Ketulusan Cinta Pemuda Kampung

Ketulusan Cinta Pemuda Kampung
sah


__ADS_3

setelah dina dan mira menyelesaikan urusan administrasi ayah asma dokter dan perawat pun langsung menyiapkan keperluan untuk merujuk ayah asma... sambil menunggu persiapan nya selesai ayah asma memanggil darwin... darwin adalah anak dari sahabat nya yang dia rawat dari kecil ketika kedua orang tuanya meninggal...


"dar... win... paman ti.. tip put... put.. ri bapak.... As.. ma... " ucap ayah asma yang sudah kesulitan bernapas


"itu pasti paman... darwin sudah menganggap asma seperti adik sendiri... " ucap darwin


"pam... man... mau.... ka.. mu.. me.. nikah... de... de.. dengan as... ma... "


"ayah..... kenapa ngomong seperti itu .... hiks.. hiks.... " ucap asma sambil menangis melihat keadaan ayahnya


raut wajah rian mulai berubah... dia tentunya tidak suka dengan keadaan ini namun apa yang harus dia perbuat... fadli yang melihat rian tidak tenang mulai menenangkan rian.. fadli sangat mengerti perasaan rian karena dia juga pernah merasakan hal yang sama...


"ayah.. gadis tadi itu adalah kekasih darwin.... tadi darwin sudah mengenalkan nya pada ibu... "


"oh.... ta.... pi... bagai.....mana..dengan.... as... ma... si.. a.. pa... yang ak... kan... men.. ja.. ga.. nya.... bu... "


"saya yang akan menjaga putri bapak... " ucap rian lantang.... dia kemudian mendekat ke arah ayah asma...


"boleh juga ni bocah... " ucap fadli dalam hati


asma pun memberanikan diri memperkenalkan rian kepada ayah nya.. dia mengatakan bahwa mereka telah berpacaran dan itupun di ketahui oleh bi wati dan bu nana..ada pancaran kebahagiaan di mata ayah asma melihat asma dan rian.


"ka.. lau... ka.. ka.. mu memang..... se.. rius... de... dengan put.. ri.. ku... me.. nikah... lah.. den... dengan.... nya... " pinta ayah asma kepada rian


"ayah..... asma akan menikah setelah ayah sembuh... hikss.. hiks...asma janji ayah.... "


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


rian meminta izin untuk memberitahu keluarga nya bahwa dia akan menikahi asma... akhirnya di ruangan itu hanya ada kedua orang tua asma.. ni wati dan asma... ayah asma pun kekeh ingin menikahkan putrinya saat ini juga... karena dia merasa waktu nya sudah tidak lama lagi.. asma memang mencintai rian namun dia merasa belum siap untuk menjadi seorang istri apalagi belum satu hari dia menjadi kekasih rian.... asma meminta bantuan bi wati untuk menjelaskan kepada ayahnya untuk menunda menikahkan asma..


asma menyusul rian yang sedang berbicara dengan seseorang via telepon... dia terlihat bersitegang dan sangat serius membuat asma merasa tidak enak... "pasti keluarga nya ngak setuju.. hemmmm" batin asma...


"hei... kok melamun.... " tegur rian..


"ngak kok...ucapan ayah jangan di ambil hati ya... aku ngak mau kamu merasa terbebani.. " ucap asma pelan


"aku malah sangat senang karena jalanku untuk memiliki kamu semakin terbuka lebar... aku sudah memberitahu keluarga ku... "

__ADS_1


air mata asma keluar begitu saja mendengar ucapan rian.. dia tahu betapa berat bagi rian mendapat restu keluarga nya.. pasti keluarganya tidak setuju tapi apa boleh buat daripada asma menikah dengan Darwin... laki-laki yang sudah dia anggap seperti kakak sendiri dan telah memiliki kekasih... dia tidak akan tega menyakiti hati darwin dan kekasih nya...


di sisi lain darwin merasa sangat bersalah karena dia tidak bisa memenuhi permintaan pamamnya untuk menikahi asma.... keluarga asma sudah sangat baik kepadanya... dan tanpa sengaja darwin mendengar pembicaraan rian dengan ibunya... dan dengan jelas ibunya tidak merestui rian menikahi asma...


"din... bolehkah aku meminta izin kepadamu untuk menikahi asma... "


"kamu ngomong apa sih.. win... jangan ngaur deh.."


kesal dina...


fadli dan mira merasa sangat iba melihat kedua pasangan itu... asma dan rian serta dina dan darwin


asma dan rian saling mencintai namun belum mendapat restu dari orangtua rian sedangkan darwin dan dina pasangan yang telah mendapatkan restu namun karena merasa harus balas budi kepada ayah asma apakah darwin harus merelakan dina....


ternyata di dunia ini cinta saja tidak cukup... kedua sejoli itu tidak perlu di ragukan lagi besarnya cinta mereka namun restu dan balas budi hadir menjadi masalah di saat yang tidak tepat..


darwin telah membulat kan tekadnya untuk menikahi asma... dia tidak ingin asma menderita jika menikah dengan rian karena ibunya rian tidak menyukai asma..


