
Keesokan harinya Manda dan sang adik sudah menempati apartemen barunya . baginya pencapaian ini sudah sangat ia impikan sejak dulu. asam garam kehidupan ia sudah jalani sejak dulu dan ia bertekad akan mengubah hidupnya dan sang adik akan lebih baik. itu janji dalam dirinya.
Senin sudah mulai, tak ada CEO yang bagi Manda sangat menyebalkan karna ia pergi ke Brunei untuk meluruskan masalah . para petinggi yang kemarin tak nampak batang hidungnya kini bersenda gurau menceritakan sejarah baru ketika berada di Brunei. dan hanya Manda saja yang sibuk berkutat dengan pekerjaannya .
" Holla Manda sayang aku ada oleh oleh nih dari Brunei " Alex bagian pemasaran yang agak melambai membuat Manda selalu tersenyum ketika didekatnya. selain logat nya yang agak aneh menurutnya namun pria itu sangat humble baginya.
" apa itu pak??" Manda sambil melihat paper bag yang diberikan oleh Alex
" Wajid ,kaos sama tas dari kain jong sarat,kain khas sana" Alex
" cuma buat aku aja pak??" tanya Manda
" ialah masa ia anak buah you gw beliin semua yang ada anak buah gw pada protes ntar" Alex
" hahahha makasih ya pak" Manda
" bagus You seruangan sama gw jadi bisa cuci mata tiap hari gw" Alex
" pak Alex dari dulu seneng banget godain saya" Manda
" hahaha . oiya ngemeng ngemeng bos kita sableng ga??" tanya Alex
" coba tanya yang lain pak. jangan tanya saya" Manda
" lu kan satu ruangan Ama dia udah seminggu gimana si" Alex
"(dalam hati) kalo aku jelasin dari sisi aku bisa ga percaya dia orang berbanding terbalik gitu kalo sama aku) emmm dia orangnya galak, arrogant persis kaya pak Wijaya" jawab Manda
" ialah orang turunannya hahahha" Alex
semua orang yang mendengar pun tertawa .
" pak Alex emang ada masalah apa sih di Brunei kayanya parah banget" Manda tanya
" gw kasih tau ya disana tuh parah banget korupsi ga kira kira dah itu main tuduh tuduhan mau ga mau di audit satu satu biar gamblang nah si bos besar disana tinggal terima beres dari kita dan eksekusi orang yang berdosa itu" jelas pak Ferdian bagian manager marketing
" oh .. kita emang ga bisa akusisi ya pak??" Manda
" ye ga bisa jeng. itu kan pabrik kita juga cuma beda plant. kecuali kalo mereka beda perusahaan trus saham kita besar disana baru bisa" pak Arsyad bagian manager operasional
" oh .. maaf nih pak bos pak bos banyak nanya" Manda
" wajar lah Bu bos lu kan orang baru biar paham dikit gausah sungkan Ama kita" pak Alex .
selesai berbincang mereka bekerja kembali,. tak lama istirahat dan Manda sedang menyantap makanannya diruangan. semenjak menjadi manager ia jarang sekali makan dikantin karna malas turun. ia sedikit melihat berkas berkas lama dan ia tercengang mengetahui adanya perbedaan data dari plant Jakarta ke plant Bali.
" sepertinya ada korupsi disini"
Manda terus mengerjakan hingga bel istirahat usai ia terus berkutat dengan data yang ia baru temukan itu, kemudian ia kirim email ke pak Azka dan menelpon pak Azka
" pak saya ada kirim data keuangan yang kita kirim dari plant Jakarta ke plant Bali . terdapat perbedaan sekitar Rp.2T apa ada indikasi korupsi? itu data yang saya temukan periode tahun kuartal 1-2 ditahun ini " Manda
" aku cek dulu Manda, terimakasih datanya " Azka lalu menutup telponnya .
di Brunei Arya murka dengan karyawan yang telah membodohi perusahaan sampai merugi hingga Rp.2T dan ternyata semua ada hubungannya dengan proyek di plant Bali. Arya begitu mengetahui kabar tsb dari azka langsung memecat semua direksi yang berhubungan dengan korupsi ini.
Manda lega akhirnya terungkap juga . ia mendapat kabar tsb dari azka .
ternyata Arya Azka dan Manda sedaritadi berhubungan untuk menuntaskan kasus tersebut. Manda pun terpaksa pulang jam 10 malam.
