
Setelah fadli dan teman-temannya berkumpul di tempat biasa... mereka pun segera menuju ke lokasi acara nikahan Ayu..tapi di tengah jalan mobil fadli hampir menabrak seorang bocah laki-laki, dan akhirnya fadli pun turun dari mobilnya lalu menghampiri anak itu...
"kamu gak apa-apa kan dek?... apa ada yang luka?? kita ke puskesmas sekarang ya??" tanya fadli beruntun kepada anak laki-laki itu...
Si anak itu pun hanya menggeleng kan kepala nya..." aku gak apa-apa kok kak... cuma hampir ketabrak mobil kakak aja... hehehe " ucap sang bocah
"huuuffttt... fadli bernafas lega karena anak itu baik-baik saja..
" Terus ngapain kamu di sini?? di jalan sepi gini sendirian lagi? selidik fadli sambil menatap tajam ke arah bocah itu...
sang bocah hanya ketawa cengegesan sambil membersihkan lututnya dari pasir....
Tiba-tiba teman fadli yang ikut menumpang di mobilnya berteriak.." fadli ayoo cepetan nanti kita telat lohhh.,
"oh iya.. tunggu bentar " ucap fadli
fadli pun pamit kepada bocah itu tapi dia penasaran dengan tangan bocah itu yang berdarah akhirnya dia pun kembali mendekati bocah itu dan bertanya kenapa tanganya bisa berdarah... dan bocah itu pun mengatakan bahwa iya tertusuk duri mawar merah..
"tangan ku gak apa-apa ko kak... luka ini cuma luka kecil, gadis yang aku suka sangat menyukai mawar merah jadi ketika aku naik sepeda tadi aku melihat bungan mawar merah ini,jadi aku berniat mengambilnya untuk dia". ucap
bocah itu dengan gaya sok dewasanya..
"memangnya usia kamu brp? tanya fadli
"10 tahun".. ucap bocah itu dengan polos
" Aduhh... kamu masih kecil dek.. belum waktunya main suka-sukaan sama cewek." kata fadli ke bocah itu sambil memberi tissu dari kantong celananya..
"ini namanya pengorbanan cinta kakk.. memangnya kakakk tidak pernah jatuh cinta"?? tanya bocah itu serius ke arah fadli.
__ADS_1
" Itu bukan urusan mu anak ingusan... sana cepat pulang pasti ibumu mencarimu".. kata fadli.
"aku kan sudah bilang aku mau menemui gadis yang aku sukai... aku sudah pamit pada ibuku.. dan jangan panggil aku anak ingusan". ucap bocah itu sambil meletakkan tangannya di pinggangnya..
"iya.. iya.. kau pria dewasa yang masih kecil".. ledek fadli sambil tersenyum..
Nah gitu dong.. karena kakakk sudah baik padaku aku akan memberi mawar merah untuk kau beri kepada kekasih mu".. kata bocah itu sambil berjalan ke pinggir untuk memetik mawar lagi..
dan fadli pun mengikuti bocah itu dan mengatakan "aku akan memetiknya sendiri nanti tangan mu berdarah lagi.. dan fadli pun memetik mawar merah yang paling besar dan paling cantik..
" Kakakk... kamu jangan memberi mawar merah itu ke sembarang wanita... karena kata kakekku kalo kita memberi mawar merah yang di petik dari sini untuk seorang gadis, dia yang akan menjadi istri kita nantinya"... ucap bocah itu
"itu hanya dongeng dek.." kata fadli sambil mengacak rambut bocah itu.
"Buktikan saja kata-kata ku kalo kakak tidak percaya... sudah dulu ya... bye kakakk aku mau bertemu gadis ku dulu"... dan bocah itu pun pergi sambul mengayuh sepedah nya.
Tiba-tiba suara klakson terdengar dari dalam mobil fadli...
