.. ternyata masakan dian enak banget.. " puji fadli membuat Nico tersedak.... Buru-buru dian memberi minum ke Nico dan menepuk punggung Nico.. layaknya pasangan suami istri....
"aku bukannya nunggu masakan dian.. cuma tadi aku sibuk banget jadi lupa makan" ucap Nico sok cool.. "udahlah bang ngaku ajaa.. gak apa-apa kok... dian juga pasti senang kalo masakannya dimakan sama bang Nico... iya kan dian?? tanya dina... dan dian hanya tersenyum manis menanggapinya....
setelah makan malam selesai para gadis merapikan meja makan karena di rumah ayu asisten rumah tangganya hanya sampe sore saja.. Nico dan fadli berbincang di luar rumah...
"kamu masih pacaran sama riani??? " tanya fadli
"hmmmm" jawab Nico malas...
"terus dian... aku liat kamu ada rasa sama dia... tolong jangan sakiti dian" pinta fadli
"aku juga gak tau.. dulu aku sangat risih kalo dian datang ke rumah ku.. pasti dia akan selalu mencari perhatian ku.. membuat keributan dengan neta.. mira dan dina.. tapi.... "
"tapi kamu mulai ada hati sama diaa?? tanya fadli yang memotong perkataan Nico...
" entahlah.. aku juga gak tau... rasanya ada yang hilang ketika dia tidak membuatku marah... aku merasa aneh kalo dia tidak berusaha mencari perhatian ku... aku gak suka kalo ada laki-laki yang menyentuh nya... "ucap Nico sambil memandang bintang di langit..
" terus riani??? gimana"
"udah lah jangan bahas dia lagi.... kamu sendiri gimana bisa pacaran sama mira" tanya nico mengalihkan pembicaraan..
jangan lupa vote.... like.. comment 🥰🥰🥰
__ADS_1