Kisah Amanda Putri .

Kisah Amanda Putri .
Aku Manager Baru??


__ADS_3

Ketika Amanda masuk ke dalam ruangan semua teman temanya langsung menghampiri meja Manda


" lu kenapa?" Maya


" lu dipecat juga??" Monic


" apa dilamar jadi istrinya CEO??" Andini


" kalian ini kalo ngomong ga disaring dulu apa ya" Manda


" weddeeewwww baru ini seorang Manda ngomel gitu hahahhaha" Monic, Manda dan Andini meledek


" aaakuuu ... emph aku ... duh gimana ya " Manda


" Jan buat gw penasaran" Monic


" aku jadi manager keuangan gantiin Bu Sofie .." Manda


" wew ... congratssssss ... gw kira gw punya atasan baru yang lebih sableng dari Bu Sofie hahahha" Maya


" mba mayaaaa ... aku ga yakin bisa atau nggak nih huft .... " keluh nafas Manda


" ya setidaknya atasan gw yang baru bisa gw gibahin kalo cuma lu mah nda !!" Andini


" kalian gakan naik gaji kalo gitu" manda


" weddeeewwww sadissss njirrr .. kampret " maya


" ampun nyonya. saya ga ikutan mba maya" Monic


" pesta dong ntar pulang kerja nih" Andini


" oke. kalian pesenin tempatnya. mba maya bawa mobil kan??" Manda


" tentu. yaudah Monic sama Andini cari tempatnya oke" Maya


" yang stagramable ya biar enak buat putu putu hahahha " Monic


" atur .. oiya aku mau reshuffle jabatan kalo gitu" Manda


" Jan kasih kerjaan lu ke gw sumpah bagian lu paling susah cukup satu setengah tahun yang lalu gw ngerjain sampe gw harus angkat bendera putih tanda menyerah " maya


Ya ... sebelum Manda masuk memang tugas Maya adalah yang dikerjakan Manda namun karna ga sanggup ia memohon kepada Bu Sofie untuk mencari karyawan baru yang dapat mengerjakan tugasnya.


" Jadi tugas aku siapa yang ngerjain?? padahal kalo tau celahnya gampang tau . nanti aku bimbing sampe bisa.


aku gamau orang baru soalnya bakal susah banget." Manda


" oke gw mau tapi gaji gw naik ya" Andini


" yaudah karna kerjaan ku memang susah jadi aku akan naikan gajimu 10% deal ya." Manda


" weddeeewwww sadis bos kita ini" maya dan Monic


" oke. orang baru lagi di cari pak Andreas. nanti yang test praktek Andini dan aku yang test interview" Manda


" siap. trus gimana lagi??" Maya


" mba maya buatin SOP dan IK yang baru ya nanti aku cek biar bisa di legal ke pak Andreas sama CEO baru. oiya ada kabar juga nanti semua staff akan di jadi satu. tapi manager akan dilantai atas semua bareng CEO baru. " Manda


" siapa aja Bu bos yang disatuin??" Monic


" pemasaran, marketing dan keuangan yang disatuin kalo HRD tetap dipisah.


karna gada kaitannya dengan kita" Manda


" trus kalo manager??" Maya


" kalian tau kan lantai 21 itu khusus buat CEO dan masih kosong banget ruangannya?? nanti bakal di sekat gitu per ruangan ukurannya SE ruangan kita gini lah terus CEO tetap ada disitu. ga berubah, oiya bos baru cari sekertaris tuh mana tau kalian pada minat atau ada refrensi. gajinya setara sama manager tapi gaya kerjanya kaya kerja rodi gitu hahahhaha" Manda


" weddeeewwww pencapaian baru Bu bos bicara panjang berasa pidato njirr" Maya


" mba maya sebagai yang paling tua tolong ya ajarin yang lain dengan baik hahahha" Manda ngeledek


" shiiittt berasa gw emaknya bagian keuangan ya mentang mentang gw yang paling tua belom kawin gw kaleee" Maya


"Lmaooooo semua pun tertawa.


" Oke ini jam 15.00-17.00 kita acara santai ya. semua kerjaan besok aja kita kerjain" Manda


" sering sering lah lu nyuruh santai begini" Maya


" karna bagian lain gakan nelpon kita. semua bagian tau kalo kita lagi resufle divisi. tapi gada yang tau kalo yang gantiin Bu Sofie aku, jadi biar mereka tau sendiri ya. " Manda


" siap Bu bos" semuanya

__ADS_1


di tempat lain .


