
Hanya saja ada sosok yang selalu memperhatikan dengan sinis. siapa lagi kalo bukan si tuan Arya yang menyebalkan bahkan kami selalu melempar tatapan sinis dan itu membuat Amanda sendiri bingung (mungkin)
Aku sejujurnya tak habis pikir kenapa aku ditolak dan dia mendapatkan pria yang notabennya adalah atasannya sendiri bahkan sangat arogan?? apa mungkin aku harus menjadi arogan dulu agar ia menerimaku?? ah tidak konyol sekali pemikiranku ini.
aku bahkan sempat berfikir jelek apa mungkin Manda hanya menyukai pria kaya saja?? tuhan tolong jika ia aku juga kaya kan?? sudahlah aku lebih memilih mundur dan membuang perasaan ini. kini pikiranku fokus pada karir bahkan calon istriku saja tak pernah ku pikirkan tolong jika diluar sana jangan contoh keburukan aku.
aku kembali ke Semarang dengan lesu ya aku mendengar dari David beberapa hari setelah pernikahan bahwa Manda sudah dilamar lagi karna gadis itu meminta tolong pada istri David mengenai apa saja yang dilakukan ketika menikah mungkin bisa dikatakan persyaratan untuk mendaftar di KUA sedih pasti tapi aku sudah tekad untuk melupakannya. sejujurnya sebelum aku kembali ke Semarang aku sudah bicara dengan Amanda empat mata tanpa siapapun ketahui
" bener lu udah mau nikah dan cinta sama si arogan itu??" tanya aku pada Manda
" dia Arya punya nama sat"
" bagi gw nggak penting"
" hmm ia mungkin beberapa minggu lagi kamu Dateng ya??" ucap Manda tanpa melihat iris mataku saat berbicara
__ADS_1
" Lo bener ga bisa terima gw sedikit pun??"
" maaf aku nggak pantes buat kamu sat mungkin memang kita tidak berjodoh,"
" apa ini karna kedua orang tua gw??"
" nggak ada sangkut pautnya sama apapun ini murni pilihan aku"
" jadi bener kalo lu suka sama pria kaya?? wah nggak nyangka gw sama Lo kecewa betul gw" ucap aku dengan senyum kecewa
" cinta nggak bisa dipaksain dan kamu tau itu kan sat aku mohon Sat jangan begini jangan buat aku merasa bersalah" ucap Manda sambil terisak
" sat please move on apalagi kamu udah punya calon istri pikirin dia jangan aku dia berhak bahagia begitupun juga kamu" ucapan Manda sambil terisak membuat hatiku sakit sebenarnya namun ntah lah hari itu aku ingin egois.
aku bangkit dari duduk " oke semoga Lo bahagia dan sorry mungkin gw ga Dateng ke nikahan Lo dan gw harap Lo bahagia selalu" aku langsung pergi dari hadapannya meninggalkan nya sambil terisak aku nggak tega sebenarnya hanya saja aku sudah cukup mengalah. dan malamnya aku memutuskan untuk kembali ke Semarang
__ADS_1
aku hanya berdoa pada Tuhan semoga hatiku kuat dan cepat move on darinya. seperti David jujur aku iri padanya hanya saja ah sudahlah mungkin cintaku memang cukup sampai disini.
sebelum aku pergi aku menulis surat dan aku titip pada adiknya Cahyo yang kebetulan berada di kampus karna aku sedang meminta legalisir ijazah dan beberapa keperluan dengan pihak kampus.
***teruntuk Amanda Putri
sebelumnya aku mengucapkan terimakasih karna sudah mau berteman denganku selama beberapa tahun.
sejujurnya melepasmu adalah rasa yang sulit ku lakukan hanya saja aku mau tak mau melepasmu demi kebahagiaanmu.
aku meminta maaf atas kejadian tempo hari terakhir pertemuan kita karna mungkin kata kataku menyakiti perasaanmu itu hanya ekspresi kekecewaan ku padamu aku harap kamu mengerti dan mau memaafkan ku dan sejujurnya aku ingin meminta maaf secara langsung hanya saja keberanian ku tak sebesar cintaku padamu sekali lagi aku minta maaf.
aku juga akan berdoa semoga kamu bahagia dengannya. mungkin memang kita tidak diharuskan berjodoh namun semoga kita tetap menjadi teman sampai kapanpun.
aku pamit
__ADS_1
Satria Nugraha.
tbc***