Kisah Amanda Putri .

Kisah Amanda Putri .
Aku Pergi


__ADS_3

setelah berbicara empat mata dengan Nana, Manda langsung menaiki lantai 21 untuk bekerja. seperti biasa ia akan fokus bekerja tanpa memperdulikan masalah pribadinya.


rapat tahunan akan dimulai, semua direksi dan staff telah berkumpul diruang meeting besar. Arya yang sedaritadi ingin berbicara serius dengan Manda hanya sebuah angan angan saja ditambah adanya masalah kecil mengenai masalah pemilik saham yang tiba tiba walk out untuk masalah pembangunan proyek saham baru di Bali dengan nilai fantastis.


Arya pusing bukan kepalang sudah jatuh tertimpa tangga pula. ia harus meluruskan masalah pekerjaan dahulu baru dengan Manda.


mau tidak mau Arya harus terbang ke Bali dengan Azka untuk meluruskan masalah. ia sempatkan mampir ke ruangan Manda yang sudah kembali dari rapat tahunan.


" kita harus bicara" ucap Arya setelah menerobos ruang kerja Amanda


" ini jam kantor kalo soal urusan pribadi kita bicara setelah selesai jam kerja" ketus ucapan Manda


" aku akan ke Bali untuk urusan kantor setelah itu kita bicara baik baik aku mohon dengarkan penjelasan aku soal kemarin"


" oke aku akan tunggu"


Arya frustasi sudah pusing dengan pekerjaan kisah cintanya juga rumit. ia langsung pergi ke Bali untuk menyelesaikan masalah besar yang tak bisa ia tinggalkan.


seminggu berlalu tanpa adanya komunikasi antara kedua nya membuat rasa bersalah pada Manda. harusnya ia selalu ada di sebelah Arya dalam kondisi terburuk sekalipun.


Manda menghubungi pihak Bali dan bertanya apakah Arya masih lama disana. dan belum lama ia bertanya dengan pihak Bali tiba tiba ada notifikasi dari nomor tidak dikenal dan melihat foto Arya sedang tertidur berselimut dengan seorang wanita yang tidak lain adalah Nana.

__ADS_1


pantas saja Arya tak mencoba menghubungi ataupun memperbaiki hubungan ini ternyata ia ditemani wanita masa lalunya tsb. benar dugaan Manda bahwa Arya masih mencintai Nana.


notifikasi surel dari pihak HRD mengatakan bahwa masalah dibali selesai dan Arya akan kembali ke Jakarta petang ini.


merasa tidak siap dengan keadaan Amanda memutuskan untuk menghabiskan cuti tahun ini dan mengajukan kepada HRD. pekerjaan Manda akan dipegang sementara oleh mba Maya karyawannya.


setelah mendapat persetujuan Manda langsung pergi ke apartemen dan bergegas menyiapkan baju untuk ia bawa ke sebuah tempat. ia mau mengajak Cahyo namun ia sedang magang sehingga ia tak dapat ikut.


Manda tak bilang apapun pada Cahyo hanya ingin menenangkan diri ke sebuah tempat yang ia katakan pada adik laki-lakinya.


tak lupa ia tulis surat untuk Arya jika ia datang ke apartemennya agar Cahyo memberikan surat yang ia buat.


nihil tak ada siapapun di lantai 21. frustasi dengan keadaan ia langsung menuju ke apart milik Manda. namun nihil sampai sana hanya ada Cahyo sang adik yang baru pulang magang.


" mas masuk dulu sini" ucap Cahyo yang langsung disetujui Arya


" kalian berdua ada masalah?? aku lihat dua Minggu ini keadaan kakak kacau banget. maaf gada maksud aku ikut campur mas" ucap cahyo


" masa laluku datang dan mengacaukan segalanya aku mau menyelesaikan namun ada masalah kantor dibali dan aku baru pulang belum lama. selama dibali aku tidak sempat menghubungi Manda karna benar benar sibuk aku takut ia marah padaku."


" huft kak Manda pergi dan hanya menitipkan surat ini untuk mas. " Cahyo sambil menyodorkan sebuah amplop putih berisi dua surat.

__ADS_1


surat pertama berisi surat pengunduran diri dan surat kedua surat pribadi ditunjukan untuk dirinya.


*Ter****untuk mas Arya.


jika kamu membaca surat ini. artinya kamu sudah membaca surat pengunduran diriku dari perusahaan.


sebelumnya Nana mendatangiku untuk memintaku menjauhimu. awalnya aku tolak namun aku tidak mau egois. makanya aku kasih pilihan ke kamu secara pribadi. jika kamu memilihku, maka aku akan setia disampingmu namun Tuhan tidak berpihak padaku.


sepertinya kamu masih menyayangi mantan terindahmu itu. kenapa aku bisa bilang begitu?? aku temukan foto yang aku lampirkan dari seseorang dan itu menurutku sebuah bukti kongkrit atas jawaban hatimu.


kini aku sadar sepertinya aku harus pergi dari hidupmu dengan cara pergi dari perusahaan dan dari hidupmu supaya aku tidak terbayang olehmu lagi.


maaf jika selama ini aku hanya jadi penghalang kebahagiaan kalian dan terimakasih untuk semua hal indah yang kamu torehkan untuk kebahagiaan ku.


Aku pamit


Depok, 02 Desember'


Amanda Putri.


tbc***

__ADS_1


__ADS_2