__ADS_1
Manda memutuskan untuk minta jemput Cahyo sang adik .
keesokan harinya mendengar kabar dari cabang Brunei bahwa salah satu pimpinan managemen di Jakarta membongkar praktik korupsi yang didalangi oleh pihak Brunei dan Jakarta menjadi perbincangan hangat di kantor. Manda terlihat sedang memantau pekerjaan anak buahnya di bagian staff
" gimana kerjaan kita ada kendala ga??" Manda
" aman Bu bos. oiya lu denger kabar korupsi dari cabang Brunei ga? Maya
" udah, kenapa? Manda pura pura tidak tahu
" katanya mau dikasih bonus. lu tau siapa orangnya??" Maya tanya
" ga tau aku. kmaren diatas emang heboh sih, ya salah satunya karna gada bos. " Manda
" wah asik tuh kita disini rame rame tapi berasa horor diawasin pak Andreas. tau kan dia garangnya ga beda jauh Ama big bos" celetuk Monic
" yaudah kerja kerja. Oliv soal pengadaan barang dah beres??" Manda
" udah Bu tinggal approve aja" Oliv
" kalo Monic data untuk bagian purchasing pengeluaran dan pemasukan sama invoice note nya gimana??
" aman Bu bos. " Monic
" Andini jangan lupa datanya ya udah Senin loh" manda
" beres Bu dah saya email ke Bu bos tinggal crossceck aja " Andini
" aku balik ya semangat. " Manda
" semangat" Andini, Oliv Maya dan Monic
" liat dulu siapa bosnya" Anggraini bagian pemasaran
Manda kembali berkutat dengan pekerjaannya.
Hari hari ia jalani dan tak terasa sudah satu Minggu berlalu. akhirnya Arya kembali ke Indonesia dan ia langsung memanggil Manda keruangan
tok.. tok.. tok..
" masuk" Arya
" tuan panggil saya??" Manda
" duduk" Arya
" aku mau ngucapin makasih sama kamu berkat bantuanmu kau menyelamatkan perusahaan dari korupsi dan ayahku dari Rusia sudah mendengar kabar tsb dan mengapresiasi kinerja bagus mu. " Arya
" sudah menjadi tugas saya bekerja dengan jujur tuan" Manda
" ini ada tanda terimakasih dari perusahaan untukmu. besarannya ga seberapa dibanding dana yang telah kau selamatkan." Arya
(amplop coklat isinya cek Rp.50 juta)
" ini beneran buat saya??" Manda bertanya
" ia kamu berhak mendapatkannya" Arya
" uang sebanyak itu buat apa??"
__ADS_1
" terserah kau lah" Arya
" aku akan traktir semua divisi." Manda dengan nada senang
" aku diajak??" Arya bertanya
" kalau kau diajak aku harus ajak manager yang lain" Manda
" tentu mau kapan??" Arya
" besok saja aku suruh mereka pesan tempat" Manda
tak lama Manda mengabari temannya tsb .
.
Keesokan harinya tepat setelah jam pulang kantor Manda dan semua divisi langsung menuju restaurant Jepang sesuai request divisi lain karna sudah familiar dengan lidah mereka. ternyata Manda datang barengan dengan Arya
Arya sengaja meminta Manda untuk ikut dengan alasan tidak tahu restauran yang akan dipakai untuk reservasi mau tidak mau Manda mengikuti perintahnya, semua karyawan yang melihat Manda turun dengan dibukakan pintu mobil oleh seorang Arya membuat Manda menjadi trending topik dan tak lupa menjadi ejekan semua rekannya. Arya dengan cuek menanggapinya dan mencoba berbaur dengan karyawannya sendiri sedangkan Manda hanya menahan malu.
" semua tolong perhatian nya ya" Arya membuka suara
" ada yang mau saya bicarakan sama kalian.
kasus yang kemarin ditangani bagi yang penasaran yang menyelesaikan adalah Manda, manager keuangan di perusahaan kalian dan ini merupakan acara yang diadakan oleh beliau, makanlah sepuasnya Manda akan bayar makanan kalian"
sontak karyawan yang mendengarnya merasa senang karna kapan lagi bisa makan gratis. bagi mereka itu semua adalah hadiah yang tak terlupakan.
mendengar itu Manda hanya menutup muka menahan malu namun teman temannya selalu menggodanya
" lu jadi Hero gak bilang bilang sih" Maya
" ia lu kmaren bilang gatau" Monic
" wih dibelain pak Arya si CEO yang aga udah ga dingin gaes" Oliv
" gebet gebet udah" Andini
mereka tertawa semua .
.
keesokan harinya
" pagi tuan Arya. saya mau tanya kenapa bill karyawan bukan saya yang bayar kemarin? itukan acara saya" Manda to the point
ternyata makanan yang kemarin dipesan dimasukan ke bill perusahaan oleh Arya tanpa sepengetahuan Manda
" itu acara kantor jadi di keep sama kantor" Arya
" tapi saya yang ngajak loh pak gabisa gitu dong. saya perlu bayar sama siapa??" manda
" kau bayar saja buat rumah dan makan makan divisimu" lalu Arya meninggalkan Manda sendiri.
" tuan lain kali aku tak akan mengajakmu lagi kalo begini caranya" Manda teriak karna Arya sudah beranjak dari depannya. Manda tidak langsung naik ke lantai 21. ia memutuskan untuk ketoilet bawah dahulu baru naik ke lantai 21.
Arya senang bukan main membuat Manda pagi pagi jengkel baginya dekat dengannya membuat candu dalam hidupnya .
tbc
__ADS_1