"tega kamu win.... kamu tidak ingin melihat asma menderita dengan membuat aku menderita.... kamu fikir asma akan bahagia setelah menikah dengan kamu.... asma itu mencintai laki-laki lain... " teriak dina meluapkan emosinya kepada darwin...


mira dan fadli hanya bisa menenangkan dina yang terlihat sangat hancur...


hingga rian menghadang nya dan mengatakan bahwa dialah yang akan menikah dengan asma..


"cih..... kamu ingin menikah dengan asma tanpa restu orang-tua kamu... biarkan saya yang menjaga asma.... "


"kok dia bisa tau kalo gue ngak dapat restu.. " ucap rian dalam hati..


fadli pun langsung melerai mereka... Tiba-tiba bi wati datang bersama penghulu.. suasana semakin tegang.. ada banyak hati yang tentu saja tersakiti... jika darwin yang menikah dengan asma maka dina akan sakit hati dan darwin juga tentunya.. namun jika asma menikah dengan rian.... bagaimana kehidupan rumah tangga mereka kedepannya... tanpa restu orang-tua rian..


kondisi ayah asma pun semakin memburuk.... beliau pun tidak mau untuk di rujuk... dia hanya ingin melihat anaknya menikah.. jadi mau tidak mau asma pun masuk ke ruang ayahnya dan mengganti bajunya dengan dan memakai jilbab... sedangkan kedua laki-laki itu rian dan darwin masih berdebat di luar ruangan...


pak penghulu pun memanggil calon mempelai laki-laki untuk memulai proses ijab kabul...


darwin dengan langkah cepat masuk dan duduk di samping ayah asma... tanpa di duga dina juga ikut masuk di susul oleh mira.. fadli.. dan juga rian..


"kita keluar aja ya din.... gue takut elo ngak kuat.... " ucap mira...

__ADS_1


"gue mau liat darwin mir.... untuk yang terakhir kalinya... " ucap dina memejamkan matanya di sertai air mata yang keluar dengan derasnya...


"biarkan saya memeluk asma untuk yang terakhir kalinya bi.... " pintar rian pada bi wati... dan di angguki oleh bi wati...


rian melangkah mendekati asma... dan asma pun berlari ke arah rian dan memeluknya dengan erat.... asma menangis hingga air matanya membasahi baju rian..


suara pak penghulu seakan melerai pelukan dua insan yang merasa sebentar lagi akan berpisah..


di saat pak penghulu memulai ijab kabul.... ponsel rian berdering....rian pun keluar untuk mengangkat telepon itu ternyata neneknya menelpon mengatakan bahwa dia merestui rian dengan asma..... setelah selesai berbicara dengan neneknya rian tidak kembali masuk.... dia memilih menenangkan fikiran nya sambil melihat bintang di langit.. percuma juga neneknya memberi restu asma mungkin telah sah menjadi istri darwin... tanpa terasa air matanya hadir di pelupuk matanya..


"rian... rian..... " teriak fadli


mendengar namanya di panggil fadli menghapus air matanya dan menuju ke tempat fadli..


"ada apa bang... " ucapannya lesu


"kamu dari mana aja sih.. ditungguin juga dari tadi...ayo masuk.... "


"malas... ah.... lebih baik aku pulang aja.... salam buat pengantin baru ya bang.... bye... "


fadli langsung menarik paksa rian masuk ke ruangan... hingga ketika mereka masuk... suasana hening tercipta beberapa saat...


"sudah dapat restu belum.... " tanya dina to the point


"sudah... tapi restu nya udah gak guna... kamu yang sabar ya.... " ucap rian menyemangati dina...


"bagaimana apakah ijab qabul nya bisa kita lanjutkan lagi... " ucap pak penghulu...


rian bengong mendengar ucapan penghulu... Lagi-lagi fadli menarik paksa rian untuk duduk di kursi darwin tadi dan darwin pun beranjak ke kursi di dekat dina... namun dina menatap darwin dengan tatapan yang tidak bisa terbaca.


"ijab qabul nya belum di mulai.... tadi om Ardi nelpon memberi tahu bahwa nenek loe udah memberi restu... " bisik fadli membuat rian langsung sumeringah...


"itu artinya.... " ucap rian


"itu artinya elu harus ijab qabul sekarang.... " lanjut fadli...


SAH.... SAH.... SAH.......

__ADS_1


jangan lupa like.... komen.. voteπŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2