
bu nana datang mengunjungi perusahaannya di pusat kota.. perusahaan yang di pimpin anak tertuanya Akbar... setiap tiga bulan sekali bu nana pasti datang ke perusahaan...
akbar dan bu nana berbincang mengenai perusahaan hingga mengenai keluarga mereka....dan akbar ingat bahwa pak bondan mengundang mereka untuk menghadiri acara peresmian kantor barunya di kota tersebut.... pak bondan mengundang langsung keluarga bu nana dengan datang sendiri ke kantor itu.. namun pak bondan sangat ingin apabila fadli juga turut hadir karena dia ingin fadli dan feby lebih dekat lagi karena urusan kerja sama yang telah mereka sepakati.. namun tanpa pak bondan ketahui bahwa fadli sama sekali tidak tahu menahu tentang kesepakatan kerja sama itu.... dia hanya menandatangani kontrak tersebut sebagai wakil direktur karena sang direktur utama yaitu akbar sedang sibuk jadi tugasnya di alihkan kepada fadli..
"sepertinya pak bondan ingin menjodohkan fadli dengan putri nya " tebak bu nana....
"emangnya pak bondan belum tahu kalau fadli sudah menikah bu...? pertanyaan akbar di jawab gelengan kepala oleh bu nana..
" sepertinya belum...karena waktu fadli menikah ibu ngak sempat mengundang pak bondan dan ketika dia bertemu fadli di bandara dia tidak melihat mira... walaupun dia sempat menanyakan tentang status fadli namun sebelum ibu menjawab pak bondan buru-buru menutup telponnya...jadi mungkin dia berfikiran bahwa fadli masih belum menikah... "
mendengar penuturan bu nana akbar hanya manggut-manggut saja...
"ibu ngak mau nak kalau rumah tangga kamu ataupun adik-adik kamu terganggu karena urusan bisnis.. jadi ibu harap kamu bisa menyelesaikan ini dengan baik.. " pinta bu nana pada anak sulung nya itu...
bu nana pun pamit dan meninggalkan kantor tersebut menuju warkop fadli... perjalanan yang cukup jauh tak membuat bu nana kelihatan lelah.... wanita yang sudah cukup tua itu masih terlihat cantik dan energik... setibanya di warkop fadli.. bu nana langsung menghampiri anaknya yang sedang menikmati kopi sambil memandang lautan....
"assalamu'alaikum nak.... "
"waalaikumsalam bu" jawab fadli sambil tahzim ke bu nana...
bu nana melihat raut wajah anaknya seolah menyimpan keresahan dan masalah... bu nana sangat mengenal ke tiga anaknya hingga beliau tau apa yang anak-anaknya rasakan...
__ADS_1
"apakah bulan madumu menyenangkan nak..?
" sangat bu... sangat menyenangkan walaupun aku agak sedikit kewalahan di sana" jawab fadli sembari menghembuskan nafasnya
"bukankah harusnya mira yang kau buat kewalahan... kenapa justru kamu yang kewalahan?"
seolah mengerti maksud ibunya fadli kemudian meluruskan maksud ucapannya
"bukan kewalahan di ranjang bu... tapi aku kewalahan karena mira itu kadang manis... kadang garang... kadang dia tiba-tiba nangis hanya karena hal sepele bu.. huffttt..... aku jadi bingung di buatnya.. "
"oow begituu.. ibu kira kamu kalah dari mira.. " goda bu nana pada sang anak..
"ya enggak mungkin lah bu...mira juga sudah mulai cemburu pada fadli bu.... sewaktu fadli meeting bersama anak pak bondan si feby itu... padahal kami ngak ngapa-ngapain.. kami pun bertemu di lobby hotel tempat yang ramai bukan tempat sepi... tapi tetap saja mira tidak suka... " curhat fadli pada sang ibu....
