
semenjak tiga bulan itu juga Arya kembali menjadi sosok yang dingin dan menyeramkan. selalu saja marah jika ada hal sekecil apapun kesalahan bahkan ia tak segan memecat pegawainya walaupun kesalahan sebenarnya masih bisa dimaafkan.
semua karyawan kaget awalnya melihatnya, namun karna mereka tahu bahwa Manda mengundurkan diri secara sepihak alhasil mereka jadi mengetahui alasan kemurkaan sang bos
" pasti karna adanya mba Nazwa balik lagi deh aku denger dia mantan tunangan bos ditambah Lo tau kan Amanda orangnya insecure'an banget selalu ga pede dengan apapun padahal Manda itu cantik banget pinter baik pula." ucap Maya sahabat yang dulu satu divisi dengannya dan sekarang ialah yang menggantikan Manda menjadi manager keuangan dan mau tidak mau ia kembali merekrut karyawan baru menggantikannya
" kan enak di elo mba jadi seruangan sama bos ganteng belom lagi naik jabatan gitu" ucap Oliv
" ih naik jabatan elo kira ga pusing apa ditambah bos Arya kalo ketemu gue tuh ya bawaannya emosian aja mungkin teringat sama Manda" ucap Maya bergidik lantaran mengingat bahwa Arya menjadi seperti monster
" kasian Azka jadi sasaran Mulu" ucap Monic yang memang sedari dulu menaruh hati dengan Azka yang dia bilang tampan seperti pria yang menjadi pemeran Han Jae Seok bernama asli Kwak Dong Yeon disalah satu film Drakor favoritnya sekarang Vincenzo.
Renata Agustina yang biasa dipanggil Rere tak paham dengan ucapannya hanya menjadi pendengar yang baik karna mengingat ia orang baru di bagian divisi keuangan tsb menggantikan Maya.
dilain tempat Arya masih saja berkutat dengan pekerjaannya ia lelah baik secara pikiran maupun fisik ia mencari keberadaan Manda bahkan ia sangat jahat menyuruh Evelyn adiknya sendiri pindah ke kampus tempat Cahyo bekerja dan berteman dengan Cahyo agar mengorek informasi mengenai Manda bukan tak mungkin Cahyo tak mengetahui hanya saja ia merasa Cahyo menyembunyikan sesuatu darinya.
Cahyo itu biar pendiam tapi typekel orang yang humble dan mudah berbaur dengan teman baru. hanya saja ia lebih membatasi diri.
Evelyn yang sikapnya periang manja dan tak mudah menyerah sejujurnya menyukai kepribadian Cahyo namun ia urungkan niat tsb lantaran misi utamanya mencari keberadaan Manda memalui cahyo. walaupun ia tak pernah bertemu dengan Manda karna ia berstudy di Rusia, ia hanya mendengar dari orang dikantor dan kakaknya tsb seperti apa kepribadian seorang Amanda Putri.
" gimana??" ucap Arya mendapatkan telpon dari salah seorang anak buahnya yang ia turunkan untuk mencari Amanda
" dia bekerja di perusahaan pembuatan shampo yang berada di salah satu kota di Surabaya dan menjabat sebagai divisi keuangan"
" kau yakin?? aku minta alamatnya kalau begitu"
__ADS_1
" akan ku kirimkan data data yang saya dapatkan bos"
" kau terus awasi dia sampai saya tiba"
" baik tuan"
ia langsung bergegas meninggalkan kantor dengan semangat tanpa memperdulikan lelahnya " aku harus mendapatkan kau kembali" itu misinya.
ia tahu bahwa Manda itu bukan type orang yang tega dengan kesulitan orang lain. hatinya mudah luluh dan itulah yang akan ia gunakan.
Surabaya
" oke semua meeting mengenai project pembuatan iklan selesai dan hari ini Manda beserta bagian keuangan sudah menyiapkan masalah akomodasi dan sudah saya tanda tangani sekarang bagian creator menentukan idenya waktu kita ga banyak ya saya kasih waktu 2x24 jam dan ide itu harus saya dapat lusa." ucap salah satu petinggi perusahaan bernama Rajendra Gunawan Suryadinata. pemilik perusahaan menengah bernama Gunawan Grup yang bergerak di bidang konsumen baik dalam bentuk shampo, sabun, sikat gigi beserta pasta gigi maupun prodak kecantikan
" untuk ide sudah saya buat proposalnya dan artis sudah kita kontrak dan dia setuju" ucap Reni sebagai ketua project pembuatan iklan shampoo ini.
" oke yang satu team tolong langsung aja ya meeting buat bahas sampai selesai saya tunggu kabar baiknya"
" baik pak" dan rapat pun dibubarkan.
tak lama Manda bangkit sebuah lengan menahannya keluar
" bisa kita bicara" Rendra adalah nama panggilan bosnya tsb dan betapa terkejutnya Manda ketika lengannya di tahan oleh big bosnya tsb.
" a..ada yang bi..saa. saa...yaa.. bantu
__ADS_1
. pak??" ucap Manda terbata dan menundukkan pandangannya
" apa memang kau pemalu seperti ini" sambil melepas cekalan tangannya " duduklah"
" kau betah kerja disini" tanya lagi Rendra
" iya pak" ucap Manda singkat
" kau sudah memiliki suami atau pacar"
jujur Manda bingung harus menjawab apa namun ia harus menghindari pria modelan seperti Rendra lagi agar ia tak terjebak dengan Arya kedua
" saya sudah menikah pak" ucap Manda mantap sambil berpandangan dengan bosnya agar ia percaya dengan ucapannya.
" oh sayang sekali ya. tapi kenapa di CV kamu single??" Rendra tak habis akal agar Manda mau mengakuinya
" saya baru saja menikah dengannya pak belum lama" ucap Manda lagi sejujurnya Manda memang sangat pandai bermain ekspresi jika sedang seperti ini pengamalan hidup lah yang mengajarkannya
" kalo saya tau kamu belum menikah gimana??" Manda bingung menjawab apa sekarang baginya pergi jauh darinya adalah yang terbaik untuk saat ini dan waktu yang tepat sekarang untuk melakukan langkah seribu
" saya permisi dulu pak mau ke toilet" ucap Manda dengan buru buru.
Rendra merasa Manda adalah hiburannya saat ini ah tidak sepertinya dua bulan yang lalu saat pertama kali lihat Manda dengan ekspresi bingung tak mengenali siapa dirinya. sejak saat itu ia sangat tertarik dengan apapun tentang Manda.
tbc
__ADS_1