
Keesokan hari satria datang dengan motor matic dan langsung pamit ke Bu Siti untuk ke sekolah mengurus keperluan keberangkatan Amanda tak lupa sang ibu memberi restu agar segala sesuatunya yang anaknya lakukan agar dipermudah.
satria yang sedari tadi hanya diam memulai pembicaraan ke Manda "lu kenapa mau ke Jakarta dadak gini? emang mau ngapain disana? trus emang temen lw david doang gw selama ini dianggap ga sih sama lw??" marahnya dengan Manda
Manda yang sadar bahwa temannya kecewa langsung jawab
"aku terima panggilan kerja di RS buat test dan yang di Resto juga kmaren ada panggilan tapi aku minta Selasa buat di testnya. aku ga mau ngabarin kamu karna emang belum waktunya karna masih test belum keterima. sebelum kerumah kamu David bilang kalo aku test dijakarta dia mau Anter aku ke sana sekalian mau cari kost. apa aku salah hanya ngabarin David??" panjang ya Manda
dalam hati "sialan kalah cepet sama David gw"
"oke kalo gitu kita bertiga ke Jakarta gw bawa mobil sendiri sama lw nanti David sendiri ke Jakarta" Satria
"ngga salah sat?? aku kan janjinya pergi sama David!!" Manda
"soal David urusan gw kapan lw mau ke Depok nya??" Satria
"Jumat pagi aku janjian sama David kemaren dia nyanggupin" Manda
"oke Jumat jam 7 gw jemput lw" Satria
" David gimana??" Manda
"urusan gw " Satria
setelah sampai sekolah Manda langsung menemui kepala sekolah yang berada di depan kantor guru
"pagi pak saya ada perlu sama bapak." Manda
"oiya nak mari keruangan bapak" ajak kepsek
"maaf pak saya mengganggu, saya kesini mau bilang kalo besok saya mau ke Jakarta soalnya hari Senin saya mau test kerja di salah satu rumah sakit di Jakarta" jelas nya maksud kedatangan Manda
"oh sebentar saya kabarin orang sana dulu ya nak" pak kepsek
setelah selesai berbincang dengan pihak kampus
"nak nanti kamu ke alamat ini (tempat asrama UI) dan bertemu dengan Bu Maya bilang saja kalo saya sudah konfirmasi dengan pihak kampus supaya dapat kunci jangan lupa SKL dan FC KTP dibawa buat jaminan ambil kunci, disana asramanya hanya ada kasur, meja bangku belajar dan lemari yang ga terlalu besar jadi dapur dan kamar mandi penggunaannya secara bersama kalo kamu dirasa sudah mampu sewa kost sendiri bapak sarankan untuk cari yang layak. paham kan nak??" jelas kepsek
"iya pak Manda paham makasih kalo gitu Manda pamit ya pak" Manda
"iya sama sama dan hati hati ya nak semoga sukses" kepsek
setelah selesai satria dan Manda pulang kerumah dan persiapan menuju jakarta.
__ADS_1
.
keesokan harinya Manda dan Bu Siti berpelukan seolah enggan untuk berpisah namun karna keinginan sang anak yang baik maka Bu Siti langsung beri ijin anaknya untuk merantau
"jaga dirimu nak jangan nakal jaga kesehatan kalo ada apa apa kabarin ibu" Bu Siti
"iya Bu Manda pamit jangan capek-capek ya Bu sehat terus kalo Manda udah punya gaji Manda kirim ke ibu. aku dah bilang ke Cahyo buat jangan terlalu lama diluar setelah pulang sekolah langsung pulang" Manda
tin..tin.. suara klakson mobil membuyarkan kesenduan antara ibu dan anak dan satria David pun pamit pada Bu Siti untuk segera berangkat ke Jakarta
"ibu titip Manda ya kalo nakal kasih tau jangan dimusuhi" polos Bu Siti
"iya Bu kita pamit doain moga selamat sampai tujuan" Satria
"iya nak pasti" Bu Siti
setelah pamit mereka bergegas menuju ke Jakarta. perjalanan memakan waktu sekitar 6 jam karna saat tengah hari mereka istirahat untuk jumatan dan makan siang
Depok, Jakarta
sesuai alamat yang dikasih pak kepsek mereka sampai di sebuah asrama putri milik kampus UI.
karna letaknya yang sangat luas mereka harus bertanya tanya dahulu kepada orang sekitar setelah bertemu dengan Bu Maya mereka sudah dapat kuncinya.
"saya sepupunya Bu" David dan Satria bohongnya
"kalian bisa antar Manda tapi ga boleh balik lagi kesini ini asrama putri jadi laki-laki dilarang masuk, paham !!" tegas Bu Maya
"paham Bu" David dan Satria
setelah terima kunci dan memberikan berkas yang dibutuhkan Manda pun mencari kamar yang dituju karna memang masih jadwal aktif kampus maka asrama pun rame ditambah kedatangan dua pangeran tampan yang seolah menjadi daya pikat tersendiri
"cogan lewat"
"ya Tuhan artis dari mana itu"
"itu kayanya MABA deh"
"dia laki-laki ngapain masuk"
"kaya ya anter si cewe itu deh"
"itu cewe cantik banget pantesan dayang dayangnya ganteng"
__ADS_1
sepanjang jalan omongan yang ditangkap mereka bertiga
setelah menemukan kamar yang dituju dibukanya kamar dan
ceklekk .... kamar yang tidak terlalu besar dan hanya terdapat kasur, bangku meja belajar dan lemari juga nampak.
"ya lumayan lah buat menumpang sampai beberapa waktu kedepan" Satria
"lu butuh kipas sama colokan juga penanak nasi dapur kayanya ada didepan sana deh gw liat" David
"iya nanti aku cari, masukin dulu barang barangnya sini" Manda
setelah masuk barang satria ijin keluar sebentar karna bilang ada urusan sementara David dan Manda masih sibuk beres barang.
"lw yakin betah?." David
"harus lah" Manda
"rencana besok apa??" David
"kayanya aku bakal cari alamat rumah sakitnya deh biar Senin ga bingung skalian sama kantor yang satunya" Manda
"gw belom dapet kost tapi si satria udah dapet jadi sementara gw nginep di tempat dia nah tempat kita ga jauh dari sini. lu jaga diri kalo ada apa apa langsung kabarin kita ya" sambil pegang pucuk kepala Manda
"emm iya makasih ya sekali lagi" Manda
tak lama satria pun datang dengan membawa kipas angin, roll kable dan magic com
"nih gw bawain semua buat lw" Satria
"berapa ini?? Manda
"gratis dah yuk cabut ini gw bawain beras, mie instan sama telor buat jaga2 takut mau nyari makan didepan susah tp ntar malem kita makan diluar oke jangan nolak" tegas Satria
"oke gw cabut sama satria ntar telponan lagi " David
"oke makasih ya semua hati hati kabarin kalo dah sampe" Manda
setelah mereka pergi Manda beres beres peralatan yang ia bawa dan sekarang rebahan sebentar karna jauh nya perjalanan.
tbc
note : revisi cuma perbaikan tanda baca dan typo typo thank you for all
__ADS_1
vote, coment, favorit