
assalamu'alaikum readers... semoga kalian suka ceritanya ya.... 💞💞💞💞
otor minta dukungan nya ding... eh.. dong 😂😂😂happy Reading ya kalian....
kini rombongan mira tiba di kota C mereka di jemput oleh supir keluarga fadli di sana langsung menuju rumah fadli... mereka menggunakan dua mobil. fadli, mira dan dian satu mobil sedangkan neta, dina dan asma di mobil lainnya...
fadli selalu menggenggam tangan mira seakan enggan untuk melepasnya.... " kalian kayak mau nyebrang aja... "sindur dian....
mira sontak saja berusaha melepaskan tautan tangannya namun fadli makin mempererat... "kak fadli lepas ih... malu sama dian... " bisik mira
"ngapain malu sayang... kita kan udah suami istri.... aku mau puas-puasin genggam tangan kamu soalnya aku bakalan sibuk banget beberapa hari ini.... " ucap fadli sambil. mengecup mesra tangan mira
"gue juga mau mir.. huaaaaaaa..... " dian lemas melihat romantika pasangan itu..... "gimana hubungan kamu sama Nico?? " tanya fadli serius
"maafin kak fadli ya... dia ngak tahu masalah kalian.. " ucap mira tidak enak karena raut wajah dian tiba-tiba menjadi sendu...
"ngak apa-apa kok mir..... aku udah menyerah atas hubungan ku sama bang Nico.... semua nya hanya masa lalu... mungkin bang Nico sudah mendapatkan pengganti aku.. " ujar dian berusaha tegar di hadapan fadli dan mira...
"dian... bukannya aku mau ikut campur... tapi setahuku Nico masih mencintai kamu bahkan dia berusaha membuktikan kepada papamu bahwa dia mampu membahagiakan mu.. "
"bang Nico emang udah berusaha kak... tapi aku yang sudah melanggar janji ke papa.... aku berjanji untuk tidak menemui bang Nico selama kuliah di negara H namun karena kejadian malam itu aku melanggar janji itu.... " sendu dian.... "dan papa adalah orang yang sangat benci orang yang ingkar janji.... hufftt..... " lanjut dian
"loe yang sabar ya.... pasti bakalan ada jalan keluar untuk semua ini... " ucap mira
"dan jalan keluar nya adalah gue harus menepati janji untuk tidak berhubungan lagi dengan bang Nico... "
"apa Nico tau tentang janji kamu ke papamu" tanya fadli dan dian mengangguk dengan cepat
"pantas aja Nico tampak frustasi karena dia sudah berusaha untuk menepati janjinya pada papamu tapi ternyata kamulah yang melanggar nya" ucap fadli lagi...
"dia juga punya andil kak.. aku ngak akan pulang ke kota A kalau bang Nico ngak macam-macam.... " sungut dian... dia merasa tidak Terima karena menurut nya dia ke kota A karena Nico yang mabuk di club dan keluar dengan seorang wanita...
"emangnya apa yang sebenarnya terjadi... cerita deh... " ucap mira mengusap lembut punggung dian..
__ADS_1
dian menceritakan alasannya datang ke kota A... mira dan fadli mendengar dengan seksama seakan tidak percaya akan hal itu.... namun mengingat sebagaimana cintanya dian pada Nico semua bisa saja terjadi...
"jadi elu mergokin mbak riani di kamar sama Nico.." tanya mira
"hmmm.... " jawab dian santai.... bahkan kami sempat jambak-jambakan... "lanjut nya lagi
" loe emang keren..... kenapa kalian ngak manggil gue sih...."cap mira
" iya dong ....enak aja dia mau merebut bang Nico..gimana mau ajak elo....nanti laki loe ngamuk lagi loe di ajak ke club tengah malam..." ucap dian...
