Kisah Amanda Putri .

Kisah Amanda Putri .
14. di Mall


__ADS_3

Setelah memilih baju yang dirasa cocok untuk David Manda langsung menyerahkan nya pada David dan David langsung menerimanya.


Setelah selesai David yang diam diam memilih gaun untuk Manda dan tlah membayarnya terlebih dahulu.


David sengaja membeli gaun agar Manda suatu saat mau diajak makan malam olehnya. setelah selesai belanja Satria tak lama datang dan langsung meluk Manda


"gw kangen banget sama lu. pliss jangan dilepas ya".


Manda yang terpaku diam dan membisu membiarkan sahabatnya meluk tanpa membalas.


sudah beberapa menit kemudian Satria menatap gadis itu sambil memegang rahang manda


"kenapa lu ga kabarin gw tentang kabar lu?? gw dah tau lu pernah terluka karna nolongin orang. lu dah kerja mana ada lu cerita sama gw? lu nganggep gw apa sih Manda sayang?? jangan giniin gw asli gw ga bisa diginiin sama lu".


Manda hanya mengangkat alisnya satu dengan tatapan datar


"kamu di Semarang sibuk aku ga mau ganggu".


Satria tak percaya dengan kata kata barusan "gw kangen lu sumpah kangen jangan giniin gw lagi"


lalu langsung memeluk Manda lagi.


"Sat udah yah malu tau diliatin David dan yang lain" lirih Manda.


tak peduli dengan ucapan Manda, Satria malah tak melepaskan pelukannya.


sesaat kemudian baru dilepas Satria.


"Udah peluk-pelukannya? dah kaya Teletubbies tau ga" ketus David


"Jadi gimana, mau makan dimana?" Amanda mengeluarkan ucapannya


"Traktir makan ya Manda? gaji pertama lu?" tanyannya Satria


"Iya" jawab Manda


"traktirnya nanti aja ya, hari ini gw yang bayar" Satria.


"Okeh" David jawab


setelah mencari lokasi makan, mereka duduk lalu memesan. tak lama hp Manda berdering dengan tampilan nomor yang belum disimpan lirih dalam hati "nomor siapa ini??" tak lama Manda geser tombol hijau disebrang sana memulai percakapan.


"Hallo dengan Manda saya bicara??"

__ADS_1


deggg . Manda langsung pucat mendengar ucapan yang sangat baku hingga bertanya tanya dalam hati lalu dijawabnya dengan gugup


"i... iyaa saya Manda, maaf dengan siapa saya bicara??"


" Heii kamu di telpon saja masih gugup. ini aku Steve kau ingat?? orang yang ikut dibawah payung denganmu ketika hujan kemarin??"


senyum pun langsung menampakkan dibibir Manda


" oiya. kak Steve apa kabar? ini nomornya ya?"


"hahahah apa kau bawel ketika berbicara di telpon? senang aku dengarnya.. iya kau bisa simpan nomorku ini. aku menelpon mau ajak kamu makan malam . bisa kan? Minggu esok kamu kerja shift 1 kan? biar pulang kerja aku yang jemput" panjangnya Steve


perasaan senang campur bingung seolah jadi satu ditambah adanya 2 orang yang sedari tadi memperhatikan dirinya membuat Manda begitu gugup.


tak lama Manda pun jawab "aku kabari nanti sampai jumpa" lalu dimatikannya telpon tsb.


David dengan menaikan satu alisnya tampak dengan tatapan membunuh "siapa itu nda??"


"temen aku" jawab singkat Manda


"ada perlu apa? lu punya Temen baru? siapa? kok ga ngenalin ke kita?" cerewetnya David


"Suatu hari nanti" sambil senyum kecut Manda jawab


tak lama makanan datang. hening hanya ada suara keramaian mall dan dentingan sendok garpu. tak lama setelah selesai . diliriknya jam tangan sudah pukul 13.00 satria mengusulkan untuk nonton karna dia ingat sekali Manda ingin merasakan nonton bioskop. tapi karna gak punya uang maka ia mengurungkan niatnya tsb. sadar selagi ada di mall Satria pun mengusulkan


"okeh aku bayar sendiri" jawab singkat Manda


"Gw aja yang bayar" usul David


"trus aku bayar apa??" Manda


sambil memegang bahu Manda dengan tatapan tajam David


"dengan lu mau diajak nonton aja gw udah bersyukur jadi gausah protes okeh cantik"


"nanti traktiran lu pasti kita pake kok tenang aja tapi mungkin ga sekarang" timpal Satria


karna teman temannya sudah bilang seperti itu, otomatis satu satunya cara dengan menuruti kemauan mereka.


setelah sampai bioskop dan memilih film yang akan ditonton mereka masuk gedung bioskop dan memilih tempat duduk. Manda duduk di tengah


takjub. satu satunya kata yang terucap dalam hati Manda namun ekspresi wajahnya hanya datar tanpa memperlihatkan.

