Ketulusan Cinta Pemuda Kampung

Ketulusan Cinta Pemuda Kampung
menikah


__ADS_3

Hari pernikahan tinggal satu hari lagi serangkaian acarapun telah di lakukan oleh keluarga masing-masing. Mira semakin gugup menjelang hari pernikahannya karena dia sudah tidak berkomunikasi dengan fadli sejak dua bulan yang lalu dan tiba-tiba dia akan bertemu lagi dengan fadli dengan status sebagai suaminya.beruntung mira memiliki sahabat yang selalu ada untuknya. mereka selalu bisa membuat mira tenang.


sementara di rumah fadli... semua orang sibuk mempersiapkan hantaran untuk mira. tak terkecuali si kembar alena dan aleta... mereka sibuk mencoba baju yang akan mereka pakai besok. mereka menyuruh fadli menilai penampilan mereka namun fadli terlihat sibuk dengan ponsel nya membuat si kembar berniat menjahili om nya itu...


"om fadli mau liat gak foto calon istrinya om?.. "fadli yang tadinya sibuk dengan ponselnya tiba-tiba mengiyakan si kembar...


" ini dia orangnya "ucap aleta sambil memperlihatkan foto wanita dari ponsel oma nya..


" loh kok bukan mira sih.... "guman fadli kemudian melirik si kembar.. " ini yang namanya namira aenami cantik kan om"ucap alena


fadli pun langsung pergi mencari sang mama rasa penasaran kembali menyelimutinya... fikirannya kembali kacau tadinya dia fikir mira yang akan menjadi istrinya ternyata bukan...


"ma.. fadli mau tau siapa calon istri aku ma??" tanya fadli tanpa basa basi..


"bukannya kamu sudah tauu dari si kembar"


"iya.. tapi fadli mau dengar dari mama langsung" desak fadli.... melihat wajah putus asa dari anaknya membuat bu nana tidak tega menyembunyikan siapa calon istri fadli.


"namanya namira aenami... dia gadis sudah mama pilih untukmu.. mama gak mau punya mantu selain dia... "


"fadli mau liat fotonya ma"

__ADS_1


"udah deh... kamu kan udah tau namanya mama rasa itu cukup.. kamu istirahat sana besok akan menjadi hari yang melelahkan untuk kamu" ucap bu nana sambil tersenyum mengejek ke anaknya..


Rombongan pengantin laki-laki telah tiba di salah satu hotel ternama di kota A... fadli kembali mengingat kenangannya bersama mira di kota ini.. setelah masuk ke tempat acara fadli merasa heran karena melihat wajah yang tak asing baginya... "bukannya mereka semua keluarga mira di kampung" ucapnya dalam hati... namun karena gugup dia hanya melewati orang-orang itu menuju kursi yang di siapkan untuk nya.


Wajah mira terlihat sangat gugup.. apalagi setelah adel adiknya mengatakan bahwa fadli dan rombongan sudah tiba.. "mir.. kok kamu yang gugup sihh" ucap neta sambil memperbaiki riasan wajahnya..


"gak tau nih... " balas mira..


"kamu tuh santai ajaa.. kan yang akan ijab kabul kak fadli bukan kamu" sambung neta lagi..


"iya.. tapi aku beneran gugup net.. kamu gak ngerasain sih.. "


"nah.. gitu dong mir.. kamu harus bahagia jangan tegang teruss" ucap dina...


"kak... ijab kabul nya udah di mulai" ucap adel


"aduh... gimana ni... aku gugup lagi"


"baru juga bahagia bentar... kamu gugup lagi..santai aja mir.... bayangin ajaa gimana wajah ganteng kak fadli ntar malem minta jatah... " ucap neta yang mendapat lemparan bantal dari ketiga sahabat nya...


Fadli pun di beri selembar kertas yang berisikan kalimat yang akan dia ucapkan ketika ijab kabul nanti... setelah merasa cukup tenang fadli sudah siap untuk ijab kabul... tiba-tiba ayah mira mendekat dan duduk di samping fadli hingga sang calon mertua mengurkan tangannya "kamu sudah siap" tanya ayah mira.. fadli yang heran hanya mengaggukan kepalanya.. dia tidak bisa berkata-kata lagi.. selain karena gugup dia juga heran melihat ayah mira ada di dekatnya.

__ADS_1


"saya nikahkan engkau dengan anak kandung saya yang bernama namira aenami binti suryadi sutowo dengan mas kawin seperangkat alat shalat dibayar tunai"


fadli pun mengucapkan ijab kabulnya dengan lantang dan dengan satu tarikan nafas. setelah mengucap ijab kabul dia baru sadar bahwa mira kekasih hatinya lah yang menjadi istri nya... akhirnya mira keluar menghampiri suaminya di dampingi bunda dan sahabat-sahabat nya... semua orang tercengang melihat mira yang sangat cantik memakai gaun pengantin dan berjalan dengan senyum manis yang selalu menghiasi bibirnya.


Dua bulan yang lalu yang mereka berpisah dan setelah tidak bertemu selama dua bulan itu kini mereka bertemu lagi dengan status suami istri... sungguh indah rencana Tuhan untuk mereka. siapa yang akan menyangka kejadiannya akan seperti ini. Tuhan mengabulkan doa fadli.. doa yang selalu dia ucapkan di sepertiga malamnya.


selama di pelaminan mereka berdua tidak saling mengobrol mereka berdua terlihat sama-sama malu.... hingga akhirnya bu nana menyuruh mereka untuk istirahat... fadli menggenggam tangan mira dan menariknya untuk istirahat di kamar sontak hal itu membuat para keluarga dan sahabat mereka tak henti menggoda


"cie.. yang udah halal"ejek ayu


"sabar dikit napa bang" teriak neta


"pelan-pelan aja dek... " ucap abang fadli


ejekan dari mereka membuat wajah mira memerah karena malu. fadli pun hanya tersenyum melihat mira yang menggemaskan kalo lagi malu menurut nya.


resepsi pernikahan mira dan fadli pun telah selesai... mereka semua memutuskan untuk menginap di hotel yang sama dengan pengantin baru itu... neta dan dina telah masuk ke kamar sedangkan dian masih menunggu kedatangan Nico. tadi Nico pamit untuk mengantar mamanya pulang. papanya tidak sempat menghadiri pernikahan mira karena dia harus menangani pasien di rumah sakit.


dian dan Nico bertemu tanpa sepengetahuan yang lainnya... mereka memutuskan untuk duduk di taman dekat hotel itu. menikmati suasana malam berdua orang yang kita cintai memang sangat indah....


jangan lupa like.. comment dan vote 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2