Kisah Amanda Putri .

Kisah Amanda Putri .
Makan Malam


__ADS_3

Jam menunjukan pukul 18.00 perut Manda terasa kenyang bagaimana tidak Arya si CEO yang dimata karyawan lain dia sosok yang arogan, dingin tegas dan berwibawa tapi tidak bagi Manda mengirimkan makan siang di jam 14.00 dengan beraneka ragam makanan mulai dari pizza, burger, kentang goreng hingga ayam goreng tepung karna merasa bersalah Arya telah menghabiskan makan siang milik Manda bahkan tak segan teman sedivisinya pun dipanggil keruangan ya untuk membantu menghabiskan makanan tsb dan Manda hanya memberikan waktu 15 menit bagi rekannya tsb untuk menghabiskan makanannya agar bagian lain tak curiga . ya seorang Arya Rahadika merupakan CEO yang aneh, bagaimana tidak di hadapan Manda ia sangat cuek, masa bodo, bunny and misterius juga peduli padanya. ntah kenapa bos nya itu harus menampakan sifat asli padanya namun Manda tak mau ambil pusing baginya urusan itu bukan urusan baginya .


Sambil makan mereka pun berbincang :


" Manda ini siapa yang ngirimin makanan seabrek gini" tanya Maya sambil mengunyah burger


" noh yang punya ruangan didepan ruangan ini " Manda dengan santai sambil makan kentang goreng


Maya, Monic dan Andini pun terbatuk karna semua pada mengunyah makanan, bukan karna ada yang ngomongin (mitosnya sih gitu) tapi salfok sama pengirim makanan.


" Lu . lu seriusan pak CEO yang ngirim??" Maya kaget


" hooh "Manda dengan santai


" kok bisa??" Andini


" dia tadi siang kesini ntah mau ngapain pas aku baru makan beberapa suap makanan aku dimakan dia sampai habis . untung makan aku ga banyak . tapi dia malah ngirimin makanan sebanyak ini dia kira aku perut karung apa ." Manda dengan jelas dan jengkel


" yaampun Manda jangan jangan dia naksir lu lagi" Monic


" kok bisa bilang gitu? Manda sambil minum cola


" ya iyalah gimana ga orang keliatan gitu" Maya menjelaskan.


" ntah lah aku juga bingung" Manda


" perasaan lu?? gimana?? " Andini


" biasa aja sih" Manda


" fix kalo gw jadi lu gw mau banget deh gw jadi pacarnya" Monic


" kalian ngomong apa ntar ada yang denger gosip loh ." Manda ancam


" Lmao hahahhahaha" semua tertawa .


setelah selesai


"Bu bosss .... makasih ya makanannya sering sering " Monic, Maya dan Andini .


" oke . oiya mba maya anak barunya mulai kerja besok ya . yang tadi mba okein" Manda


" oh .. oke kalo gtu . kita turun ya" Maya


" oke" Manda lalu kembali mengerjakan kerjaannya .


jam menunjukan pukul 17.35 jam pulangnya sudah tiba namun Manda langsung membersihkan mukannya dengan micelar water dan mengaplikasikan sedikit make up agar terlihat lebih segar apalagi dia mau makan malam dengan big bos nya . walau tak ada perasaan apapun pada bos nya dia tetap profesional soal apapun .


setelah siap Manda mengerjakan sedikit laporannya dan menutup semua aplikasi pekerjaannya dan mematikan semuanya . disamping itu big bos nya berbarengan keluar dari ruangan ntah sengaja atau tidak sengaja .


" Manda tunggu sebentar ada yang ketinggalan diruangan" Arya


" oke" Manda menunggu di kursi tengah ruangan .


" tuutt... Tut ... ya tuan " Azka


" saya mau makan malam sama Manda pasti kamera dimana mana saya mau kalo ada yang mengeluarkan info tsb pastikan muka Manda diblurr . saya gamau dia risih kalo jalan sama saya . kalo ada yang ngelanggar pastikan buat hidup perusahaan tsb bangkrut. kau paham ?? satu lagi siapkan mobil dan resto Deket kantor untuk makan malamku sekarang aku mau tempat privat room dan makanan eksklusif ,


aku akan turun segera " Jelas Arya


" baik tuan saya paham" Azka


setelah itu mereka pergi menuju resto . sepanjang jalan mereka hanya sibuk memainkan ponsel masing masing, karna jengah Arya memulai pembicaraan :


" hp mu jadul sekali" Arya


" ini hp pertamaku" Manda


" kau tak mau ganti??" Arya


" untuk apa? kan tidak rusak" Manda


" sudah ketinggalan jaman" Azka


" memang kenapa? " Manda


" kau tak malu pake hp jadul begitu?? bukan karna kau tak mampu beli bukan??" Arya


" bagiku barang yang belum rusak masih bisa ku gunakan bukan karna apa . aku gak terlalu paham soal hp dan aku lebih sering berkutat sama laptop . lagipula sejarahnya amat berarti buatku" Manda dengan penjelasan .


