Ketulusan Cinta Pemuda Kampung

Ketulusan Cinta Pemuda Kampung
hamil


__ADS_3

Mira sedang tertidur pulas saat fadli masuk ke dalam kamar.. dia sudah mendengar kejadian istrinya muntah-muntah dari ayu hingga memarahi asma karena dia mengira asma tidak bisa menjaga mira dengan baik.... namun sebelum mendengar penjelasan ayu terlebih dahulu fadli bergegas masuk kedalam kamar untuk melihat keadaan istri tercinta nya....


di luar kamar asma tampak sedih karena ini adalah kali pertama fadli memarahinya.. bahkan dulu dia pernah melakukan kesalahan yang cukup fatal namun fadli sama sekali tidak marah kepadanya.... asma pernah menyetrika kemeja fadli hingga gosong..... karena asma menyetrika sambil nonton televisi hingga baju itu gosong namun fadli sama sekali tidak marah... malahan dia mendapat omelan dari bi wati.


"maafin fadli ya asma... mungkin dia hanya khawatir sama istri nya.. " ucap ayu menenangkan


"iya mbak... asma ngerti kok... " balas asma kalem


fadli keluar dari kamar karena tidak ingin menganggu istirahat mira dan bergabung dengan penghuni rumah yang lain.... kebetulan om Ardi ayahnya ayu baru saja pulang dari kantor dan membawa bubur kacang ijo yang di campur durian..


"fadli... tadi itu mira muntah bukan karena salah makan atau masuk angin.... tapi mira muntah karena mencium bau durian" ayu mulai menjelaskan keadaan mira karena dia merasa kasihan terhadap asma ...


"haa... menciun bau durian??? " tanya fadli heran


"iyaa.... "


mira pun terbangun dan merasa lebih baik... dia keluar kamar dan bergabung dengan keluarga yang lain.. namun baru saja dia duduk di samping suaminya... aroma durian dari bubur kacang ijo membuat mira ingin muntah lagi.... dia pun berlari menuju kamar fadli pun menyusul istrinya...


"ayah sih... pakai acara makan buburnya di sini..." gerutu ibunya ayu


"lah.... apa salahnya bu.... " bingung om Ardi


"mira tu ngak bisa cium bau durian" ucap ayu


"oh... mira hamil.... " ucapan om Ardi membuat semua orang di sana tercengang.. karena mereka tidak ada yang berfikir sampai ke sana.....


"bisa jadi tu pak.... karena mereka baru aja pulang dari honeymoon" timpal asma....


mereka semua pun tampak bahagia... walaupun belum tentu mira hamil namun mereka semua sangan senang....


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


mira kini terlihat sangat lemas karena telah muntah untuk kesekian kalinya...


"kamu kenapa si sayang...?? kamu jangan diam aja dong... kita kerumah sakit aja yaa... " ujar fadli


"aku ngak apa-apa kak.... cuma lemas aja" ucap mira pelan


semua orang berkumpul di kamar mira.... fadli yang melihat asma pun langsung meminta maaf karena telah memarahi asma... ayu meminta mira untuk menginap malam ini karena dia khawatir melihat keadaan mira namun mira menolak karena besok dia harus ujian dan belum belajar sama sekali...

__ADS_1


"apa kamu sudah dapat periode mu bulan ini mira"??? tanya ibunya ayu... yang datang membawa bubur untuk mira....


" belum tante....harusnya sih awal bulan.... mungkin karena kecapean kali jadi lambat.. " ujar mira santai


"kamu hamil mir.... " ucap om Ardi to the poin


ucapan om Ardi membuat mira dan fadli saling berpandangan.... "emangnya langsung bisa hamil ya... kita kan baru aja pulang dari honeymoon"...


" tanpa honeymoon pun orang bisa hamil mira.."ucap ibunya ayu.... " tapi ini baru perkiraan tante dan om aja... lebih baik kamu test.... untuk lebih memastikan "lanjut nya..


