
Disinilah Amanda di kota pelajar dengan sejuta pesona dan kaya akan masakan Nusantara dengan citarasa manis. Yogyakarta adalah daerah istimewa yang dipimpin oleh seorang sultan sebagai gubernurnya.
ia sudah melihat alamat dengan jelas di benda pipih untuk memastikan apakah benar alamat yang ditujunya sesuai dengan instruksi yang diberikan Kevin.
saat ia akan memasuki area tsb, ia menemukan seorang yang sepertinya bekerja di sana. rumah nya sangat asri dengan rimbun pohon dan halaman yang luas juga bentuk rumah joglo yang sepertinya sudah puluhan tahun namun masih asri dan terawat. perlahan ia memasuki area dan bertanya.
"Nuwun sewu pak, Napa leres Niki griya Sanjaya?" (permisi pak, apa ini benar kediaman Sanjaya?) tanya Manda dengan sopan
"leres wonten ingkang kula saged rencangi??" (oh benar ada yang bisa saya bantu??) tanya bapak parubaya tersebut
kula amanda kanca saskiya saking jakarta, punapa saskiya wonten ing ngriki pak??" (saya Amanda teman saskiya dari jakarya apa benar saskiya ada disini pak??)
bapak ini berpikir apa ia harus jujur atau berbohong karna Kevin sudah berpesan jika ada pria atau yang bertanya mengenai Kiya ia harus menjawab tidak namun melihat Amanda sepertinya ia akan bertanya dahulu ke Kiya atau Kevin untuk memastikan
"ngenteni sedhela saya bakal takon wong njero dhisik" (tunggu sebentar saya liat me dalam dulu sebentar) ucap bapak tsb dan meninggalkan Manda sedang dia menunggu di post depan. tak lama bapak tadi datang lagi
"mangga mlebet mbak empun dientosi mbak saskiya didalam" (silahkanasuk mba sudah ditunggu mba saskiya didalam) ucap bapak tsb dan Manda berjalan ke dalam mengikuti bapak tsb untuk menunjukan ruangan Kiya berada tak lama ia melihat sosok wanita sedang menghadap jendela dengan tatapan kosong dan bapak itu pamit "Kula kantin nggih mbak"
"nuwun Sewu pak" (terimakasih pak)
"sami sami" (sama-sama)
Amanda langsung menghampiri gadis tsb. sendu dan penuh kesedihan, itu yang tergambar didalam ekspresi muka air Kiya. ntah apa yang terjadi ia tak ingin mengambil kesimpulan sendiri " Kiya" ucapan pertama untuk memecahkan kesunyian tsb.
__ADS_1
gadis itu menoleh menghadap Amanda dengan tatapan sedih dan air mata " Manda" mereka berpelukan dalam Isak tangis sungguh diluar prediksi Manda. ia mengira sahabatnya tsb akan marah dan menolak namun tidak demikian
setelah lima menit berlalu, Kiya melepas pelukan ada rasa nyaman dan lega yang dirasa sedikit terangkat beban yang ia hadapi
" kamu apa kabar Kiya??" Manda masih berusaha tenang dan tersenyum walaupun hati nya menangis melihat sahabatnya yang dulu sangat ceria.
" gue hancur Manda gue hancur. gue ga punya masa depan gue gagal jadi manusia berguna"
" kamu bicara apa?? coba kamu ceritain maaf ya aku gada pas kamu lagi terpuruk" Manda merasa bersalah pada Kiya
" Lo ga salah apapun ini murni kesalahan gue"
" kamu kalo belum siap cerita gapapa kok aku bisa nunggu" Manda masih berusaha menenangkan Kiya sambil mengelus rambut surai sebahu milik Kiya
" David tau kamu hamil??"
" cuma Lo yang tahu gada lagi bahkan kak Kevin pun ga tau"
" trus kamu mau dijodohin sama teman kakak kamu"
" awalnya gw Nerima tapi pas gw tahu hamil gw bingung gw harus apa" ucapannya sambil menangis
" aku boleh kasih saran ga??" dan di jawab anggukan oleh Kiya
__ADS_1
" kamu harus kasih tau David dengan kalian bicarain baik baik soal kedepannya biar bagaimanapun anak ini ga salah apa apa karna pada dasarnya kedua orang dewasanyalah yang salah bukan anak ini. terus cari jalan keluarnya jangan mementingkan ego masing-masing harus ada yang mengalah lalu jika sudah menemukan jalan keluar baru kalian bicarakan ke kak Kevin berdua. biar bagaimanapun kak Kevin itu wali kamu di sini sedang orang tuamu jauh jadi tanggung jawabmu masih di kak Kevin selagi belum sah dengan David atau yang lain" ucap Manda panjang lebar
mendengar penuturan sahabatnya ia sedikit ada pencerahan baiklah ia akan belajar menurunkan egonya agar menemukan titik jalan
" semua akan baik baik aja aku bakal bantu apapun untuk kalian berdua" ucapan Manda meyakinkan Kiya dengan menggenggam erat tangan sahabatnya tsb.
.
.
di Jakarta, Arya sudah menyelesaikan pekerjaannya. hari ini rencananya ia akan mengajak kekasihnya sekedar makan malam atau jalan jalan mengingat jam pulang kantor tlah tiba. ia sambil bersenandung gembira dengan melangkahkan kakinya menuju lobby dan melajukan mobil Audi type RSQ8 miliknya. tak lama ia meninggalkan kantor
ia sengaja tak memberitahu kekasihnya agar menjadi sebuah kejutan untuknya yang belakangan ini jarang komunikasi semenjak Amanda pulang dari Surabaya bukan karna ia malas namun pekerjaan yang membuatnya sibuk dan Manda sebagai kekasih yang pernah satu kantornya pun seperti memaklumi akan hal itu dengan tidak merengek untuk selalu ada untuknya.
kadang Arya bingung dengan kekasihnya tsb apa karna Manda yang tak peka atau karna kelewat cuek sehingga sengaja dirinya tak mengabarinya agar kekasihnya tsb mencarinya atau sekedar menghubunginya dahulu namun nihil justru Arya yang geram dibuatnya.
tak lama ia sampai di lobby apartemen milik kekasihnya tsb dan langsung menaiki room milik kekasih ya tsb.
.
tbc
notice : apa kabar semua?? maaf kalo bahasa jawanya nggak nyambung karna aku bukan orang Jawa asli dan aku juga cari di translate. karna mengingat Manda dari Semarang dan Yogyakarta khas dengan bahasa Jawa halusnya aku jadi bingung pake bahasa jawanya yang mana ternyata tiap daerah itu berbeda bahasanya tidak seperti bahasa Indonesia baku yang ada di KBBI hahahaha pusing aku tolong kalo salah di kasih tau jangan di bully ya makasih all lap yu ..
__ADS_1