Dan fadli pun mengangguk sambil berjalan masuk ke dalam mobil.... di mobil suasana hening hingga beberapa saat... hingga Anton memecah keheningan
"fadli kamu ambil mawar dari pinggir jalan tadi"? tanya anton
" iya... emangnya kenapa?? tanya fadli heran
gak sih.. biasanya kalo kita petik mawar dari sana katanya jodoh nya udah deket tuu... dan udah banyak yang buktiiin.".. kata anton
"Masa iya sih ntonn.. boro-boro ketemu jodoh punya pacar aja enggak".. kata fadli sambil tersenyum kecut..
"percaya sama aku.. kamu bakalan ketemu jodohmu secepatnya.. soalnya mawar di sana itu agak susah berbunga jadi kalo berbunga langsung di serbu sama ibu-ibu yang punya bujang lapuk di rumahnya.. heheheh" ucap anton sambil tertawa..
__ADS_1
fadli pun ikut tertawa mendengar cerita anton.
"untung mama ku ga tau cerita mawar merah ini kalo dia tau pasti aku sudah dapat dari mama"... kata fadli
" eitsss jangan salah bro..... mama mu juga sering ke sana cari bunga itu tapi gak dapat- dapat ajahh...anton pun menceritakan usaha bu Nana untuk mendapatkan mawar merah itu... sampe harus berselisih dengan ibu yang lainnya.. fadli hanya geleng-geleng kepala mendengar cerita anton tentang mamanya...
Setibanya di pesta Ayu.. fadli berkumpul bersama teman-teman nya dan ternyata Nita juga ada di sana.. Nita yang melihat fadli langsung menghampiri fadli dan menggandeng tangan fadli dengan manja.. fadli yang risih langsung menghempaskan tangan Nita dan meninggalkan nya sendiri. Anton yang melihat kejadian itu menghampiri fadli..
"Bro mawar merah mu untuk Nita ajaa.. dia kan mantan pacar kamu dan kelihatan nya dia juga masih suka sama kamu"... kata anton sambil melihat ke arah Nita.
"Gak mau.... ntar dia jadi jodohku lagi"ucap fadli ketus.
" akhirnya kamu percaya juga sama cerita itu ya.. hahahah" anton tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan fadli.. padahal dia hanya ingin menggoda fadli.
Setelah beberapa saat berada di pesta itu Anton menyeggol lengan fadli dan memberi kode kepada fadli supaya melihat ke atas panggung dan fadli pun terkesima mendengar suara merdu sang penyanyi..
Tiba-tiba fadli naik ke atas panggung dan memberikan mawar merah itu kepada sang penyanyi..
Senyum manis sang penyanyi mengiringi tangannya menerima mawar merah dari fadli..Dan Fadli pun seolah terhipnotis oleh senyum manis sang penyanyi yang bernama Mira itu.
Mira membungkukkan badannya ke arah Fadli sebagai ucapan Terima kasih namun Fadli tak bergeming dia diam seperti patung matanya tak berkedip dan jantungnya berdegup sangat kencang aliran darah nya seakan menambah lajunya...
Di bawah panggung Anton pun tersenyum melihat sahabatnya itu. Ini kali pertama fadli seperti itu.. mati kutu di hadapan perempuan. Seperti nya mawar merah fadli sudah menemukan pemiliknya "semoga dia orang yang tepat", guman Anton.
Hingga Mira selesai menyanyikan lagunya Fadli masih terdiam di atas panggung.Hingga dia harus di sadarkan oleh sang MC... dan menjadi bahan tertawaan teman-temannya serta tamu yang hadir di pesta itu.
__ADS_1
"Dasar anak nakal... kokk dia bisa mati kutu gitu sih di depan perempuan itu" ucap bu Nana sambil tersenyum melihat tingkah anak bungsunya. dia pun mengirim rekaman video kejadian tadi ke Abang-abang nya Fadli.
maafin aku yahh kalo bahasa nya masih agak kaku.. ato kurang memuaskan pembaca. ini novel pertama aku jadi minta sarannya ya🙏🙏🙏 jangan lupa like dan sumbang poin yaa😍😍😍😍