
mira dan asma tengah makan di kantin kampus... mereka berdua makan sambil bercanda dan bertukar cerita..
"non... tadi ada anak baru ganteng banget lo" ujar asma semangat
"hmmm...asma yang cantik jangan panggil gue non kalau di kampus malu tau.. "bisik mira
"emangnya kamu lihat dimana si ganteng itu? " tanya mira
"tadi sewaktu dari toilet non... eh mir.. pokoknya guanteng deh.. sebelas duabelas sama den fadli"
"muasak si shayyyy" ejek mira
"iya bener mir..." ucap asma meyakinkan
waktu istirahat telah usai kini mereka berdua berjalan menuju ruang kelas di lantai dua... hampir seisi kampus kini mengetahui bahwa mira adalah menantu dari pemilik kampus hingga banyak yang tiba-tiba baik kepadanya.
ketika mereka menaiki anak tangga mira kehilangan keseimbangan nya karena heels yang di pakainya tersandung dan asma pun dengan sigap menarik mira hingga keseimbangan mira kembali normal namun sialnya justru asma lah yang kehilangan keseimbangannya... hingga dia merasakan tangan seseorang menahan tubuhnya dari belakang karena penasaran asma pun berbalik dan melihat siapa orang itu..
"oh...pangerankuu" ucap asma pelan namun masih terdengar oleh mira dan orang yang menolong nya...
"apakah anda Baik-baik saja nona? " tanya orang tersebut yang membuat kesadaran asma kembali seperti sediakala..
mendengar suara berat dari laki-laki itu asma pun bergegas untuk berdiri sendiri namun karena terlalu terburu-buru hingga akhirnya membuat dia dan orang itu sama -sama terjatuh dengan posisi asma berada di atas tubuh orang tersebut..
beberapa saat mereka pun saling berpandangan hingga menjadi tontonan beberapa orang yang lewat..
" kalo mau syuting film jangan di sini dong... ganggu orang jalan aja.." cibir salah satu mahasiswa
"main film pala loe.. loe nggak liat kita lagi jatuh.. " ucap asma jengkel... sebenarnya asma memang agak sedikit bar-bar dan ceplas-ceplos.
" kalau loe jatuh tu pasti sakit... nah wajah loe ngak kayak orang kesakitan tapi orang yang lagi jatuh cinta tau.. sana minggir kita mau lewat " ucap mahasiswa lainnya...
"hmmm..... " laki-laki itu membuka suara membuat asma melihat ke arahnya.. "kamu berat... " ucapnya
"oh... maaf... hehehe" asma pun segera bangkit dan tak lupa membantu laki-laki itu untuk berdiri..
"makasih ya... " ucap asma malu-malu... melihat wajah asma yg bersemu membuat mira senyum-senyum sendiri
__ADS_1
"Sama-sama.. lainkali kalau jalan hati-hati" ucap pria itu sembari berlalu meninggalkan asma dan mira
"ya.... udah pergi kita kan belum kenalan... " ucap asma kecewa....
"kalo jodoh ngak kemana ko... tenang aja. yuk buruan nanti keduluan dosen loo" ujar mira
mereka berdua pun berjalan menuju ruangan kelas mereka dan mengikuti perkuliahan dengan tenang....
🍀🍀🍀🍀
mira baru saja mendapat telpon dari sepupunya bahwa dia ada di kampung .. mira sangat bahagia akhirnya bisa bertemu lagi dengan ayu sepupu nya itu... mira meminta asma menemani nya ke rumah mbak ayu namun sebelum ke sana mira terlebih dahulu meminta izin kepada sang suami.... sebenarnya fadli juga ingin bertemu dengan ayu karena ayu adalah salah satu sahabat nya namun karena alasan pekerjaan jadi fadli tidak sempat mengantar istrinya untuk bertemu ayu namun dia berjanji akan menjemputnya.
di perjalanan menuju rumah ayu mira merasa tidak enak badan... entah mengapa dia merasa ingin muntah melihat deretan penjual durian di pinggir jalan.. sekarang di kampung mira sedang musim durian sehingga di sepanjang jalan banyak sekali penjual durian...asma merasa ada yang aneh dengan mira... " mir.. kamu ngak apa-apa kan? tanya asma khawatir....
