
Fadli di sibukkan oleh pekerjaannya di kota C sejenak dapat melupakan sakit hatinya terhadap mira walaupun terkadang bayang-bayang mira masih acap kali muncul di fikiranya. fadli sangat merindukan mira namun dia berusaha menahan diri untuk menghubungi mira .sore itu fadli sedang melakukan meeting di sebuah restoran yang cukup terkenal di kota C kemudian dia mendengar suara yang cukup familiar di telinganya ternyata itu adalah suara mira yang berteriak kegirangan karena bertemu dengan sahabat-sahabatnya dian, dina dan neta namun fadli berusaha menepis fikirannya tentang mira karena dia belum mendapat kabar dari ayu tentang kedatangan mira ke kota C.
Mira dan sahabat-sahabatnya akhirnya memilih tempat di pojok belakang tempat yang sangat nyaman karena dekat dengan taman.
"wow... mir... aku rela deh kamu sama kak keenand... " ucap neta
"tumben... ni anak putus asa tuk dapetin kak keenand" kata dian
"aku dah dapet calon suami yang lebih perfect dari kak keenand" ucap neta sambil menatap takjub ke belakang
"coba liat calon suami perfect mu itu" kata mira
fadli dan rekan bisnisnya telah meninggalkan restoran beberapa saat yang lalu saat neta ingin menunjukkan calon suami idamannya kepada temannya..
"eh... kok gak ada sih.. tadi ada di sana deh.. " ucap neta sambil menunjuk kursi yang telah di tinggalkan fadli dan rekan bisnis nya.
"kamu pasti ngaco deh net.... sudah habisin makannya terus kita jalan-jalanπ π " kata dina
"gak.. kita langsung cari bang Nico yaaπ" ucap dian bersemangat
Namun rencana mereka gagal karena mbak ayu menyuruh mira mengajak teman-temannya pulang ke rumah dinas suaminya. sesampainya di sana mereka memutuskan untuk tidur di kamar yang sama. malam harinya mira dan teman-temannya berangkat ke mall untuk berbelanja karena neta dian dan dina tidak membawa pakaian ganti tanpa mereka sadari abang Nico ternyata melihat mereka dari kejauhan namun enggan menyapa karena dia melihat Dian. abang Nico tidak ingin menyakiti hati Dian karena sekarang dia sedang bersama Riani kekasih barunya. Nico permisi ke toilet dan Riani hanya mengangguk dan berjalan ke toko baju yang di depannya dan dia kembali bertemu dengan Mira namun kali ini Riani terlihat cuek dan seolah tidak mengenal mira namun mira yang masih sangat polos langsung menyapa nya dan memperkenalkan teman-temannya. namun riani hanya menunjukkan senyum terpaksa nya membuat neta geram melihat nya.
"mir.. kamu kenal perempuan itu dimana sih" ucap neta kesal
"di acara reuni kampus kemarin dan di bandara" ucap mira.... dia telah mengingat pertemuan pertamanya dengan riani di acara reuni kampus
Nico mencari-cari keberadaan riani namun hasilnya nihil malahan dia bertemu dengan wanita yang di hindari yaitu Dian... dian sangat antusias dan sengat bersemangat bertemu dengan bang Nico... namun tidak dengan Nico dia sangat malas bertemu dian karena menurutnya dian sangat berisik dan sangat menggangu.
"eh.. bang Nico juga di kota C ππ" kata dian menunduk
__ADS_1
"iya... " ucap nico datar
Dian yang melihat ekspresi datar dari nico langsung merasa sakit hati... dia berusaha untuk terlihat biasa-biasa saja di depan Nico walaupun itu sangat menyiksanya. jujur Dian ingin sekali mengungkapkan perasaanya kepada Nico namun niat itu harus dia kubur dalam-dalam melihat ekspresi Nico saat bertemu dengannya.
"mengapa anak ini tidak seheboh dulu kalo ketemu sama aku" ucap Nico dalam hati
Tiba-tiba neta, mira dan dian datang menghampiri mereka dan mira memberi tahu bahwa tadi mereka bertemu dengan riani.. namun neta menarik tangan abang nya ke tempat lain untuk bicara empat mata..
"jadi wanita monster itu pacarnya bang Nico" ucap neta serius
"maksud kamu riani???.. panggil dia mbak riani " kata Nico
"" gak... aku gak mau punya kakak seperti dia.. sombongnya minta ampun"ucap neta
"dia itu gak sombong.. kamu pasti salah orang.. " ucap nico menenangkan neta
"salah orang apanya.. tadi mira ngenalin kami ke wanita monster itu tapi dia hanya senyum kecut dan pergi begitu saja"
setelah pertemuan itu nico menyuruh neta untuk menginap di villa milik nico namun neta menolak karena ingin bersama teman-teman nya. akhirnya nico mengantar mira dan teman-temannya pulang ke tempat mbak ayu.. nico merasa, adiknya cukup aman di sana karena nico sudah kenal dengan mbak ayu dan suami nya.
