
**assalamu'alaikum guyssss..... semoga puasa kalian lancar dan makin semangat karena baca novel ini yaaa..... 😅😅😅
happy Reading....
🥰🥰🥰🥰**
fadli meminta penjelasan kepada mira mengapa asma juga ada di kota C... namun mira tidak tahu bagaimana harus menjelaskan kepada suaminya karena asma juga belum menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada dirinya.... "sayang.... kok diam aja... kenapa asma ada di sini?? " tanya fadli lembut....
"eh... itu... tadi ketemu asma di bandara kak... " cicit mira..
"bandara??? kok bisa??? terus si rian mana??? " tanya fadli beruntun
belum juga di jawab oleh mira.. dering ponsel nya menyadarkan fadli bahwa sebentar lagi dia harus bertemu dengan seseorang.... " ya udah... nanti kita lanjut lagi ngobrol nya.. kakak harus berangkat dulu kamu istirahat aja dulu... " ucap fadli sambil mengecup kening istri nya...
setelah memastikan mobil fadli meninggalkan halaman rumah.. mira menghampiri asma yang sedang duduk termenung di teras samping sambil memberi makan ikan koi kesayangan fadli....
"as.... are you okey... " tanya mira kepada asma
asma hanya menggelengkan kepalanya.... "cerita dong.... siapa tau kita bisa bantu" ucap mira lagi
"hiks... hiks... hiks...." asma mulai menumpahkan air matanya sambil memeluk mira.....
"keluarga rian belum bisa menerima gue mir.... mamanya ingin rian merahasiakan pernikahan kami" ucap asma di sela-sela tangis nya..
"emangnya apa alasannya pernikahan kalian harus di rahasiakan.... " tanya mira lagi...
"aku juga enggak tahu mir... " ucap asma sembari melepas pelukannya dari mira... kemudian menceritakan semua yang terjadi di bandara..... mira yang mendengar semua itu pun merasa iba dengan asma...
ternyata neta.. dina dan dian.... juga ikut mendengar obrolan mereka ikut merasa iba...
"loe yang kuat ya as..... " ucap neta
"mereka pasti punya alasan as.. dan itu yang harus loe cari tau.. " ucap dina...
"makasih banyak ya.... atas support kalian... " ucap asma tulus
"kita semua di sini selalu ada buat loe kok,. " ucap dian....
"nah... sekarang loe telpon suami loe dan bilang loe baik-baik aja.. dan bicarakan semua ini dengan kepalan dingin... jangan langsung main kabur aja... " ucap dina
"wah... dina bijak banget sih... " kagum neta
"dina gitu loh..... hehehhe"
"songong banget sih.... " ejek dian... dan mereka berlima pun tertawa bersama...
__ADS_1
🍀🍀🍀🍀🍀🍀
"gimana mah.... sudah ada kabar tentang asma... " ucap rian
"belum nak... tapi ada yang melihat dia ikut dengan beberapa gadis menuju kota C... " ucap bu fina di seberang telpon
"gadis siapa ma... asma ngak punya teman di kota A ma... bagaimana bisa dia bisa ikut dengan mereka... " rian terdengar sangat frustasi...
"kamu tenang aja nak... kita pasti bisa menemukan asma... mama kenal kok dengan salah satu gadis itu... dia adalah anak dari dokter yang menangani nenekmu... "
"rian ngak bisa tenang m sebelum rian tau keberadaan asma.... " lirih rian..
"yan.... kamu fokus saja ke perkebunan biar mana yang mencari tahu keberadaan asma... "
"rian ngak bisa ma... pokoknya rian mau bertemu asma hari ini juga..... " tegas rian
"iya.. mama usahain ya nak... "
🍀🍀🍀🍀🍀
setelah menelpon sang mama rian merasa cukup lega karena karena ternyata asma juga ada di kota C... dia ingin sekali mencari keberadaan istrinya namun sebentar lagi dia harus datang ke perkebunan....
fadli telah tiba si salah satu perkebunan terbesar di kota C... tugasnya kali ini adalah meyakinkan pemilik perkebunan untuk mempertahankan kerja sama mereka selama ini... namun menurut kabar yang dia dengar dia akan bertemu dengan anak pemilik perkebunan yang baru pulang dari luar negeri dan dia ingin mengakhiri kerja sama dengan perusahaan milik keluarganya....