"ngak tau ni... kok aku jadi mual cium bau durian ya.. padahal sebelum nya ngak pernah kayak gini..." ucap mira resah... mereka memang naik becak menuju rumah ayu karena jaraknya cukup dekat dan cuaca yang cukup mendukung... sehingga mira menyuruh supir yang sering mengantarnya untuk pulang terlebih dahulu....
"emangnya masih jauh ya... "?
" ngak...itu rumahnya di ujung jalan sana" tunjuk mira pada rumah mbak ayu.
namun sebelum sampai di tujuan netra asma kembali menangkap sosok pemuda tampan yang sempat menolong nya...
"asma.... asma... dah sampai woi... " tegur mira yang tidak mendapat respon dari asma
"telolet... telolet.... telolet... " bunyi suara klakson becak yang sontak membuat asma kaget dan langsung turun dari becak...
"maap non.... habisnya non ngak turun-turun si.. " ucap si tukang becak
" mas... ini apa-apaan si.. bikin kaget aja deh.... kan bisa ngomong baik-baik... ngak perlu pake telolet.. telolet kayak gitu.. " dengus asma
perdebatan konyol asma dan tukang becak itu sedikit membuat mira merasa enakan... dan perdebatan itu juga terdengar oleh pemuda itu..
"mir... sepertinya pemuda itu tetangganya mbak ayu deh..? bisik mira
" tau deh... ntar kita cari tau... tenang aja... "
"ok.. ok... sepertinya dia memang jodohku deh... "
__ADS_1
mira malas menanggapi asma yang mulai ngelantur... mereka berdua pun masuk namun baru beberapa langkah mira kembali berjalan mundur.... perutnya benar-benar bergejolak mencium bau durian dari dalam rumah... hingga akhirnya mira memuntahkan semua isi perut nya di depan pintu... asma pun berteriak meminta pertolongan karena mira sudah terlihat sangat lemas...
mbak ayu dan ibunya pun keluar mendengar suara ribut dari luar dan melihat mira duduk lemas di lantai sambil bersandar di dinding....
mereka pun mengangkat mira masuk kedalam rumah... namun ketika mira mulai masuk ke dalam rumah dirinya kembali muntah.... "baunya ngak enak banget mbak... " rancau mira....
" mbak udah mandi ah.... " elak ayu
"bau duriannya mbak.... gak tahan aku... " ucap mira lemas
hingga akhirnya semua durian yang ada di dalam rumah itu di bawa keluar dan mira istirahat di kamar... asma dan mbak ayu serta penghuni rumah lainnya keluar untuk makan durian.... sambil menunggu kedatangan fadli.. mira menolak memberi tahu suaminya tentang keadaan nya dia tidak ingin membuat suaminya khawatir.
asma sangat senang dia bisa di Terima di keluarga mira... walaupun asma hanya pekerja di rumah mertua mira namun mbak ayu dan ibunya tidak membedakan dirinya. mereka pun makan durian sambil bercerita dan kesempatan ini asma gunakan untuk mencari tahu sosok pemuda idamannya itu...
setelah asma mendapat informasi tentang pemuda itu asma semakin jatuh hati kepadanya pasalnya ternyata pemuda itu sosok yang sangat baik menurut para tetangganya.
"bi yem... tolong antarkan durian ini ke tetangga sebelah ya... " ucap mbak ayu
"biar saya aja mbak... rumah yang cat ungu itu kan? ujar asma
" iya... ".....
dengan semangat yang membara dan niat yang baik asma melangkah menuju rumah berwarna ungu itu...
setelah menyerahkan durian pemberian mbak ayu... asma pun langsung mengajak pemuda itu untuk berkenalan....
" Hai.. aku asma... " ucap dengan senyum manis yang buat-buat
" oh... gue rian... "balas pemuda itu... " loe tinggal sama mbak ayu? lanjut nya
"enggak... gue cuma mampir... "
setelah berbincang dan saling tukar nomor telepon asma pun pamit karena melihat mobil fadli mulai mulai memasuki halaman rumah mbak ayu...
"gadis yang menarik..... " gumam rian...
asma pun kembali dengan semangat...gara-gara durian dia bisa berkenalan dengan rian namun di sisi lain gara-gara durian pula keadaan mira menjadi lemas...
__ADS_1
jangan lupa like.. komen... vote 🥰🥰🥰