Mira yang semakin hari semakin merindukan fadli akhirnya menanyakan keberadaan fadli kepada mbak ayu setelah dia mendapatkan alamat fadli dia lalu bertekad untuk meluluhkan hati fadli lagi dan siap melepas keenand....Mira pun menceritakan kisah cintanya bersama fadli kepada teman-temannya dan itu membuat neta sangat bahagia karena dia masih memiliki kesempatan untuk mendekati keenand..di dalam kamar ke empat gadis itu larut dalam lamunan masing-masing.. Dian yang merasa kecewa karena cintanya bertepuk sebelah tangan namun tetap semangat karena dian merasa lebih baik dari pacar bang Nico.. Neta yang masih mengharapkan mira putus dengan keenand karena walaupun keenand terkenal playboy tapi hati neta terlanjur memilih keenand... Mira yang memikirkan hubungannya dengan fadli lelaki kampung yang telah merebut hatinya dan bahkan telah melamarnya. dina juga sebenarnya lagi jatuh cinta namun dia merasa belum yakin menceritakan kisah cintanya kepada sahabat-sahabatnya karena ternyata dia jatuh cinta dengan seorang satpam namun beberapa bulan ini dina tidak pernah melihat satpam itu lagi di kompleks perumahan nya.
Pagi-pagi buta mira mendatangi kediaman fadli di kota C dia ingin memberi kejutan untuk fadli namun dia justru membuat keributan apalagi mira ke sana bersama dina si gadis manis dan penuh semangat.mira tidak di ijinkan masuk ke rumah fadli karena dia belum ada janji sebelumnya dengan fadli namun dia tak kehabisan akal akhirnya mira dan dina manjat pagar untuk masuk ke rumah besar itu.. ketika mereka ingin melompat tiba-tiba anjing tetangga menggonggong membuat keseimbangan mereka goyah dan akhirnya mereka terjatuh...sialnya mereka terjatuh bukan di pekarangan rumah fadli tapi di pekarangan rumah tetangga fadli.
fadli yang mendengar ribut di luar akhirnya keluar kamar dan mencari sumber keributan itu.. untuk kedua kalinya dia mendengar suara teriakan yang mirip suara mira... setelah mendengar dengan baik fadli yakin kalo suara itu milik mira fadli pun mencari sumber suara itu dan mendapati mira sedang ketakutan menghadapi gonggongan anjing sementara dina sudah pingsan karena sangat takut dengan anjing..
"ada apa ini pak awi" tanya fadli kepada satpam tetangganya
"ooo... ini mas fadli gadis-gadis ini tadi kayaknya mau mencuri saya liat mereka manjat pagarnya mas fadli tapi karena mendengar gonggongan blacky(nama anjing) mereka kehilangan keseimbangan dan akhirnya jatuh mas" ucap pak awi menjelaskan
__ADS_1
"kak fadli... tolongin mira kakk.... " ucap mira memelas
"jangan sok akrab sama mas fadli... kalian pasti cabe-cabean yang naksir sama mas Fadli terus mau nyolong di rumah mas Fadli.. " tuduh pak awi...
"enak aja... saya ini calon istri nya kak Fadli... tadi saya mau ketemu sama kak Fadli tapi gak di ijinin sama penjaga rumahnya mas Fadli.. jadi kami panjat pagar deh"....
" nekat banget si kamu mir... "ucap Fadli menahan senyumnya...
" karena aku rindu sama kak Fadli"ucap mira lantang
"ngawur.... " ucap fadli
"dasar gadis2 nekat" ucap tetangga fadli dari dalam rumah...
Di tempat lain dian dan neta menuju villa bang Nico.. dian semakin yakin bisa mendapatkan hati bang Nico setelah mendapat dukungan semangat dari mbak ayu dan suaminya... sepasang suami-istri itu selalu mendukung mira dan teman-temannya selama itu masih dalam hal wajar dan tidak melanggar norma agama..
dian dan neta pun telah sampai di villa Nico dan mereka Melihat riani juga ada di sana... hati dian makin sakit cairan bening lolos dari matanya neta yang melihat sahabatnya bersedih hanya bisa menyemangati dian... riani terlihat sedang menyuapi Nico sedang Nico kelihatan sangat pucat.. neta lalu mengendap-endap masuk ke dalam villa kakaknya dan melempar tas riani ke kolam renang.. riani yang melihat tas mahalnya di lempar pun geram dan langsung melempar neta dengan piring yang ada di tangannya. Dian yang melihat Nico berusaha melerai neta dan riani hampir terjatuh dengan sigap memapah Nico masuk ke kamarnya di bantu asisten rumah tangga Nico. sementara di luar kamar terjadi perkelahian antara riani dan neta. untung saja asisten rumah tangga di villa nico mengenal neta karena nico majang foto keluarga nya di ruang tamu..
"eh... mbak neta yaa" tanya sang bibi
"iyaa.. saya neta adeknya bang Nico" jawab neta
"ehh... kamu adiknya Nico yaa... " ucap riani tidak percaya
"bi... tolong bawa wanita monster ini keluar" ucap neta penuh amarah
"aku kekasihnya Nico " balas riani
namun neta tidak mempedulikan ucapan riani... membuat riani kesal dan langsung pergi dari villa Nico..
__ADS_1
"aku gak boleh kehilangan Nico... dia adalah sumber pundi-pundi rupiah ku.. " ucap riani