Kiamat Kecil Hatiku

Kiamat Kecil Hatiku
Akhir


__ADS_3

Menyaksikan Abira diwisuda, membuat Alya tak ingin kalah. Alya memaksimalkan semuanya. Menikmati drama penyusunan skripsi yang membuat dirinya sama sekali tidak lagi memikirkan Kaffa dan Malika. Alya berjuang sendiri, melewati skripsi yang dibumbui dengan penyakitnya yang sering kambuh.


4 bulan kemudian..


Satu kelas fisika 2 dibuat heboh dengan kabar bahagia dari Abira. Abira mengundang semua teman-temannya ke acara pernikahannya. Yaa Abira akan menikah.


Mendapatkan kabar itu membuat Alya merasa tertinggal sangat jauh dibelakang Abira. Lagi-lagi ia merasa bahwa Abira lebih baik darinya. Dia yang baik memang pantas mendapatkan seseorang yang baik.


2 bulan kemudian..


Akhirnya setelah perjuangan panjang, Alya juga akan merasakan hari bahagianya. Hari dimana seluruh perjuangan kuliahnya akan selesai. Dengan usaha dan seluruh do'a nya, Alya lulus ujian skripsi dan bisa ikut mendaftar wisuda. Meskipun terhitung telat 1 semester, tapi Alya tetap bersyukur untuk itu. Ia yang dulu berniat mengakhiri kuliahnya, justru sekarang menyelesaikan nya dengan usaha dan kerja kerasnya sendiri.


Wisuda Alya diselenggarakan 1 bulan setelahnya. Ibu, bapak, dan adik-adiknya serta teman-temannya ikut hadir memberikan selamat kepadanya. Tak terkecuali Abira, setelah menikah ia bahkan tidak sedikitpun melupakan Alya. Padahal saat itu Alya tidak memberitahu nya sama sekali tentang kabar kelulusannya. Alya mencoba mengerti karena Abira telah berkeluarga. Tapi semua itu tidak menghalangi Abira untuk ikut memberikan ucapan selamat atas seluruh perjuangan panjangnya.

__ADS_1


Setelah wisuda, Alya memutuskan untuk kembali ke desa. Dirinya yang sudah menyatu dengan tempat itu seolah merasa tempat lain tidaklah tepat untuknya. Alya lebih memilih mengabdikan dirinya pada pondok pesantren tercinta tempat ia sekolah dulu. Dengan nama yang semakin panjang karena gelarnya, kini Alya dengan bangganya menyandang sebagai guru fisika disana. Mata pelajaran yang sangat jarang diminati oleh anak-anak lulusan pesantren seperti dirinya. Alya ingin merubah sudut pandang adik-adiknya, bahwa fisika tidaklah seburuk yang mereka pikirkan.


1 tahun kehidupan tenang yang Alya rasakan, kembali terusik dengan kabar yang membuatnya sedikit terkejut. Dengan santainya Malika mengirimkan undangan pernikahan nya dan Kaffa ke WhatsApp Alya. Namun, Alya heran dengan reaksi tubuhnya. Jika dulu mendengar kabar tentang mereka, pasti tubuh Alya merespon dengan tidak baik. Sedangkan sekarang merasakan dingin hati pun sudah tidak terlintas. Alya sadari bahwa ia sudah benar-benar menerima semuanya sekarang. Alya juga menyadari bahwa selama 1 tahun setengah ini hubungan mereka masih berlanjut bahkan sampai ke jenjang pernikahan.


Sejenak Alya menyandarkan badannya dibawah pohon rindang dipinggir sungai kecil yang ada dibelakang pesantren nya. Menatap langit yang terus berjalan, sama seperti kehidupannya. Alya menarik nafas dalam seolah tidak ingin ada lagi air mata yang akan ia keluarkan.


"Aku terima semua ini Ya Allah. Kanker ku, kista ku bahkan tukak lambung yang baru aku ketahui. Aku terima.. itu semua salahku, itu semua karena perbuatan ku. Ampuni aku yang sudah lalai dalam menjaga tubuh yang sedang Engkau pinjamkan ini Ya Allah."


...****************...


Hai teman-teman semuanya.


Jika kalian ada diposisi Alya, Bagaimana perasaan kalian ?

__ADS_1


Mendapati seluruh kenyataan yang ada di hidupnya, kira-kira kalian akan menerima atau justru menyerah ?


.


Aku ucapkan terimakasih banyak kepada teman-teman semuanya yang sudah bersedia membaca cerita ku ini ♥️


Cerita yang tentunya masih banyak sekali kekurangan didalamnya..


Melalui cerita pertama ini tentunya aku akan lebih banyak belajar..


Sekali lagi terimakasih banyak ♥️


Semoga Allah selalu melimpahkan nikmat kebaikan untuk kalian semua ♥️♥️

__ADS_1


__ADS_2