Ketulusan Cinta Pemuda Kampung

Ketulusan Cinta Pemuda Kampung
dina dan darwin


__ADS_3

Nico berusaha untuk bangkit dan mendapatkan dian kembali meskipun jalan yang dia lalui cukup berat... dia berjanji untuk tidak datang ke club malam lagi.


Nico menceritakan semuanya kepada kedua orang tuanya... menceritakan derita hatinya dengan mata berkaca-kaca... fisiknya sudah sangat lelah namun hatinya tidak bisa tenang karena hubungan nya dengan dian kembali di ujung tanduk..


"berjuanglah kembali nak... kalau waktu itu kamu bisa bangkit itu artinya sekarang pun kamu pasti bisa" dukung dr. fahri sang ayah


mendapat dukungan dari ayahnya membuat Nico semakin semangat dan membulatkan tekadnya untuk kembali berjuang... ternyata seperti ini rasanya memperjuangkan cinta....


Nico merasa tidak pernah melanggar janji nya untuk tidak mengganggu kuliah dian namun mengapa dian memintanya untuk melupakan nya... apa yang sebenarnya terjadi.... tidak ingin terus di hantui rasa penasaran nico memutuskan untuk datang ke kerumah dian meminta penjelasan... nico sudah siap dengan segala resiko yang akan terjadi.


🍀🍀🍀


di tempat lain dina yang telah mengetahui perasaan darwin terhadap nya merasa sangat bahagia... setelah darwin keluar dari mobil nya dina kemudian membelah jalan raya kembali ke rumah nya... dina merasa bahwa dia harus selalu di dekat darwin agar mereka saling mengenal satu sama lain.. dina pun memutuskan untuk menginap di rumah darwin.


Darwin melihat dina duduk di teras rumah nya dengan senyuman termanis nya..


"Hai.... aku mau nginap di sini lagi.. boleh yaa.. hehhe" pinta dina


"ngak boleh.. pulang lah... aku takut nanti kamu akan mendapat masalah kalo orang tua mu tau"tolak darwin


tubuh dina mematung mendengar penolakan dari darwin.. namun darwin terlihat cuek dan masuk kedalam rumah nya dan langsung menutup pintu rumahnya.


sedih dan kecewa itulah yang di rasakan dian... setelah beberapa menit menenangkan fikiran nya dia berjalan meninggalkan rumah darwin... namun karena perutnya yang mulai kelaparan dia pun singgah di warung yang tidak jauh dari kediaman darwin.


di dalam rumah.. darwin mulai gelisah memikirkan dina.. akhirnya dia mengintip melalui jendela namun dia tidak melihat keberadaan dina... darwin pun mengambil jaket dan kemudian keluar rumah untuk mencari dina... mengingat hari sudah mulai sore dan di daerah sekitar rumahnya adalah tempat mangkal para preman...setelah mencari dina hampir satu jam.. darwin menuju rumah dina untuk memastikan dina pulang dengan selamat... namun menurut asisten rumah tangga di sana dina belum pulang dan mengatakan akan menginap di rumah temannya... mendengar hal itu sontak saja membuat darwin makin khawatir... tanpa fikir panjang darwin pun kembali mencari dina hingga tengah malam... namun hasilnya nihil.


hingga tengah malam darwin memutuskan untuk pulang ke rumah nya..... dia berusaha meyakinkan dirinya bahwa dina baik- baik saja.. dia ingin menelpon dina namun dia tidak tahu nomor telpon gadis itu.setibanya di rumah darwin kaget melihat seorang gadis cantik duduk di teras rumah nya tersenyum menyambut kedatangan nya.... dengan hati-hati darwin berjalan mendekati gadis itu dan ternyata gadis itu adalah dina... reflek darwin lalu memeluk dina dan memastikan dina baik-baik saja...


"kamu gak apa-apa kan... kamu darimana aja... kenapa gak pulang kerumah??? " tanya darwin beruntun sambil melepas pelukannya


"aku gak apa-apa... aku dari warung pojok sana karena aku lapar dan ketika aku kembali ke sini kamu sudah tidak ada... tapi karena pintu rumah mu terbuka jadi aku masuk saja... " tutur dina santai


"tadi aku mencari sampai berjam-jam aku takut kamu kenapa-napa karena di daerah sini banyak preman".....


" jadi.. kamu khawatir sama aku.... so sweet banget sihh cintanya akuu" ucap dina sambil mencubit pipi darwin... makanya kalo aku datang jangan di usir... " cibir dina...


darwin pun masuk kedalam rumah di susul oleh dina... hingga mereka bersiap untuk tidur namun tiba-tiba dina memeluk darwin dari belakang


"ayo berjuang bersama win... "


"apa kamu yakin terhadap diriku din... kita baru saja saling mengenal dan kamu tahu kan perbedaan kita sangat jauh"


"hmmmmm.... aku yakin... kita saling mencintai"

__ADS_1


darwin melepas pelukan dina dan menatap dina cukup lama hingga dia berani mendaratkan ciuman di bibir mungil dina...