"kan bisa di atur supaya tidak ketahuan... "
fadli sungguh tak habis fikir.... mendengar obrolan istrinya dan dian yang menurutnya tidak masuk akal.... saking asiknya ngobrol mira dan dian seakan melupakan kehadiran fadli di mobil itu.... supir fadli hanya senyum mendengar keduanta ngobrol...
"hmmm..... " dehem fadli
"eh kak fadli maaf ya.... kita keasikan ngobrol... " mira cengegesan menyadari keberadaan suaminya..
"aku tahu kak.... tapi biarlah dia menganggap aku tidak baik... itu akan lebih muda untuk nya melupakan ku.. " ucap dian
"kalo kalian jodoh pasti akan ketemu aja jalannya untuk bersatu... berdoa aja... percaya sama gue... " mira menyemangati dian...
🍀🍀🍀🍀
di mobil lainnya... dina melakukan video call dengan darwin.. namun tanpa sengaja kamera dina mengarah ke asma... asma tampak melamun kantong matanya sangat jelas terlihat... semalam dia tidak tidur di gempur suaminya kemudian paginya dia tak hentinya menangis mendengar ucapan mertua nya yg melarang rian memberi tahu keluarga nya tentang pernikahan mereka...
"eh... itu asma ya.. " tanya darwin
"iya... dia juga ikut.... " jawab dina santai
dina tidak menceritakan tentang asma kepada darwin karena dia juga belum tahu apa sebenarnya yang terjadi pada asma... karena selama perjalanan asma hanya menangis dan menangis... dan hal itu membuat mereka semua bingung...
"mbak dina tolong jangan beritahu mas darwin ya tentang keadaan asma... " pinta asma
__ADS_1
"iya... loe tenang aja... tapi loe harus cerita ke kita apa yang sebenarnya terjadi... dan kemana suami loe... " ucap dina
neta yang hanya menjadi pendengar sedari tadi mulai kepo.... "emangnya loe kenal sama darwin... dan elo udah merit.. " tanya neta..
"iya mbak... mas darwin itu abang angkat aku dan aku udah menikah... " jawab asma
"din... jangan bilang dia wanita yang ingin dinikahi darwin itu... " selidik neta...
"iya... dia orang nya... "jawab dina malas
"hahahhahahahha....... tragis banget hidup loe.. " ejek neta
"s1alan loe... " ucap dina melempar neta dengan kulit kuaci.... namun neta masih tertawa terpingkal-pingkal ...
"pantas aja wajah loe asem banget... " ejek neta lagi...
"bukan karena itu ya... asma ngak ada hubungannya... gue cuma ngak habis fikir ama bokap gue... dia terlalu memonopoli darwin tau ngak.... huftt... " keluh dina
"wah... bagus tu... restu mengalir deras... " ucap neta
"tapi kan gue juga mau quality time bareng doi... kalau darwin ke rumah pasti di ajak main catur atau ngobrol soal kerjaan.... kan gue maless" keluh dina
"alhamdulillah mbak... kalau keluarga mbak dina menerima mas darwin dengan baik.... sebenarnya mas darwin sempat khawatir dia tidak di Terima di keluarga mbak... " ucap asma
"iya... gue sih bersyukur as.... tapi ini mah udah terlalu.... sampai-sampai gue pamit ke kota C bokap bahagia banget katanya pekerjaan darwin bisa cepat selesai kalau gue ngak ada... "
"hahhahahahhaha..... yang sabar ya bestie.... elu emang hama alias pengganggu" ejek neta...
" syukur lah kalau mas darwin di Terima dengan baik... berbeda dengan aku yang pernikahan ku harus dirahasiakan... itu artinya mereka belum menerima ku sepenuhnya.... " batin asma
hinga beberapa saat kemudian mereka tiba di kediaman fadli..... ketika dina turun dari mobil dia di sambut gonggongan blaky (nama anjing) anjing milik tetangga fadli.... membuat mereka semua tertawa melihat dina yang ketakutan.... berlari masuk ke dalam rumah...
"asma..... " beo fadli.....
__ADS_1