
suara ayam mulai menghiasi indera pendengaran asma dia memang terbiasa bangun subuh... selain untuk melakukan kewajiban sebagai muslim dia juga harus bersih-bersih sebelum ke kampus.... ketika dia terbangun dia merasakan seseorang memeluknya dan dengkuran halus seseorang di samping nya.... asma melihat rian tertidur dengan lelapnya kemudian ingatan nya kembali pada kejadian tadi malam membuat nya malu sendiri.. hingga, dia ingin beranjak ke kamar mandi namun bagian intinya terasa perih.... dengan susah payah asma mengambil bajunya yang berserakan di lantai dan memakainya kemudian berjalan ke kamar mandi...namun tidur rian terusik mendengar rintihan asma... " baby kamu kamu kemana?? " tanya rian dengan suara serak khas bangun tidur....
"aku mau ke kamar mandi.. " cicit asma dia tidak berani melihat rian di masih malu apalagi rian hanya menggunakan boxernya...
dengan sigap rian kemudian menggendong asma ke kamar mandi... "pasti masih sakit ya.... "
"hmmm... "
"gimana kalau akun hamil yan.... kita kan masih sama-sama kuliah.... dan sekarang aku udah ngak kerja di tempat bu nana" ucap asma mulai berani melihat suaminya
rian yang baru saja menurunkan asma menatap istrinya bingung... namun dia mengerti apa yang di maksud asma... mereka pun mandi bersama kemudian shalat berjamaah.... asma sangat senang karena rian mampu menjadi imam yang baik.. setelah shalat rian mengajak istrinya duduk berdua...
"emangnya kalau kamu hamil kenapa??? " tanya rian
"aku cuma ngak mau menambah beban kamu... kamu pasti cukup terbebani karena harus menanggung biaya kuliah ku... " jawab asma
"baby... dengar aku sekarang aku suami kamu dan kamu sudah menjadi tanggungjawab ku.... segala keperluan mu adalah tanggung jawab ku.. kalaupun kamu hamil aku akan menanggung kamu dan anak-anak kita... " jelas rian... "kamu ngak usah khawatir uang ku uang halal kok... " lanjut nya lagi
"makasih banyak... tapi aku cuma ngak mau membebani kamu... "
hustttt.... "kamu bukan beban baby... kamu istrinya riansyah suryatama... oke"
"bisa ngak kita merahasiakan pernikahan kita dulu... aku.... aku belum siap " ucap asma menunduk...
rian seketika tidak suka ucapan asma itu... dia diam namun ternyata istrinya cukup peka... "aku ngak mau orang berfikiran macam-macam... minimal tunggulah sampai kita punya buku nikah... " ucap asma mengenggam tangan rian...
"oke... tapi aku ngak mau ya di suruh jauhin kamu di kampus.. apalagi aku ngak di kasi jatah di rumah..." seketika ucapan rian itu membuat asma malu.. dia menutup wajahnya dan sangat lucu bagi rian... selugu itu kah istrinya....
☘️☘️☘️
pagi-pagi bu nana mendapat telepon bahwa menantu pertama nya juga sedang hamil istri dari bang akbar dan menantu nya itu jika hamil sangat tersiksa karena dia akan mual dan muntah hingga beberapa bulan.. itulah yang membuat bang akbar menelpon mamanya untuk membantu nya mengurus si kembar...
"nak... mama akan tinggal di rumah bang akbar beberapa waktu karena istrinya juga sedang hamil... kamu tahu sendiri kan kalau mbak wardah hamil... " ucap bu nana ketika mereka semua sedang sarapan..
"iya mah... mama ke sana aja fadli bisa kok jaga mira... "
__ADS_1
"iya ma.. ngak apa-apa kok.. "
"ingat kamu jaga istri mu baik-baik.... " pesannya kepada Fadly sebelum berangkat....
fadli pun mengantar mira ke kampus... karena kehamilan istri nya mulai membesar fadli terkadang mengantar mira hingga ke depan kelas... seperti sekarang ini jalan cukup licin karena musim hujan ... fadli menggandeng istrinya hinga ke kelas... mereka menjadi pusat perhatian anak-anak kampus... belum juga selesai keromantisan fadli muncul lagi rian dan asma... mereka berjalan beriringan jalan asma yang amat pelan membuat rian capek melihatnya hingga menggendong asma di punggung nya hingga ke kelas...