"malas aku bu... kan ada bang akbar dan ibu.. "
"tapi pak bondan mau kamu juga hadir nak.... sepertinya pak bondan ingi kamu jadi menantunya deh... "
"ibu..... apa-apaan sih.. akukan udah nikah bu.. udah punya mira.... apa pak bondan ngak tahu.. " marah fadli
"ibu cuma nebak fadli... ya semoga aja tebakan ibu salah.... "
__ADS_1
sebenarnya bu nana mulai merasa aneh ketika pak menelpon nya dan menanyakan tentang fadli kepadanya... pak bondan juga sempat mengatakan bahwa putrinya senang bisa bekerjasama dengan fadli dia berharap putri nya dan fadli bisa bekerjasama seterusnya.... namun waktu itu bu nana hanya menanggapi ucapan pak bondan sebagai bahan candaan dan maksud kerjasamanya adalah kerja sama kedua perusahaan... namun setelah bertemu dengan akbar sepertinya bu nana mulai mengerti maksud dari pak bondan...
setelah memikirkan dengan matang bu nana ingin fadli menghadiri acara peresmian kantor baru pak bondan dan membawa mira ke sana sekaligus memperkenalkan mira sebagai istrinya... namun fadli belum mengiyakan keinginan ibunya.dia tidak yakin mira ingin ikut ke acara itu apalagi akhir-akhir ini mood mira sering berubah-ubah.. di tambah lagi di acara itu pasti ada feby dan mira sangat tidak suka dengan feby... entah apa alasannya...
🍀🍀🍀🍀
malam itu mira tampil dengan sangat cantik... memakai gaun yang sangat indah memperlihatkan bentuk tubuhnya namun tetap menutupi tubuhnya..
mira akhirnya ingin ikut menghadiri acara peresmian itu dengan bujukan bu nana.. bukan fadli yang berhasil membujuknya melainkan sang mertua... mereka bertiga akhirnya sampai di acara tersebut.. acaranya di buat besar-besaran karena di rangkaikan dengan ulang tahun feby... di sana juga ada bang akbar dan istrinya tak lupa si kembar pun ikut.. alena dan aleta
acara seperti ini cukup membosankan bagi mira namun karena kehadiran si kembar dia merasa cukup terhibur... fadli.. akbar dan bu nana kini tengah berbincang dengan rekan bisnis mereka namun mira memilih tetap bermain bersama si kembar di temani oleh istrinya bang akbar... hingga beberapa rangkaian acara telah terlaksana dan di acara akhir adalah acara pemotongan kue ulang tahun feby.. semua orang di harap berdiri melihat feby memotong kue ulang tahun yang sangat besar itu.....
dan MC menyuruh feby untuk memberikan suapan pertama untuk orang yang spesial untuk nya... feby pun melangkah turun dari panggung dan berjalan melewati beberapa meja hingga dia sampai di meja fadli... di tersenyum manis dan memberi hormat kepada bu nana dan bang akbar.. hingga matanya tertuju pada sosok fadli yang menatapnya dengan tatapan datar...
"suapan pertama ini untuk orang yang spesial buat aku dan semoga aku juga bisa menjadi seseorang yang spesial untuk nya... " ucap feby tanpa malu kemudian menyuapi kue tersebut ke fadli..
melihat feby berjalan mendekat ke arah fadli membuat si kembar curiga hingga mereka mencolek mira yang tengah asik makan kue namun membelakangi panggung namun ketika dia melihat si kembar memberi kode... mira akhirnya berbalik dan menatap tajam ke arah feby.
mira yang melihat adegan itu langsung maju menghampiri sang suami untuk mengambil kue itu dan melemparkan ke wajah feby... hingga cream yang masih ada di tangannya dia olesi ke wajah feby....
" bukankah kamu sudah tahu bahwa fadli sudah punya istri " ucap mira pelan namun penuh penekanan.....
__ADS_1
mira pun menarik tangan suaminya keluar dari ruangan itu setelah pamit kepada mertua dan kakak ipar nya....
jangan lupa like.. vote... komen.. 🥰🥰🥰