
Hari-hari berlalu begitu saja. Kebahagiaan yang dirasakan keduanya seperti surga di dunia.
Cekrekkkk...
"Selamat pagi semuanya.. selamat beraktifitas"
klikkk.. suara handphone Alya menandakan terkirimnya status foto selfi dengan senyum manis yang baru saja di upload pada story WhatsApp nya.
Di perpus..
"Alya .. kamu ngapain upload status foto selfi gitu ?" tanya Kaffa dengan muka cemburunya
"Memangnya kenapa Kaf ?"
"Sini mana handphone mu" Kaffa mengambil handphone Alya dan langsung menghadap status WhatsApp nya
"Aku nggak mau ya kamu upload status kayak gitu lagi ! foto itu cukup kamu simpan aja. Kamu juga nggak usah ikut-ikut komunitas kumpul-kumpul itu apalagi banyak laki-laki nya"
"Kamu kenapa Kaf ? Cemburu ?"
Kaffa hanya terdiam tanpa mengiyakan ataupun menyanggah pertanyaan itu.
Sikap posesif Kaffa mulai muncul, seolah ingin menunjukkan bahwa Alya hanyalah miliknya. Begitupun juga dengan Alya, Ia menganggap bahwa Kaffa melakukan itu semua karena dia sangat mencintainya, Kaffa tidak mau ada laki-laki lain yang mendekati nya ataupun bahkan sekedar memandang foto dirinya.
Dengan polosnya Alya menuruti kemauan Kaffa itu. Dirinya yang ceria perlahan-lahan menutup diri untuk teman laki-laki yang lain. Mereka memang saling mencintai, namun hubungan mereka tidak pernah di sahkan dengan status apapun.
Mereka tak jarang saling bertukar handphone untuk menjaga kepercayaan masing-masing.
__ADS_1
"Kaffa lihat ! cantik banget ya masjidnya. Aku pengen kesini Kaf" dengan sumringah nya Alya menunjukkan foto masjid yang ingin dikunjungi nya
"Ohh itu masjid baru yang lagi viral karena arsitektur nya itu ya ? hmm.. kayaknya kalau itu nanti dulu ya Alya, lokasinya jauh.. bisa dua jam dari sini. Terlalu besar resiko di jalannya. Aku nggak mau terjadi apa-apa sama kamu" jawab Kaffa menolak keinginan Alya
"Hmm iya nggak papa" jawab Alya dengan nada sedikit kecewa
"Sebagai gantinya aku antar kamu ke gedung belajar mu ya ?"
"ee.. nggak usah Kaf aku jalan aja lebih sehat hehe"
Alya memang tidak pernah mau diantar Kaffa kuliah meskipun itu hanya sampai di depan gedung saja. Alya tidak mau teman-teman kelasnya semakin tau tentang hubungannya dengan Kaffa. Meskipun Alya selalu lupa akan keimanannya ketika bersama Kaffa, tapi tetap saja, Ia tidak mau mencoreng nama seorang lulusan pesantren yang menjalin hubungan begitu dekat dengan lawan jenisnya meskipun tidak memiliki status apa-apa.
"Udah nggak usah nolak, ayo"
Alya tidak bisa lagi menolak permintaan Kaffa.
"Alhamdulillah nggak ada teman kelas depan gedung" gumam batin Alya
"Aku masuk dulu ya Kaf" ucap Alya dengan senyumannya, bergegas memasuki gedung karena Ia sudah terlambat
"Iya"
Alya masuk kedalam gedung menuju kelasnya. Kaffa yang sedang melihat punggung Alya semakin jauh dari pandangannya pun segera memutar motor nya untuk pergi.
.
tiba-tiba..
__ADS_1
"Bira... apa itu Bira ? Ya Allah benar itu Bira, aku yakin aku nggak salah lihat" suara batin Kaffa yang begitu kaget melihat sosok perempuan cantik tinggi semampai dengan pakaian muslimah modis nya yang ada diseberang jalan gedung Alya belajar
"BIRAAA.." teriak Kaffa memanggil perempuan itu sambil perlahan menghentikan laju motornya
Perempuan itu hanya menoleh kearah Kaffa tanpa merespon panggilannya. Ia terburu-buru dengan berlari kecil menyebrangi jalan segera memasuki gedung itu.
"Hahh benar itu Bira, tadi dia menoleh.. haahhh Ya Allah, Biraaa" suara batin Kaffa yang benar-benar tidak menyangka akan pertemuan singkat nya dengan perempuan itu
Tampak ketika dikelas Kaffa tidak fokus mengikuti perkuliahan, tubuhnya ada dikelas tapi memori pikirannya terus menerus memutar pertemuan singkat nya dengan wanita yang dipanggil nya Bira.
"Apa Bira juga kuliah disini ? tapi kenapa Bira memasuki gedung tempat Alya belajar ? apa mereka satu jurusan ? tapi hampir setahun lebih kuliah di sini aku tidak pernah berjumpa dengannya dikampus ini.. Ahhhh penampilan dia benar-benar sangat berbeda sekarang" (batin hati Kaffa yang terus menerus bergumam memikirkan Bira)
.
.
bersambung..
...****************...
Halo readers..
Terimakasih banyak sudah bersedia membaca novel pertamaku. ♥️
Sejauh ini aku belum tau apa kesalahan yang ada pada novel ku. Bagian mana yang harus ku perbaiki. 😌
Silahkan tinggalkan komentar sopan untuk membantu perkembangan ku dalam menulis ya.
__ADS_1
Terimakasih. Salam sayang. Alana..♥️♥️♥️♥️