Kisah Amanda Putri .

Kisah Amanda Putri .
Kehidupan setelahnya


__ADS_3

Setelah mandi, Kevin pun langsung menemui Manda . diajak nya Manda makan malam yang sudah disiapkan asistennya yang ia datangkan dari mansionnya .


" makanlah . badanmu sekarang tambah kurus" ledek Kevin


" makasi ." Manda


setelah selesai makan mereka bergegas pergi untuk antar Manda ke kost . setelah tiba Manda melihat Cahyo dengan Kiya juga David sedang satria sudah kembali ke kost . melihat banyak barang yang dibawa Cahyo membuat Manda menaikan satu alisnya


" kerjaan Kiya pasti!!" tuduh Manda


" buat adek lu ini" Kiya


" jangan keseringan" Manda


" gak tuh . kapan gw begini??" Kiya


yang benar saja Cahyo dibelikan sepeda gunung bermerk, baju dan tas baru, snakers , buku, kasur beserta perlengkapannya dan juga makanan.


" gw pamit tenang aja kakak gw duitnya banyak gakan habis buat beli itu doang" Kiya


" makasi semua . maaf merepotkan" Manda


" tentu " Kiya, David dan Kevin lalu mereka pergi dan Manda membereskan semua yang dibawa Cahyo tadi .


keesokan harinya Cahyo sudah bangun karna bergegas ke sekolah begitupun Manda yang harus kuliah dan menyiapkan tenaga extra untuk mengerjakan setumpuk tugas yang ia tinggalkan 2 hari lalu .


" kak . ini ada uang santunan dari kampung kemaren kita dapat dari tetangga . totalnya ada 5 juta , biaya semua pake uang kakak . jadi aku kasih ke kakak" Cahyo


" kamu simpen dulu , nanti kalo butuh kakak minta" Manda


" ga berani kakak simpen aja . pasti kakak butuh karna uang kakak udah dipake buat biaya pemakaman ibu" Cahyo


" yaudah kakak ambil ya . oiya ini uang jajan untuk 5 hari . bekel udah kakak siapin soalnya pulang jam 3 sore " Manda menyodorkan yang 150.000 untuk adiknya bekal sekolah


" ini ga kebanyakan kak??" Cahyo


" kamu simpen aja dulu . kalo kurang minta kakak lagi" Manda


" ini kalo dikampung bisa buat 15 hari kak" Cahyo


" jangan samain dikampung sama disini ambil ajja kalo sisa kamu bisa simpen buat tabunganmu oke, kakak pamit kalo kunci duplikat kamu pegang ." Manda


" makasi kak aku pamit" Cahyo


sampai di kampus


" gw turut berduka cita ya" semua teman sekelas Manda dan juga kelas managemen sebelah mengucap bela sungkawa mengingat tiap jurusan terdapat 3 kelas


" makasi semua" Manda


" ini ada uang duka cita bisa kamu pake buat ngeringankn beban hidup untuk apapun yang penting halal" kata salah satu teman


" makasih" Manda


disimpan amplop itu ke dalam tas nya . pelajaran dimulai hingga usai . tepat jam 1 mereka menyelesaikan kelas hari itu .

__ADS_1


gw balik ya . mau nemenin David beli alat praktek buat besok" kiya


" oke hati hati" Manda lalu berjalan ke arah taman yang dekat dengan fakultas teknik .


" mana duit patungannya??" ucap ikhsan pada salah satu temennya


" nih dah semua kelas" salah satu teman ikhsan


" oke gw kesana ya " lalu ikhsan menghampiri Manda yang duduk


" gw turut berduka cita. Rega dah cerita semua " ikhsan


" kalian sekelas??" Manda


" hmmm" ikhsan


" tapi kok kaya ga akur ya?" tanya manda


" gw rival sejati dia" ikhsan


" oh gitu . Hobby banget sih cari ribut??" Manda


" oh emmphh itu ... oiya ini sumbangan duka cita dari teknik moga berkah nd bisa digunakan sesuai kebutuhan" ikhsan


" ohh .. iya makasih ya . harusnya ga perlu" Manda


" Rega yang usul kmaren" ikhsan


" salam sama dia makasih ya" Manda


" Sampein aja sendiri" ikhsan


" mau??" ikhsan


" nggak" Manda


" kenapa??" tanya ikhsan


" aku ga mau nyimpen nomor orang yang orangnya ga tau" Manda


" oke " ikhsan


" aku pamit mau makan siang terus berangkat kerja" Manda


" lu kerja dimana?" tanya ikhsan


" restauran 24 jam Deket kampus c" Manda


" oke" ikhsan


tak lama Manda makan sambil mengerjakan tugas . jam 3 pun berlalu tanpa terasa Manda langsung ke resto tempat kerja. setelah beberapa saat sampai di resto


" Manda . gw turut berduka cita" mas Heru


" makasih mas minta doanya ya" Manda

__ADS_1


" tentu ini sumbangan dari anak resto . ambil ya jangan ditolak" mas Heru


" makasi mas" Manda


Manda pun bekerja . setelah selesai Manda pulang dan sudah sampai tepat jam 00.30 malam


" belum tidur dek??" Manda


" ini mau tidur" Cahyo


" sementara tidur bareng kakak gapapa ya cuma 2 petak soalnya" Manda


" iya ka lebih bagus dari di kampung" Cahyo


" tidurlah" Manda


serasa Cahyo dah tidur Manda langsung bergegas merapihkan dirinya setelah selesai Manda membuka amplop dari temen2nya tsb .


" ada 10 juta ini orang emang kalo kasih sumbangan perorang berapa ya?? astaga Manda ngapain aku mikirin itu ditambah dari Cahyo 5 juta aku akan gunakan 5 juta untuk beli netbook Cahyo dan hp buat Cahyo sisanya buat biaya hidup yang sisanya aku masukkan tabungan untuk pegangan ." batin Manda


setelah beres Manda mengerjakan tugas di meja kecil ya mengingat esok adalah hari Sabtu bisa bangun siang .


keesokan harinya Manda bangun dan Cahyo sudah rapih


" kamu eskul apa?" Manda


" taekwondo" Cahyo


" masuk jam berapa?" Manda


" jam 9 kak" Cahyo


" selesai?" Manda


" jam 12 kak" Cahyo


oke . tak lama Cahyo pergi ke sekolah lalu Manda pergi ke toko alat elektronik untuk membeli hp dan netbook untuk Cahyo . setelah selesai Manda langsung menuju rumah untuk masak lalu istirahat .


" kakak aku pulang" Cahyo


" duduklah" Manda lalu menyodorkan hp dan netbook baru


" kamu pake ini. semua penting jangan nolak" Manda


" beneran ini buat aku kak??" Cahyo


" iya . " Manda


" makasih kak" Cahyo


" di rawat ya . kakak mau mandi trus mau kerja" Manda


" iya kak" Cahyo


hari hari berat pun dilalui oleh Manda dan Cahyo namu n mereka tetap menjalaninya. Cahyo yang kagum kepada kakaknya seolah membuat Manda semangat dalam menjalani perannya sebagai kakak dan orangtua pengganti bagi Cahyo

__ADS_1


tak pernah sekalipun teman mereka meninggalkan Manda meski slalu ditolak bantuan yang diberikan untuk nya baik teman kampus maupun teman kerja


tbc


__ADS_2