" waw .. ntah aku bingung menanggapinya . kau mau beli baru? biar aku belikan" Arya


" jawabannya sudah pasti aku tolak sudahlah yang menggunakannya aku bukan dirimu tuan bos ." Manda


dalam hati Arya " ini orang emang beda banget . biasanya cewek ga bisa yang namanya gak up to date tapi Manda baginya apapun itu akan menjadi sejarah tersendiri"

__ADS_1


" tuan bos kita sudah sampai" Azka


" oke jangan turun dulu Manda" Arya


Manda hanya bingung menatap tuan bos nya .


pintu Manda dibuka " mari silakan" Arya


" waw istimewa sekali saya" Manda meledek Arya


mereka pun jalan berdampingan . resto tsb terdapat didalam sebuah hotel de Luna , hotel mewah milik Arya .


seluruh pegawai hotel dan resto melihat kagum atasan yang barusaja kembali dari Rusia itu datang ke hotel miliknya . dengan muka datar Arya dan Manda terus saja berjalan sampai ruang privat room resto . semua orang pun tahu bahwa tuan mudahnya tak pernah membawa seorang wanita dan untuk pertama kalinya dalam sejarah tuan muda membawa wanita yang sangat cantik. sontak pegawai wanita merasa iri padanya .


sebenarnya Manda begitu risih dilihat banyak orang dan ratusan pasang mata . namun ia berusaha setenang mungkin menghadapinya . ia memaklumi keadaan tsb lantaran pewaris yang disegani oleh semua orang seperti Arya yang datang selain karna ia pemilik nya juga karena ia belum lama tiba dari Rusia .


" are u okay?" Arya


" sure" ( dalam hati) berasa Jadi crazy rich sumpah malu banget " Manda


" ini makanan dan minumannya tuan silakan" salah satu pelayan


" ayo dicoba " Arya


" tentu" Manda


Manda masih merasa gelisah dan gusar dengan apa yang ia rasakan sekarang apakah itu mimpi atau bukan . seorang anak yatim piatu miskin masuk hotel berkelas taraf internasional . hanya kagum dan takjub Manda melihat pemandangan indah tsb .


hp Manda terus bergetar sedari tadi seolah banyak yang mencarinya . ia juga penasaran namun Arya menggelengkan kepalanya seolah mengatakan bahwa abaikan saja panggilan tsb . tak lama mereka selesai makan tak ada obrolan hanya suara dari piano yang dimainkan salah satu pegawai yang terdengar . Manda pun risih dan memuali perbincangan


" aku risih" Manda


" karena??" Arya


" semuanya" Manda


" mereka hanya kagum padamu" Arya


" bohong" Manda


" tak percaya yasudah" Arya


" hayo pulang" Manda


" nanti dulu" Arya


" mari kita mengenal satu sama lain" Arya dengan senyum licik.


" oke eh tunggu apa???" Manda kaget


" aku mau tau tentangmu" Arya


" kau tau tentangku tuan muda" Manda


" kenapa bisa bilang begitu?" Arya


" kau punya CV ku bukan . itu aku sudah jelaskan sejelas jelasnya" Manda


" aku mau tau langsung" Arya


" untuk apa?" Manda


" untuk mendengar suaramu" goda Arya .


" hah . kau ini" Manda


" hahhaha kau sangat lucu ( sambil mencubit pipi Manda yang memerah karna malu)" Arya


" aku boleh tanya??" Manda


" katakan" Arya


" kenapa sikapmu padaku berbeda dengan sikapmu pada karyawan yang lain " tanya Manda


" kau istimewa" Arya


" apa yang menyebabkan aku istimewa" tanya Manda


" aku tertarik padamu" Arya


" aku tak tertarik" Manda


" kau slalu bisa menjawab apa yang aku ucap" Arya


" tentu " Manda

__ADS_1


Arya pun tertawa seolah sedang mendengarkan anak kecil yang melakukan pembelaan namun tidak bagi Manda karenanya kondisi seperti ini membuat Manda sangat jengkel pada sosok CEO yang kata rekanannya adalah arrogant .