" shitttt. ini junior kenapa pake bangun sih tiap gw bayangin Manda" gumam dalam hati Arya


" ada apa tuan??" Azka tanya Arya melihatnya begitu gelisah


" Booking wanita 1 kita pake hotel biasa. junior ngamuk abis liat Manda minta dimanja" Arya


" kenapa harus sekarang sih juniormu itu bangun?? ga bisa dijinakin apa??" Azka


" dah buru cari. kalo bisa yang seperti Manda. aku seperti sedang dipermainkan oleh nya" Arya dengan muka memerah seperti kepiting rebus


" oke oke. aku tau hasrat mu itu memang harus di salurkan" Azka meledek Arya yang memang tahu kelakuan teman sekaligus atasannya tsb.


" shittty buru cepet" Arya


" hayo kita kebawah, pesanannya udah datang" Azka


mereka pun meninggalkan kantor dengan cepat, tak lama sampai hotel.


" aku tunggu diluar kalo ada perlu telpon saja" Azka langsung melenggang keluar hotel


dibuka langsung kamar hotel type suit room lalu masuk kedalam benar saja sudah ada wanita dengan baju kurang bahan sedang menggoda diatas ranjang king size.


" Hay sayang .. aku sudah menunggumu sedari tadi? tak maukah kau yang agresif terlebih dahulu honey?? sambil menc*mbu Arya


" gausah basa basi langsung saja" Arya yang mengkode wanita tsb langsung bermain sangat panas hingga 4 ronde.


setelah sudah petang, mereka mengakhiri sesi permainan tsb.


" pergilah. jangan cari aku. ini cek untuk mu" melempar sebuah cek ke atas kasur


" okay honey. kamu bisa panggil aku kapanpun kamu mau"


wanita panggilan tsb. lalu meninggalkan Arya yang masih tak memakai apapun dan hanya menutup badan polosnya dengan selimut hotel.


tak lama Arya pergi ke kamar mandi dan membersihkan dirinya.


Arya memang bukan seorang yang sempurna, pekerjaan yang banyak dan rumit terkadang membuatnya pusing hingga dia mengenal yang namanya bar . terutama ketika dia berada di Rusia temannya selalu mengajak having s*x dan alcohol sehingga sudah terbiasa.


namun keluarga tidak ada yang mengetahui perbuatan bejadinya diluar. hanya Azka, sahabat plus asisten kepercayaan nya yang tahu.


bagaimana tidak sejak umur 15 tahun Azka sudah mengabdi kepada Arya dan keluarga. Azka berumur 29 tahun sedangkan Arya berumur 27 tahun.


" pulanglah istirahat. sepertinya aku akan disini malam ini" Arya


" bedebah, kau bukannya bilang daritadi kalo kau tak pulang aku tak perlu menunggumu terlalu lama begini" keluh Azka


" hahahah maafkan sahabatmu ini, mumpung masih sore. kenapa kau tak cari saja wanita ONS untukmu??" ledek Arya


" aku bukan pria ****** sepertimu bodoh" Azka


" kau sesekali coba makanya jangan hanya mencari untukku saja" Arya


" lebih baik aku menjadi jomblo terhormat daripada sering having s*x sepertimu ." ditutup lah telpon sepihak oleh Azka.


" bodoh hanya kau yang tak mau menikmati wanita bug*l .


padahal aku sudah bilang masalah bayaran biar aku yang urus. dasar bodoh" lirih Arya


.


di tempat lain .


" ayo kita selfi dulu sama Bu bos baru" Monic


" hayu bilang kimchi satu dua tiga " aba aba Maya


" kimchi" bersamaan.


" gimana bubos besok siap kan jadi bos baru kita??" ledek Maya


" oiya aku mau buat aturan ke kalian, kalo lagi berempat panggil nama boleh kalo lagi dikantor ada orang lain panggilnya Bu. okay dan dilarang protes " Manda


" siap Bu bos " Maya, Monic dan Andini


" ayukk dimakan kalian mau apapun pesen bebas aku traktir hari ini" Manda


" siap " merekapun langsung menikmati makan malam mewah mereka.


setelah selesai mereka pulang tepat pukul 20.00


Manda sampai kost pukul 20.30


keesokan harinya Manda tiba di kantor seperti biasa pukul 07.30 dan berkutat di meja kerja awalnya.

