Ketulusan Cinta Pemuda Kampung

Ketulusan Cinta Pemuda Kampung
masalah 1


__ADS_3

***assalamu'alaikum para readers tercinta... kita lanjut lagi ya.... semoga kalian suka ya karya otor amatiran ini....


happy Reading***


Rian duduk termenung setelah mendengar ucapan ayah sambung nya..... dia tidak menyangka keadaannya akan sesulit ini.... apa yang harus dia katakan kepada asma. apakah istrinya itu akan mengerti dengan situasi ini???


flashback on


"papa harap kamu bisa bijak dalam mengambil keputusan nak... "


"hmm... rian masih bingung... "


"inilah alasannya mengapa papa ingin bercerai dengan mamamu... papa tidak ingin mereka melukai keluarga papa... "


"apa mama sudah tau tentang semua ini??? "


"iya.... mamamu wanita yang cerdas yan... dia menyelidiki semua ini tanpa sepengetahuan papa dan setelah dia tau dia pun mengijinkan kamu menemani nenek mu di kampung... karena target mereka adalah kamu.... "


"bukan cuma rian pa... tapi semua keluarga kita... "


"tidak nak..... awalnya mereka mencari papa karena almarhum ayahmu adalah sahabat papa dan mereka yakin bahwa papa pasti dimana keberadaan anak suryatama papa kandung mu.. "


riansyah suryatama adalah anak dari suryatama widodo seorang pemilik perkebunan kelapa sawit terbesar di kota C namun dia tidak memiliki anak karena sang istri tidak bisa memberi nya keturunan... beberapa tahun yang lalu istrinya harus di operasi untuk mengangkat rahimnya namun karena cinta nya pada sang istri dia tidak peduli akan hal itu... menurutnya ada atau tidak ada anak sama saja.. yang terpenting dia bisa bersama istri tercinta nya... suatu hari mereka berdua mengalami kecelakaan hingga menewaskan sang istri tentu saja hal itu membuat suryatama frustasi namun orang di sekitarnya justru senang mereka bisa menjodohkan anak gadis mereka dengan suryatama...


hingga akhirnya suryatama bertemu dengan fina gadis cantik sekertaris sang sahabat hidayat... suryatama tertarik dengan fina hingga merekapun menikah secara siri di saksikan oleh pak hidayat dan beberapa orang lainnya dan suryatama mengurus pernikahan mereka di catatan sipil beberapa bulan kemudian...suatu hari suryatama di undang ke acara salah seorang kerabatnya sekalian dia ingin mengenalkan istrinya kepada keluarga besarnya...namun karena kurang enak badan fina tidak bisa ikut mendampingi suaminya. para kerabat dan keluarga suryatama sangat penasaran siapa istrinya saat ini dan adapula yang kecewa karena gagal menjodohkan putri mereka dengan nya...


beberapa sepupu suryatama berniat melenyapkannya agar mereka bisa menguasai perkebunan milik suryatama... merekapun mencampur makanan suryatama dengan racun hingga suryatama meninggal karena keracunan...


kabar itu pun sampai di telinga fina sang istri...dia ingin melihat jenazah suaminya secara langsung namun di halangi oleh hidayat karena apabila fina muncul bukan tidak mungkin dia akan menjadi target berikut nya...

__ADS_1


fina ternyata tengah berbadan dua... dia mengandung anak suryatama suaminya yang telah berpulang beberapa waktu yang lalu.. namun hal ini sengaja dirahasiakan karena situasi di keluarga suryatama sangat pelik.... karena mereka ingin harta suryatama di bagi namun hidayat menentang hal tersebut karena itu adalah hak fina dan anak di kandungannya...


setelah berkonsultasi dengan beberapa sahabat suryatama akhirnya hidayat membawa fina pergi dan mengatakan kepada keluarga suryatama bahwa suryatama memiliki seorang anak namun hidayat merahasiakan anak itu dari keluarga nya... hingga fina dan anak nya tetap dapat bagian dari perkebunan kelapa sawit itu.... hidayat mengirimkan video sewaktu rian lahir di dunia ini untuk memperjelas bahwa suryatama memang memiliki seorang anak... namun hidayat tidap pernah protes berapa besaran bagian yang rian Terima dari perkebunan milik ayahnya.... karena saat itu yang terpenting adalah mereka tidak menggangu fina dan rian... sesuai perjanjian rian akan menjadi pemilik perkebunan ketika umur nya duapuluh tahun...


hidayat hanya melaporkan kepada keluarga suryatama bahwa istri suryatama tinggal di luar negeri... dan dia sudah menikah lagi...