"ciee... cie.... " sorak teman sekelas mereka
"turunin.... " ucap asma memukul punggung rian..
namun rian tidak peduli dia tetap menggendong asma hingga ke bangku nya..
"so sweet banget sih.... pake acara gendong segala... " goda mira
"abis jalannya lelet banget kayak kura-kura... " jawab rian santai..
"itu juga karena ulah kamu..." sewot asma tak Terima... "aku ngak bisa jalan karena kamu yang ngak mau berhenti... " .
"tapi kamu suka kan baby" goda rian sambil mengedipkan matanya sebelah...
obrolan mereka sukses membuat mira dan fadli tertawa.... "jadi kalian baru ngelakuin itu setelah menikah hampir sebulan... " tanya mira heran.... dan di angguki oleh keduanya... mira dan fadli makin tak bisa menahan tawanya..
fadli yang tadinya ingin segera ke cafe nya mengurung kan niatnya karena masih ingin menghabiskan waktunya bersama istrinya dan mendengarkan cerita dari pengantin baru itu...
"gimana gue mau enak-enak di rumah asma... dia sibuk terus... lagian rumah nya rumah panggung... gue takut seisi rumah akan terguncang kalau gue goyang... " ucapan rian lagi-lagi berhasil membuat tawa mira dan fadli pecah namun mendapat tatapan tajam dari asma...
"ishh.... " asma malu setengah mati bukan pada mira tapi pada fadli...
"loe kuat juga ya... nahan selama itu.. " ucap fadli
"di kuat-kuatin bang.... dan tadi malam gue puas puasin... " ucap rian mendapat pukulan dari asma...
"jangan di dengar mas.... dia emang suka ngelawak... " ucap asma..
"jadi semalam kamu ngak puas beib.... "
__ADS_1
"ngakkk.. " ucap asma
"ternyata bini gue kuat juga.... ntar deh pulang kampus kita lakuin sampe kamu puas... " goda rian lagi
mira dan fadli hanya bisa tertawa... "aduh... perut gue sakit dengar kalian...ucap mira
"dah mau ngelahirin ya yang... " khawatir fadli..
"sakit perut karena ketawa kak.... " mira menggeleng kepalanya... kini giliran asma dan rian yang tertawa..
rian dan fadli pun meninggalkan kelas istri mereka...
"bang.... thanks ya.. semua berkat bantuan loe... gue bisa jadi suaminya asma.. "
"iya.... gue titip asma kalo loe macam-macam loe berhadapan sama gue..."
mira dan asma berjalan menuju kantin namun asma tidak bisa jalan seperti biasanya hal itu membuat mira berniat menggoda temannya itu..
" rian benar-benar menggempur loe habis-habisan kayaknya... jalan aja lue ngak bisa... "
"bukan lagi mir... tu anak ngak mau berhenti... gue aja dah capek dia masih semangat... "
"harusnya loe ngak usah masuk dulu... "
"maunya sih gitu tapi rian ada ujian.. dan kalo gue ngak masuk dia juga ngak mau masuk.... "
"tapi rian tu gentle banget loo... baru sehari jadi pacar lo dah langsung siap jadi suami.. angkat topi gue sama tu anak.. " ucap mira menyamai jalan asma
"iya.. gue juga bersyukur punya rian... semoga gue ngak salah pilih... hampir aja gue di nikahin ama kak darwin.. "
"loe juga hampir ngerusak hubungan darwin dan dina... padahal mereka baru aja jadian setelah perpisahan yang cukup lama.. "
"untung aja ada rian... tu anak emang penyelamat gue... walaupun nyebelin dan mesum tingkat dewa... "
mira lagi-lagi tertawa... melihat ekspresi asma "sepertinya kalau gue bosan di rumah gue main deh ke rumah lue.... sepertinya seru... "
__ADS_1
"boleh... dan loe bakalan liat semenyebalkan apa suami gue... "
jangan lupa.. like.. komen... vote🥰🥰🥰