"selamat siang tuan.... " ucap seorang laki-laki paruh baya kepada fadli...
"selamat siang..... " balas fadli dengan senyuman..
"maaf membuat ada menunggu... "
"tidak apa-apa... saya juga baru datang.... " ucap fadli
mereka pun mulai membahas pekerjaan dan laki-laki itu tetap mengakhiri kerja sama atau merubah beberapa poin pada kontrak sebelum nya...
"hmmmm.... maaf saya terlambat.... " ucap rian... membuat fadli dan laki-laki paruh baya itu menoleh ke sumber suara.... hingga seseorang mempersilahkan rian untuk duduk... di deretan petinggi perusahaan...
"ngapain ni anak ada di sini... " batin fadli
"kok ada bang fadli... " fikir rian
rian pun memperkenalkan dirinya dan membuat orang-orang di sana shock.... karena sesuai dengan rencana rian baru akan datang ke perkebunan esok hari setelah para pamannya berhasil mengakhiri kontrak dengan perusahaan fadli. namun ternyata takdir berkata lain... rian datang di saat yang sangat tidak tepat untuk para pamannya...
"jadi dia anak pemilik perkebunan yang katanya dari luar negeri... yang benar aja... tapi kenapa dia tinggal di kampung bersama neneknya.. pasti ada sesuatu..." fikir rian
"jadi kamu adalah ponakan kami.... selamat datang nak... kami sudah sangat lama menanti kedatangan mu..... " ucap laki-laki paruh baya itu..namanya adalah pak leo... dia memeluk rian sambil menitikkan air matanya....
__ADS_1
"saya sangat terharu paman... ternyata kedatangan saya di sambut sangat baik... "
"paman kira kamu akan datang besok... jadi paman hanya bisa menyambut mu seperti ini... " ucap pak leo
"besok....?? bukan nya tadi mereka bilang anak pemilik perusahaan datang hari ini... " batin fadli
"ini juga sudah sangat cukup paman.... dan mulai hari ini aku akan langsung bekerja... " ucap rian yang membuat semuannya tersenyum kaku..
"semua harus di bicarakan nak.... kamu istirahat lah dulu... paman kan menyuruh supir untuk mengantar mu... "
melihat drama keluarga rian membuat fadli bingung namun dia tidak ingin membuang waktu nya....
"saya rasa anda kedatangan tamu penting tuan... bagaimana kalau kita lanjutkan besok saja.. " ucap fadli..
"tidak tuan.... saya akan ikut dalam meeting kalian" ucap rian
wajah paman rian mulai pucat pasih karena rian betul-betul langsung ikut bekerja...
"baiklah.... kita lanjutkan.... " ucap fadli dan menjelaskan tentang poin-poin kontrak kerja sama mereka....
namun pak leo selalu mencari cela agar kerja sama mereka tidak di perpanjang... hingga akhirnya dia mengatakan alasan yang sesungguhnya bahwa mereka telah mendapat perusahaan yang melakukan penawaran yang jauh lebih menguntungkan....
"baiklah kita lihat besok sebaik apa perusahaan yang paman rekomendasikan.. " ucap rian hingga meeting itu berakhir...
fadli dan rian tanpa sengaja bertemu di toilet
"ternyata loe anak pemilik perkebunan yang dari luar negeri itu" ejek fadli...
"jangan gitu lah bang... hehehe" ucap rian
"selama ini mereka mengira gue tinggal di luar negri.. " lanjut rian
"gue bukannya mau nepotisme ya... tapi tolong pilih perusahaan gue ya.... hahahaha gara-gara urusan ini waktu gue sama mira jadi terbuang.... " ucap fadli
"liat besok aja bang.... semoga pesaing abang tidak lebih baik dari perusahaan Abang... " ejek Rian
"s1alan lo..... " ucap fadli namun di tanggapi dengan kekehan oleh rian...
"gue duluan ya... udah rindu ma bini di rumah... " ucap fadli
"mira ikut bang.... " tanya rian...
"hmmm.... bini loe juga ada di rumah gue.... " ucap fadli kemudian meninggalkan rian yang masih bengong....
jangan lupa like... komen... vote 🥰🥰🥰🥰
__ADS_1