__ADS_1


1 jam berlalu mereka selesai nonton bioskop dan keluar meninggalkan gedung theater. setelah itu Manda memutuskan ke toilet ditinggalnya kedua sahabatnya itu. tak lama Manda usai dia melihat sosok yang dia yakin dikenalnya " Mas Kevin ya"


Kevin kaget bukan kepalang terlebih ia jalan dengan seorang wanita. ya mantan pacar nya yang sedang merengek minta balikan memaksa Kevin untuk menemaninya ke bioskop. karna kelemahannya adalah tatapan iba sambil menggenangkan air mata yang akan jatuh membuat Kevin mau tidak mau menyetujuinya. dengan gagap iya menjawab


" i... iya kok kamu disini??"


cewek disebelah Kevin dengan gelayut manja langsung jawab " sayang dia siapa? kamu kenal??"


merasa risih atas apa yang dilakukan Aprillia membuat Kevin sedikit menjarak dan melepaskan rangkulan tangan Aprillia dan jawab


"ini Manda orang yang kmaren nolongin akun pas ditodong dijalan. sampe dia kena tebas pisau tangannya ".


sadar betul apa yang dia lihat membuat Manda risih dan berucap "Aku duluan ya mas" lalu pergi meninggalkan mereka berdua


"Manda tunggu" Kevin dengan cepat mengejar Manda namun ditahan Aprillia


"kamu mau ngapain cewe kampungan itu? liat deh penampilan nya norak"


"jaga ucapanmu kamu bukan siapa siapa aku ingat?? kamu beberapa hari lalu minta putus aku turuti dan sekarang kamu kaya gini seolah ga terjadi apa apa hallo kamu berucap seolah Manda cewek norak!! ingat Manda jauh lebih terhormat dibandingkan kamu yang merelakan nyawanya terancam demi seseorang yang tidak ia kenal sama sekali."


tak percaya dengan apa yang didengarnya membuat Aprillia bukan kepalang nangis, satu satunya jalan yang ia harus lakukan


"kamu kok tega bilang kaya gitu? aku kan dah minta maaf sama kamu dan minta balikan pleasee. .. jangan dibahas lagi."


" kamu yang mulai. inget aku belom terima permohonan balikan kamu jadi kita gada hubungan apa apa, aku pulang kamu nonton sendiri"


kesal campur bingung membuat Kevin murka lalu meninggalkan bioskop sambil mencari sosok yang dibuat nya bingung dan merasa bersalah. setelah keluar dia melihat Manda dengan 2 pria memasuki toko buku.


mereka berpapasan dan Kevin menarik tangan Manda "bisa kita bicara sebentar"


Manda langsung jawab "oke" dan mereka bicara menjauh dari kedua sahabat Manda


" maaf soal tadi. April bukan pacar aku lagi sungguh dia udah mutusin aku beberapa bulan lalu dan dia sekarang ngajakin balikan aku belom jawab iya. kamu jangan salah paham ya!!"


dengan tergesa gesa karna habis berlari


Manda dengan ekspresi datar langsung jawab "hubungannya sama aku apa??"


degg Kevin dengan menurunkan dadanya tiba tiba seolah akan jatuh membuat bingung bukan kepalang "Aku takut kamu sangka April pacar aku. sumpah aku gada hubungan apa apa lagi"


" mau pacaran atau ngga itu privacy kamu bukan urusan aku, yaudah aku ke toko buku dulu ya gaenak temen aku dah nungguin" jawab panjang Manda


"oke aku ikut" Kevin dengan gerak cepat menjawab .

__ADS_1


tbc


okay lanjutin ya bacanya di episode ini . keren banget si Manda ini di kelilingi 4 cowok sekaligus author juga mau deh kalo gitu .. kira kira Manda suka sama yang mana yaa????? ....


__ADS_2