" aku mau pulang kalo kau masih mau disini aku pamit" Manda langsung meninggalkan Arya namun Arya langsung berlari menghampiri Manda yang sudah berada didepannya .


" kenapa kau meninggalkan aku??" Arya


" kau tak mau pulang bukan?" Manda sambil terus berjalan


ditarik tangannya Manda Arya jengkel dengan gadis itu lalu dimasukkan Manda ke dekapannya dan Arya langsung mencium bibir Manda .


Manda syok bukan main bagaimana tidak ia yang baru pertama kalinya merasakan yang namanya ciuman bibir . Manda masih mematung namun Arya karna sudah lihai iya mulai beraksi dengan menggigit bibir bawah Manda dan dengan cepat Arya memainkan bibir Manda . Manda yang tak mengerti apa yang harus ia lakukan hanya diam tak membalas . karyawan yang beberapa dari mereka langsung menyaksikan adegan intim tersebut dengan takjub.


"wah sih bos berani juga ya nyium cewe didepan umum"


" beruntung banget itu cewe dicium tuan arya"


" cewenya kok diem aja ya jangan jangan ga ngerti lagi"


" sini neng Abang ajarin dulu biar lihai"


Manda sontak langsung mendorong badan Arya dan sepertinya amarahnya ingin meledak ledak .


" kau . apa yang kau lakukan??" Manda dengan penuh emosi


" aku hanya menciummu" Arya dengan santai


" kau tau kau ciuman pertamaku" Manda


" oh ya .. wah betapa beruntungnya aku" Arya dengan masih santai .


" aku benci sama kamu " amarah Manda masih meledak ledak lalu ia segera pergi dari hadapan Arya . Manda hanya menangis dan menangis itu yang ia lakukan sekarang .


Arya langsung menelpon Azka " Azka kalau Manda keluar hotel antar dia pulang dan segera foto tempat tinggalnya secara diam diam . jika ia menolak diantar ikuti dia dan pastikan ia sampai dengan selamat" Arya


" baik tuan" Azka langsung mengikuti apa yang diperintahkan tuan mudanya .


melihat Manda menangis sesugukan Azka langsung iba dan bertanya dalam hati " apa yang dia lakukan padanya?"


" nona Manda biar saya antar" Azka


" tolong secepatnya antar saya pergi dari sini . saya ga mau melihat Arya ." Manda masih sesugukan menangis .


" lalu Azka langsung pergi meninggalkan hotel dan mengantar Manda .


Manda yang masih kacau balau masih menangis meratapi apa yang barusan terjadi . lalu Azka memulai pembicaraan.


" nona mau diantar kemana?"


" bisa berhenti dulu sebentar" Manda


Azka langsung memberhentikan mobilnya ke pinggir jalan " nona baik baik saja??" Azka


" tidak " Manda


" apa yang tuan lakukan pada nona sehingga menangis begini??" tanya Azka


" dia mencuri ciuman pertamaku" Manda


Arya menahan tawanya hingga sakit perut bagaimana tidak . kehilangan ciuman pertamanya namun kacaunya seperti kehilangan keperawanan nya .


" dia menciummu didalam" Azka


" iya" Manda


" ada kekerasan??" tanya Azka


" tidak" Manda


" lalu kenapa kau terus menangis??" Azka


" aku malu karna ia menciummu didepan para pegawai ." Manda dengan polosnya.


" pegawai itu takkan menggunjingmu tenang saja nona ." Azka


" biar bagaimanapun aku ga terima dia cium aku" Manda terus saja memangis


" hei sudah jangan menangis . matamu nanti bengkak adikmu bingung kau kenapa?" Azka menjelaskan


" bagaimana kau tau tentang adikku?? Manda


" aku baca CV mu kmaren pas test jadi manager keuangan" Azka .


Manda membersihkan air matanya dan langsung melanjutkan perjalanan pulangnya .


Author : sebentar lagi Manda akan ketemu cinta pertamanya . siapakah dia?? stay tune ya .

__ADS_1


Like, komen dan vote juga saran sangat dibutuhkan agar author semangat mengerjakan novel .


tbc


__ADS_2