*flashback off


☘️☘️☘️☘️*


kini duapuluh tahun telah berlalu dan saatnya rian harus menemui keluarga ayahnya.. karena situasi perkebunan cukup pelik... perusahaan yang bekerja sama dengan perkebunan suryatama ingin memperpanjang kontrak dan merevisi beberapa poin dari kerja sama itu dan orang yang paling berhak memutuskan hal itu adalah rian sesuai yang tertera di lembar kerjasama itu... bahwa ketika kerjasama akan di perpanjangan itu artinya anak kandung dari suryatama yang akan bertanggungjawab karena usianya sudah duapuluh tahun... itulah sebabnya para sepupu dari suryatama mulai gencar mencari keberadaan rian.. mereka tidak ingin melanjutkan kerja sama itu karena menurut mereka kerjasama itu tidak menguntungkan sebab keuntungannya langsung terbagi untuk anak dan istri suryatama dan sisanya untuk mereka... mereka telah menemukan perusahaan yang menurut mereka bisa memberi keuntungan lebih dan mengakhiri kerjasama dengan perusahaan yang lama...


🍀🍀🍀🍀


bang akbar memberi tugas kepada fadli untuk mengurus perkebunan di kota C karena dia tidak bisa meninggalkan kantor pusat ditambah lagi istrinya masih ngidam... mau tidak mau fadli harus melaksanakan tugas dari bang akbar... untung saja saat ini fadli dan mira sudah berada di kota A... jadi dia bisa menitipkan istrinya kepada mertua nya.. namun mira tetaplah mira istri yang keras kepala.. dia ingin ikut ke kota C..


"mira mau ikut kak.... " cicit mira


"tapi kakak janji akan terus ngabarin mira... telepon mira tiap sejam sekali.. "


"iya... istri ku.... " fadli gemas dengan tingkah mira itu...


akhirnya mira tidak jadi ikut dengan suaminya bukan karena fadli berhasil membujuknya namun karena ketiga sahabat nya juga ada di kota A.....


mira mengantar fadli ke bandara berat rasanya berpisah dengan istri nya namun ini adalah pekerjaan yang harus fadli jalani... kesepakatan dengan kakaknya bahwa dia tidak ingin ikut bekerja di kantor pasti akan sangat membosankan... kakaknya pun setuju tapi dengan syarat fadli harus siap kapanpun menggantikan kakaknya jika harus keluar kota karena tidak mungkin kantor di tinggal tanpa ada yang mengawasi... dan fadli pun setuju intinya dia adalah bagian lapangan....


drama suami istri itu pun terjadi... isak tangis mira melepas kepergian suaminya... rasa tak tega pun menyelimuti hati fadli bagaimana bisa dia meninggalkan istrinya dalam keadaan seperti ini... mereka baru saja kehilangan buah cinta mereka...


"mir.. kakak kok jadi ngak tega ya... kamu ikut aja deh... kakak pesenin tiket ya.... " ucap fadli sambil memeluk mira...

__ADS_1


"mira sebenarnya mau ikut.... tapi udah janji sama dian, neta dan dina... hiks... hiks... "


"ya udah ajak mereka aja... sayang... " usul fadli


"boleh juga tu kak.... " semangat mira... "tunggu mira hubungi mereka dulu... " lanjut nya


mira mulai menghubungi sahabat-sahabatnya kebetulan mereka sudah ada di bandara untuk menjemput mira....mereka berempat pun bertemu dan saling melepas rindu... hingga fadli datang menarik tangan mira... "udah.. nanti aja kangen-kangen nya kita udah mau berangkat... " ucap fadli yang masih sibuk dengan handphone nya


"hahhh.... emangnya kalian mau kemana kak... " balas neta heran...


"kita mau ke kota C... " ucap mira semangat


"ya mir... kamu ikut?? kali gitu ngapain kita jemput loe di sini... " ucap dina membuat dian dan neta ikut cemberut....


fadli yang dari tadi sibuk dengan handphone nya mendekati ketiga gadis itu... "kalian bertiga ikut ke kota C..... " ucap fadli santai namun berhasil membuat ketiga nya melongo...


mira mendorong ketiganya untuk mengikuti fadli yang sudah berjalan ke pintu keberangkatan...


"mir.... kok jadi gini sih... belum ijin ma bokap ni... " ucap dina di angguki yang lain...


"gue ngak bisa jauh dari kak fadli tapi gue juga kangen sama kalian... jadi kak fadli nyaranin untuk ngajak kalian aja... terus kak fadli udah ijin ke ortu kalian... tenang aja... " santai mira sambil merangkul sahabat nya...


"cih... bucin... merepotkan" cibir neta.... "pakaian... tiket... gimana" lanjut neta panik


"tiket udah di siapin sama kak fadli kalo pakaian nanti kalian beli di Sana aja... tapi pake duit kalian..hahhah" ucap mira


"ngak modal banget sih... " rengek dian... "tapi bagus juga sih liburan dadakannya... hitung-hitung healing gitu... menghilangkan stresss" lanjut dian namun raut wajahnya menyimpan sejuta kesedihan...


"udah... ayoo.... kak fadli udah jauh tu... " ucap dina

__ADS_1


"kita selalu ada buat loe..... " ucap mira merangkul dian...


jangan lupa like.... komen.. vote.. 🥰🥰🥰


__ADS_2