
persiapan empat bulanan mira sudah hampir rampung kini tinggal menunggu esok hari acara itu akan diadakan.. semuanya mengikuti acara itu dengan khidmat.. mereka mengundang anak yatim dan beberapa hafidz quran untuk mengisi acara tersebut.. fadli tak pernah melepas genggaman tanganya dari sang istri...
"kalian udah kayak mau nyebrang aja... " ejek mbak ayu.. membuat mira berusaha melepaskan tangan nya namun fadli makin mempererat genggamannya.... membuat orang yang melihat nya dapat merasakan cinta fadli untuk mira
"ngak akan aku lepas yu... " ucap fadli santai membuat mira hanya melongo melihat suaminya yang makin posesif
asma dan rian juga ikut hadir sekalian ingin pamit karena asma akan tinggal bersama rian.... tentu saja hal ini membuat mira sedih... "non... aku kan ngak kemana-mana" ucap asma menenangkan mira namun air mata mira keluar tanpa hambatan sama sekali... "gue bukan non lu lagi.. panggil gue mira..." senyum mira sambil menghapus air matanya.. "gue senang... elu bisa bahagia sama rian... tetap jadi teman gue ya... " lanjut mira dan mereka pun berpelukan... hingga pada akhir acara semua pulang ke rumah masing-masing tak terkecuali orang tua mira mereka tidak bisa berlama-lama di sana karena kedua adik mira sedang ujian nasional.
kini rumah besar itu nampak sangat sepi... bi wati dan bu nana ikut mengantar asma pindah ke rumah suaminya ... sebenarnya mira dan fadli juga ingin ikut namun masih ada beberapa tamu yang datang hingga akhirnya mereka tidak sempat ikut mengantar..
"kak... sepi banget ya... " ucap mira sambil mengelus kepala suaminya yang tengah berbaring di pahanya...
__ADS_1
"hmm... kan ada aku sayang.... " jawab fadli
"beda kak.. biasanya di ruangan ini kita tu ngemil ramai-ramai... nonton TV juga ramai-ramai... tapi sekarang cuma kita berdua.. " ucap mira lesu membuat suaminya langsung duduk di samping nya... "mir... ini itu kode dari Tuhan.... supaya kakak nengokin baby di perut" mira pun memukul lengan suaminya "itu sih kode dari kakak bukan dari Tuhan... " ucap mira berlalu menuju kamar....
"mau nengok baby nya ngak.. " teriak mira membuat fadli tersenyum... "i'm coming baby.... "
kini fadli sudah menanggalkan semua kain di tubuh istrinya.. dia melihat istrinya semakin cantik dengan tubuh yang semakin berisi... fadli mulai merem@s gundukan kembar milik mira... "kok makin gede ya sayang... " ucap fadli di sela-sela aktivitasnya menikmati tubuh istrinya.. "hm... ah..... " ucap mira
setelah puas membuat istrinya terbuai... fadli melepas semua kain yang ada pada tubunya... kini terlihat jelas tubuh sixpack suaminya serta bagian yang panjang mengeras dan berdiri gagahnya... tak ingin membuang waktu fadli langsung memasuki inti permainan.... fadli melakukannya dengan sangat lembut dan pelan... namun tak membuat kenikmatan itu berkurang karena mereka juga harus memikirkan calon baby yang ada di perut mira... mira hanya bisa mendes@h nikmat setiap sentuhan suaminya benar-benar memabukkan baginya... begitu pula dengan fadli desiran halus selalu menyelimuti dirinya ketika berada di dekat mira ditambah suara indah desah@n sang istri makin menambah gejolak di dalam dirinya... entah mengapa fadli sangat tidak bisa menolak pesona seorang mira.. padahal dia selalu bisa menguasai dirinya ketika berada di dekat wanita termasuwanita yang pernah singgah di hatinya.... namun dengan mira dia sangat tidak berdaya... mungkin inilah yang dinamakan cinta akan menemukan pasangan nya sendiri...
di kediaman nenek maemunah kini tinggallah rian dan asma... pasangan pengantin baru ini baru saja mengantar bu nana dan bi wati ke depan... sedangkan nenek maemunah sudah masuk ke kamarnya... asma terlihat kikuk karena sedari tadi rian terus saja memandangi nya...
__ADS_1
"kamu ngak capek liatin aku terus... " ucap asma
"ngak... kamu tu kalo ngak liatin nanti mubazir... ciptaan Tuhan begitu indah ngak boleh di anggurin" ucap rian dengan senyuman nakalnya membuat asma ngeri melihat ya...
"muka kamu tuh kok jadi mesum gitu sih... jadi takut deh.. " asma mulai curiga dan segera ingin berlari dari hadapan rian namun rian dengan sigap menangkap tubuh mungil asma... dan membawa ny kedalam pelukannya... " i love u my wife.... "bisik rian.... asma diam merasakan hembusan nafas ria... ini adalah kali pertama mereka sedekat ini selama menjadi suami istri... karena selama di kediaman orang tua asma mereka sibuk mengurus tahlilan serta urusan lainnya.... mereka belum sempat merenda kasih menikmati indahnya menjadi pasangan suami istri.
rian menggandeng tangan asma menuju kamarnya namun terlebih dahulu memastikan neneknya susah tertidur atau belum... setelah mendengar suara dengkuran halus dari sang nenek hati rian begitu bahagia itu artinya dia bisa menghabiskan malam panjang ini bersama istrinya tanpa gangguan lagi...
hasrat yang telah memuncah sejak lama kini tidak bisa dia pendam lagi... toh sekarang asma adalah istrinya.. halal baginya menyentuh asma..
rian ingin mereka melakukan nya tanpa adanya keterpaksaan jadi sebisa mungkin dia tidak ingin tergesa-gesa... dengan sangat hati-hati rian mulai mencuim kening istrinya kemudian turun ke bibir.. sepertinya ini adalah yang pertama bagi asma jadi dia tidak membalas ciuman itu... namun naluri nya juga menginginkan rian otaknya ingin menolak tapi tubuhnya tidak bisa berbohong dia menikmati sentuhan suaminya... asma mulai berusaha membuka mulut nya dan membalas ciuman rian walaupun belum mahir namun rian cukup senang... "awal yang cukup bagus" batin rian...
__ADS_1
di sela-sela pemanasan yang dilakukan rian... asma tak hentinya mendes@h... membuat rian sudah tidak tahan lagi dan akhirnya membobol gua kenikmatan asma.... "sa.... sakit... " rintih asma membuat rian menghentikan aksinya dan mencium lembut kening istrinya seraya meyakinkan istrinya bahwa sakitnya tidak akan lama... rian melanjutkan goy@nganya... rintihan rasa sakit itu kini berubah menjadi desah@n kenikmatan... mereka melakukan nya cukup lama hingga keduanya sama-sama mengeluarkan pelepasannya bersamaan....
jangan lupa like.... vote... komen🥰🥰