"I love you" tutur darwin dengan lembut


"i love you more"balas dina


darwin pun menggiring dina naik ke atas kasur dan menidurkan wanita nya....


"kamu gak akan ngapa-ngapain aku kan win...? "


"emangnya kamu mau di apa-apain" tanya darwin usil


"ngakk" balas dian dan menutup wajahnya dengan selimut.... dia sangat malu bertanya tentang hal itu kepada darwin..


darwin pun hanya terkekeh melihat tingkah lucu gadisnya itu....mereka pun tertidur pulas sambil berpelukan.


dina bangun terlebih dahulu... di pandanginya wajah tampan darwin .... entah mengapa dia bisa jatuh cinta pada pria itu... cinta memang tidak bisa memilih...


dina membangun darwin untuk berangkat kerja namun darwin hanya menunjuk kalender di belakang nya... dina pun melihat kalender tersebut dan mengerti bahwa hari ini adalah hari libur darwin.


🍀🍀🍀


dina dan darwin duduk bersantai di sambil nonton televisi hingga dering ponsel dina memecah keheningan....dina melakukan video call dengan sang ayah...


"ooww... " jawab darwin seadanya


"kita masih bisa ketemu kan... masih bisa menghabiskan waktu bersama seperti ini"


"aku akan berusaha din.... aku juga ngak bisa jauh dari kamu" ucap darwin mengelus puncak kepala dina


"jadi kamu main ke rumah aku"?? tanya dina


" iyaaa sayangg" balas darwin


"sa.. sayang... win kamu manggil aku sayang" heran dina


"emangnya gak boleh"


"boleh banget kok.. boleh banget"


"sekarang kita udah pacaran ya win... awas aja kalo kamu macem-macem" ancam dina


"iya.. aku gak bakalan macem-macem.... justru aku tu bersyukur banget dapat kamu..... gadis yang telah mengisi hatiku bertahun-tahun yang lalu" jelas darwin

__ADS_1


mereka berdua menikmati waktu bersama.... melakukan semua nya berdua.... darwin pun mengajari dina memasak walaupun dapurnya harus seperti kapal pecah... tak terasa waktu cepat berlalu keesokan harinya darwin mengantarkan dina pulang ke rumah nya sebelum dia berangkat kerja....


namun sebelum darwin pergi dari rumah dina... mobil orang tua dina telah tiba.. dina pun melarang darwin untuk pergi.. dina ingin mengenalkan darwin kepada kedua orang tuanya...


darwin sebenarnya belum siap bertemu dengan kedua orang tua dina... apalagi sekarang dia memakai seragam satpamnya dia merasa tidak yakin orang kaya itu akan menyambut nya dengan baik... namun dia tidak ingin melihat dina kecewa... karena dia sangat mencintai dina.


Darwin akan berjuang untuk dina.. tekadnya sudah bulat... darwin melihat dina menyambut orang tuanya dan melepas rindu dengan mereka.. hingga mereka semua masuk ke dalam rumah... dina pun menyuruh darwin untuk masuk mengikuti mereka..


seperti biasanya ketika orang tua dina pulang dari luar negri meraka pasti akan memberikan oleh-oleh untuk para pekerja di rumah nya... setelah membagikan oleh-oleh bunda dina melihat darwin berdiri di dekat pintu dan mendekatinya..


"kamu satpam baru di sini?? saya kok gak pernah liat kamu sebelumnya" tanya bunda dina


"eh.. bukan bun. .. dia.. dia.. " ucap dina


"ini oleh-oleh buat kamu.. semoga kamu suka ya.. " tutur bunda dina sembari berlalu dari hadapan darwin


dina merasa tidak enak melihat darwin namun darwin hanya tersenyum kepada dina seolah mengatakan dia tidak apa-apa..


"hmmmm... ada yang mau dina sampikan pada kalian"


"ngomong aja" ucap Ayahnya dina


melihat gelagat anaknya yang tidak biasa ibu asti bundanya dina pun langsung melihat ke arah darwin dia heran mengapa satpam itu belum meninggalkan ruangan itu.. sedangkan yang lain telah pergi..


dina pun menarik tangan darwin dan mendekati kedua orang tuanya... darwin pun memperkenalkan diri kepada orang tua dina..


mereka berempat duduk bersama..


"dia adalah pacar dinaa... " ucap dina takut dan menunduk yang membuat kedua orang tuanya bingung...


"jadi kamu sekarang sudah mulai pacaran din.. sejak kapan" selidik pak faisal ayahnya dina..


" sejak kemarin yah.. "


" darwin.. kamu ikut saya.. " perintah pak faisal


darwin pun mengikuti langkah pak faisal menuju ruang kerjanya..


"dina gak di ajak yah.. "


"ngak.. kamu ngak kangen sama bundamu" kata ayah dina


satu jam berlalu namun kedua pria itu belum juga keluar dari ruang itu.. membuat dina tidak tenang.

__ADS_1


jangan lupa like dan komen ya🥰🥰🥰


__ADS_2