" sayang... semoga kamu beneran hamil" ucap fadli mencium tangan mira...


"gimana kalo aku ngak hamil kak...? ucap mira sedih


" ya kalau kamu belum hamil itu artinya harus usaha lagi..... "ucap fadli menenangkan


" om yakin kamu hamil... percaya deh.. "


untuk mengakhiri rasa penasaran mereka semua asma pun pergi ke apotek membeli sesuatu yang di suruh oleh ayu... walaupun asma malu membeli barang itu namun mau tidak mau asma harus membeli nya.... setibanya di apotik asma bertemu lagi dengan rian... ternyata tangan rian terluka sewaktu menolong asma tadi pagi...


rian pun menawari asma untuk ikut bersamanya pulang ke rumah mbak ayu daripada harus naik ojek lebih baik di bonceng oleh cowok cakep...


" sowry ya.. karena gue tangan loe jadi terluka "ucap asma sembari mengobati luka rian


" hmmm.... lain kali jangan sampai jatuh lagi... "ucap rian datar


" done..... "ucap asma selesai membalut luka rian


" thanks"


"jangan kena air dulu ya... besok perbannya ganti lagi supaya ngak infeksi... "


"iyaa... cerewet... " gemas rian pada asma hingga mencubit hidung mancung asma


deg.. deg.. deg...


"jantung gue knp ni.... " ucap asma dalam hati..


"sorry... sorry... abisnya kamu lucu si... " ucap rian

__ADS_1


asma menjadi salah tingkah sendiri di perlakuan seperti itu oleh rian.. hingga dia pamit dan berjalan menuju rumah mbak ayu sambil memegang dadanya dan tanpa dia sadari sedari tadi mbak ayu memperhatikan interaksi antara asma dan rian.


"hmm..... " ucap ayu


"eh... mbak a.. ayu.... maaf asma kelamaan ya.... heheeh ini barang yang mbak ayu pesan..... " ucap asma gugup dan menyerang barang itu ke mbak ayu


"mbak ini uangnya... tadi di bayarin sama rian... " lanjut asma....


mira pun masuk ke kamar mandi untuk menggunakan alat itu... suasana di rumah mbak ayu cukup tegang.... fadli terlihat sangat tidak tenang karena hampir lima menit sudah istrinya di dalam kamar mandi dan belum keluar... sudah beberapa kali fadli mengetuk pintu kamar mandi namun mira hanya menyuruhnya untuk menunggu....


ceklek.... suara pintu kamar mandi membuat seisi rumah berhamburan menghampiri mira....


"gimana mir..... " ucap om Ardi


"aduh ayah.. tenang dong.... biar mira ngomong dulu jangan langsung di todong gitu.. " jengkel istrinya karena om Ardi sedari tadi selalu heboh di banding yang lain..


"ayah kan penasaran bu... " bela om Ardi


"sama... kita semua penasaran... " ucap istrinya makin sewot..


"maaf..... mira ngak tau gimana cara pake nya.... "


ucapan mira sontak saja membuat mereka semua mengela nafas panjang....


"kenapa ngak ngomong dari tadi mir...... " ucap mbak ayu...


"maaf mbak... tadi mira yakin setelah membaca petunjuk nya tapi kok hasilnya gini sih.... " mira menyerahkan alat itu ke suaminya...


fadli pun menerima alat ini dan melihatnya


"preg... nant.... " ucap fadli pelan... "kamu hamil sayang.... kamu hamil..... " fadli pun memeluk istrinya dengan erat..


"iya kak.... mira hamil... hikss.. hikss... hiks... "


"alhamdulillah..... " ucap ibunya ayu


"om bilang juga apa... kamu hamil.... "


mereka semua pun bahagia mendengar kabar kehamilan mira...

__ADS_1


jangan lupa like. .. komen.... voteπŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2