Ketulusan Cinta Pemuda Kampung

Ketulusan Cinta Pemuda Kampung
menyerah


__ADS_3

halloo gaess... novel nya kita lanjutt lagi yaa.. happy reading 🥰🥰


Di sebuah rumah sederhana bergaya klasik..yang jauh dari hiruk pikuk keramaian kota....duduk dua insan yang saling merindukan namun bertemu kembali dalam keadaan yang tidak tepat.. mereka adalah dian Dan nico.


"jadi selama ini kamu di negara H"??


" hmmm"


"maafin aku dian.. ini semua karena abang... tapi abang janji akan memperbaiki semua nya" ucap nico meyakinkan dian..


"memperbaiki atau memperburuk bang"....


Dian kecewa karena ternyata nico sering ke club... dian mengira bahwa nico telah melupakan dirinya Dan sudah memiliki wanita lain..


" aku nyerah bang"... ucap dian menatap nico sendu


air mata dian sungguh tak terbendung lagi... dia merasa usahanya selama ini sia-sia.. dian telah dengan susah payah meyakinkan orangtuanya untuk memberi nico kesempatan...ini adalah kali pertama dian memohon Kepada orangtuanya Dan berjanji akan menyelesaikan kuliahnya tepat waktu. melihat hal itu pak doni tidak tega Dan akhirnya memberi nico kesempatan..


nico berlutut di depan dian... menceritakan kejadian yang sebenarnya Kepada dian.. namun dian terlanjur kecewa Dan menganggap cerita nico hanya angin lalu saja..


"kenapa bang nico harus ke club tiap malam"??


" abang ke sana cuma untuk kumpul sama teman-teman saja dian... gak lebih.. "


"kumpul sama teman gak mesti di club kan?? Dan gak harus tiap malam juga kali" sinis dian


kedua insan yang saling merindukan itu masih terus berdebat... tanpa mereka sadari kedatangan orangtua dian... mendendar suara mobil Dari luar membuat keduanya penasaran dan melihat ke arah jendela., betapa kagetnya dian melihat papi dan maminya yang datang..


"bang nico... gimana nii?? katanya di sini aman".. ucap dian sambil menarik ujung kaos nico layaknya anak kecil yang lagi ketakutan..


nico pun juga heran.... tempat yang dia anggap aman untuk menyembunyikan dian dengan mudahnya di ketahui oleh pak doni..

__ADS_1


akhirnya Nico berusaha menenangkan dian.. dia menggengam tangan dian dengan erat Dan mengatakan semua akan baik-baik saja... namun raut wajah dian masih terlihat panik..


"aku udah melanggar janji ku ke papi untuk bertemu abang sampai lulus kuliah..." ucap dian menatap sendu Kepada nico


nico refleks memeluk dian... "tetap di sampingku Dan jangan lepas genggaman tanganku apapun yang terjadi" ucap nico


"itu adalah keinginanku bang.. seandainya bisa... " lirih dian dalam pelukan nico... hingga terdengar suara ketukan pintu membuat mereka melepas pelukan itu...


"kalian kira bisa bersembunyi dari saya" sinis pak doni..


"ini kesalahan dian pi..."


"hubungan kalian memang adalah sebuah kesalahan"... ucap pak doni menatap tajam Kepada dua insan tersebut..


" cinta kami tulus om... " bela nico


"cinta dian yang tulus Kepada mu tapi cinta mu... cih.. hanya sekedar ucapan belaka... " hardik pak doni


"ini murni kesalahan dian pi.... hikss.. hiks.. " ucap dian yang masih berlutut dan menunduk


"kamu tahu kan konsekuensinya dian... kamu telah melanggar janji mu pada papi" ucap pak doni tegas


dian pun bangkit di bantu oleh maminya dan berjalan menuju arah Nico.... diam menggenggam tangan Nico dan meletakkan tangan itu di dadanya...


"aku cinta bang Nico.... di hati ini hanya ada nama abang... " ucap dian di sertai air mata yang terus mengalir dari mata indah nyaa


"abang juga cinta sama kamu.... jangan pernah lepaskan genggaman tangan mu ini... kita lalui ini bersama" Nico memelas sambil mencium punggung tangan dian...


tangisan dian makin pecah mendengar ucapan Nico... tapi dia sadar dia dan Nico tidak mungkin bersama untuk saat ini karena dian telah melanggar janjinya pada papinya..


"maafkan dian bang... dian mohon lupakan dian" pinta dian pada Nico sembari melepas genggaman tangan Nico dan berlari keluar dari rumah itu

__ADS_1


"kamu dengar sendiri kan apa yang anak saya katakan.. " bisik pak doni pada Nico


nico masih mematung berusaha mencerna apa yang sebenarnya terjadi... hingga dia sadar ketika maminya dian mendekati nya dan mengelus pundaknya


"yang sabar ya nak Nico... tante tahu kamu anak baik dan tidak mudah menyerah.... kalo kamu memang mencintai dian... berusahalah untuk mendapatkan nya kembali.. " mami dian memberi semangat untuk Nico kemudian ikut keluar dari rumah itu menyusul suami dan anaknya.


Nico hanya diam di tempat melihat mobil mewah milik pak doni meninggalkan rumah itu.... masih teringat jelas ucapan dian yang meminta nya untuk melupakan dirinya....


🍀🍀🍀


Di dalam mobil dian hanya diam membisu namun air matanya terus mengalir....


"istrahat lah nak kamu pasti lelah" bujuk maminya


"Nico bukan orang yang tepat untuk mu...." timpal pak doni


Mendengar ucapan papinya air mata dian semakin mengalir deras... hatinya tidak Terima perkataan sang papi namun dirinya terlalu lelah untuk berdebat...


" dia bahkan tidak bisa menepati janjinya pada papi" sambung pak doni lagi.... " janji untuk tidak mengganggu mu selama kamu masih kuliah... "


"bukan ban Nico yang melanggar janji pi... tapi dian... " lirih dian.... "dian yang melanggar janji pada papi... bang Nico sama sekali tidak pernah menggangu dian selama ini... " ucap dian pelan


kedua orang tua dian sebenarnya iba melihat anak gadis nya terpuruk seperti ini....tapi mereka melakukan semua ini untuk masa depan dian.. mereka tidak ingin dian salah dalam memilih pendamping hidup..


flashback on


pak doni memanggil dian masuk ke dalam ruang kerjanya.... dia ingin dian fokus pada kuliahnya dan pak doni berjanji akan merestui hubungan nya dengan Nico apabila selama kuliah dian tidak bertemu atau berhubungan dengan Nico dulu... hal ini di lakukan untuk melihat seberapa besar perasaan dian pada Nico dan begitu pula sebaliknya...


namun apabila dian melanggar hal tersebut maka dian harus memutuskan hubungan nya dengan Nico... mengetahui bahwa papinya akan memberikan restu atas hubungan nya dengan Nico.. dian pun sangat bahagia dan berjanji pada papinya tdk akan bertemu dengan Nico selama dia kuliah...


flashback off

__ADS_1


__ADS_2