Kisah Amanda Putri .

Kisah Amanda Putri .
bonchap 4


__ADS_3

sinar matahari menggantikan sinar rembulan. dua orang insan sedang menikmati tidur nya bagaimana tidak pertempuran panas yang dilakukan kedua insan tsb baru selesai pukul 03.00 dinihari.


setelah Amanda mengatakan dirinya siap, Arya tak hentinya membuat Amanda bekerja dalam dunia perkasuran bahkan terhitung sudah lebih dari 10 kali Amanda pelepasan namun hanya tiga kali Arya melakukan pelepasan seolah tidak ada habisnya, Arya seolah berbuka puasa setelah sekian lama berpuasa panjang maklum saja, sejak berkomitmen melakukan hubungan serius dengan Amanda, ia sudah tidak melakukan lagi untuk sekedar jajan dengan wanita ons. ntahlah baginya sekarang tubuh istrinya bagaikan candu baginya.


Amanda membuka mata, melihat pahatan indah sang suami yang masih terlelap. tidak menyangka bahwa dirinya akan menjadi wanita Arya seutuhnya, ada rasa bangga sudah sampai titik ini namun ia juga merasa insecure dengan dirinya sendiri apakah ia pantas memantaskan diri dengan sang suami yang notabennya bukan orang sembarangan??


Amanda ingin memegang wajahnya, namun urung ia lakukan, ia segera bangkit dari tempat tidur namun dirinya meringis bagaimana tidak, bagian intim nya terasa sakit perih dan sepertinya lehernya terasa bengkak karna kissmark yang diciptakan suaminya tsb


" aawww"


Arya membuka matanya melihat istrinya mencoba bangun dari tidurnya


" sayang kau kenapa??"


" mau ke kamar mandi tapi sakit mas"


oh iya Arya lupa jika Amanda adalah perawan yang baru di bobol olehnya malam tadi ditambah Arya seperti tidak ada lelahnya menggempur semalam


" aku antar ya sayang"


terpaksa Amanda mengiyakan karna badannya terasa lengket dan belum dibersihkan saking tidak kuatnya semalam untuk bangkit


" anterin aja ya jangan aneh aneh"


Arya tertawa istrinya terlalu pandai mengatakan demikian memang sebenarnya ada niat terselubung dibalik mengantar istrinya ke kamar mandi


* udah ayukk"

__ADS_1


Amanda merona, bisa bisanya Arya menggendongnya dalam keadaan naked seperti itu. lihat lah adik kecilnya seperti tidak ada lelahnya untuk tegak, Amanda menelan Saliva ya dengan kasar oh tidakkah Arya malu sedikit dengannya biar bagaimanapun ia belum terbiasa dengan situasi ini.


" jadi tidak?? hayu aku gendong"


" mas bisakah kamu menggunakan baju atau celana dulu jangan seperti itu"


Arya tertawa, ternyata Amanda sedaritadi diam karna melihatnya naked, ide jahil muncul dibenak Arya


" kan semalam udah liat semuanya?? ngapain ditutupin lagi apa mau bermain lagi?? aku siap kok"


suami menyebalkan dirinya hanya lelah saat ini namun bisa bisanya ia menggodanya


" mas aku capek laper juga"


" oke aku gendong" tanpa ijin dari sang empunya badan, Arya langsung menggendong Amanda ala bridal style, ternyata Amanda tak sengaja menyentuh si junior yang berusaha agar tidak on lagi namun sepertinya sia sia. terpaksa ia harus menjebak sang istri


ia menggendong istrinya memasuki bathup yang sudah terisi air hangat, sabun dan aromaterapi.


" makasih mas" Amanda senyum tulus ia kira suaminya akan keluar, namun ternyata Arya ikut masuk ke bathup dan memainkan bagian sensitif miliknya


tangan kanan memegang *********** sedangkan tangan kirinya memegang kli*oris miliknya


" engghhj mas" ucap Amanda berat


" hmmm yes babby"


" aku mau mandi"

__ADS_1


" kau menggodaku dengan menyentuh juniorku tadi jadi dia minta dijinakkin"


" aaarrrggghhh mas"


Arya langsung membungkam mulut sang istri dengan bibirnya memeras *********** dan mengelus area sensitifnya sedang Amanda diarahkan tangannya memegang junior Arya yang menegang


Arya jahil menghentikan pergerakan sedang Amanda membutuhkan yang lebih, wajahnya sudah memerah


" kok berhenti??" Amanda frustasi


" panggil aku sayang"


" ouugggjj sayang"


" memohon lebih"


" please sayang faster"


langsung saja milik Arya memasukan ke milik Amanda dan terjadilah kegiatan panas tersebut. mandi yang harusnya dilakukan lima belas menit menjadi satu jam.


.


tbc


duh feel nya nggak dapet yah hahahha maafkeun 🙏🙏🙏


like. komen dan vote makasih

__ADS_1


__ADS_2