__ADS_1


Monic, Maya dan Andini heran kenapa Manda masih duduk di kursi lamanya


" bubos kenapa masih duduk disitu??" tanya Maya


" komputer aku di settingnya hari ini sama IS, tadi aku sampe ditelpon manager IS kalo aku baru bisa kerja sekitar jam 10an. jadi aku disini dulu aja" Manda


" oh .. oiya Bu bos pindah ruangan kapan??" tanya Andini


" secepatnya si katanya si CEO itu." Manda


tak lama bel masuk. Manda yang bingung dengan apa yang harus ia kerjakan pasalnya data yang ada di email Bu Sofie sudah dipindah ke email miliknya dan sedang disetting oleh orang IS. sedangkan pekerjaan lamanya sudah dipegang Andini


" aku akan keatas sebentar" manda


" baik Bu bos" Andini, Maya dan Monic


Manda langsung menaiki lantai 21 untuk melihat lihat diruangan itu ada pekerja IS yang sedang mengerjakan meja manda, lalu Manda berbincang dengan orang IS.


" mas Amir. ini meja siapa? tanya Manda pada salah satu orang IS


" buat manager keuangan mba Manda" ucap Amir yang memang sudah mengenal Manda


" loh berhadapan langsung dengan ruang CEO mas, apa ngga salah??" Manda terkejut


" ini sesuai permintaan pak CEO mbak" Amir


" ( dalam hati) oh good, aku diawasin terus sama pak CEO itu." Manda


" sedang apa kau disini??" Arya teriak


kaget.


" selamat pagi tuan maaf komputer saya sedang dipindah keatas dan data Bu Sofie sedang di transfer ke milik saya,


komputer lama saya sudah tidak bisa diakses lagi karna perubahan data sedang dilakukan jadi saya tidak ada kerjaan daripada saya ganggu bagian keuangan makanya saya kesini melihat ruangan baru saya " penjelasan Manda


" kau minta laptop saja dulu ke bagian IT kalo gitu" Arya


" apa tuan tak dengar apa yang tadi saya ucap??" Manda sedikit emosi


" oiya. kalo begitu jangan mengganggu bagian IS bekerja." Arya


" tuan boleh saya tanya?" Manda dengan tatapan tajam ke arah Arya sehingga Arya menelan salivanya begitu kasar.


" katakan" Arya


" kenapa ruangan saya berada persis didepan ruang CEO? apa kau akan memeriksaku terus apakah kerjaanku beres atau tidak?? " tanya Manda dengan lantang


deeegghgg Arya bingung harus menjawab apa, sebenarnya Arya sengaja memilih ruangan Amanda didepan ruangannya agar dia dapat melihat Manda setiap hari yang tak pernah bosan ditatapnya.


namun apa jadinya kalo dia jujur jatuh harga dirinya.


" oh .. itu Azka yang urus, aku hanya tau beres" bohongnya


dalam hati Arya ( ini anak bener bener gabisa diboongin terlalu teliti jadi orang)


" siapa saja yang ada diruangan ini??" tanya Manda


" manager keuangan, pemasaran, planner, marketing" hanya itu" Arya


" dan saya adalah wanita paling cantik karna yang lainnya laki laki!!" Manda dengan penuh penekanan.


deeeeggggg.. "duh kenapa gw jadi bego sih ngomong sama Manda?? dimana wibawa lu Arya " gumam dalam hati


" nanti ada sekertaris cewe, tenang saja" Arya


" oke" Manda lalu meninggalkan Arya yang mematung


tak lama Azka datang


" dasar bodoh. dikasih pertanyaan kaya gitu aja udah kalang kabut jawabnya" Azka


" jaga ucapan mu bodoh" Arya


" itu kenyataannya kawan" Azka


" kau ..." Arya pergi meninggalkan ruangan yang sedang diperbaiki oleh IS untuk bagian manager keuangan dan masuk ke ruangan kerjanya, Azka hanya senyum penuh kemenangan dan menyusul sahabatnya tsb.


.


tbc


Author : makasih ya yang udah dukung author . memang buat novel kaya gini tuh kadang moodnya swing sering up sering down. dan karyaku ini adalah yang pertama jadi kosakata ataupun tatanan ketikan nya masih acak kadut . akan tetapi author terus berusaha memperbaikinya apabila terjadi kesalahan


dan author amat berterimakasih untuk yang udah like . dukung dan vote . sumpah author sangat senang ada yang myemangatin gitu . Luph U 😍😍😍😍 maaciwww 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2