
Siang ini, Arya akan menuju ke Surabaya menemui sang pujaan hati yang sudah tiga bulan ia tidak temui. berbekal dari informasi yang dia dapatkan dari anak buahnya ia segera meluncur.
di tempat lain Manda masih berkutat dengan pekerjaannya melelahkan?? tentu jabatan sebagai bagian keuangan bukan hal yang baru namun tentu saja segala pikiran dan ketelitian kunci dari segalanya agar tidak ada kesalahan sekecil apapun bukan Manda jika ia selebor dalam pekerjaannya.
siang ini setelah makan siang, project pembuatan iklan shampoo terbaru akan dimulai. Reny sebagai ketua team sangat bisa diandalkan. Amanda yang merupakan pengaturan keuangan hanya memperhatikan saat proposal pengajuam dibahas.
tak lama Rajendra datang dengan alasan ingin melihat kelanjutan project semua team nampak kaget bagaimana tidak seorang Rendra jarang sekali mengurusi persoalan yang dianggapnya sangat sepele "hanya pembuatan iklan bukan sesuatu yang wah" tapi tidak berlaku hari ini.
Rendra terus saja memberikan tatapan yang tak dapat dimengerti Amanda. namun Amanda tetap saja acuh tak perduli dengan sosok yang selalu diagungkan kaum hawa.
Reny yang memperhatikan interaksi keduanya merasa kasian pada Manda biar bagaimanapun Rendra adalah seorang player maker yang handal soal memuaskan itu sudah bukan rahasia umum lagi apalagi Reny sudah sekitar 10 tahun bekerja di perusahaan ini.
ia ingin menolong kawan barunya yang sudah dianggap seperti kawan lama bagaimana tidak Manda itu terlalu polos ia tau Manda tak nyaman pada Rendra
" Manda ikut gw setelah meeting ya ada yang mau gw bahas soal anggaran artis"
" oke mbak dah beres kan sekarang??" tanya Manda memastikan
__ADS_1
" yukk sekarang aja kalo gitu"
shiit sial betul Rendra niat mau ngerjain Manda lagi malah terjebak sama rencananya sendiri
" Manda saya mau bicara sama kamu ada hal penting yang mau saya bicarakan" asal saja Rendra berbicara ntah apa saja nanti yang akan dibahas. sepertinya dia mulai tertarik pada Manda
" tapi saya udah ada janji duluan pak" ucap Reny yang tak mau kalah
" apa kamu mau membantah kata kata saya ini ren?? sudah merasa hebat??"
" ada apa ya pak??" tanya Manda secara sopan
" kamu mau menikah sama saya??" ucap Rendra dengan refleks
" bapak abis kebentur apa kepalanya pak??" tanya Manda yang seolah bingung dengan ucapan Rendra
" maksud kamu??"
__ADS_1
" itu bapak ngomong ngelantur gitu orang saya udah nikah kok dilamar" ucap Manda dengan tenang padahal dilubuk hati terdalam ia sudah merasa gemetar tak karuan
" kalo Kamu sudah menikah temui saya pada suami mu" damn Manda bingung ia menciptakan permainan malah ia yang terjebak
" saya LDR pak" spontan pada ucapannya
" oke telpon kalo gitu" Rendra tak gentar karna ia tahu jika Manda belum menikah ia hanya ingin tahu mengapa ia seperti membentengi diri padanya apakah ia pernah berbuat salah?? dalam kamus Rendra tak pernah ia tak pernah dapatkan apapun yang ia inginkan jika itu keinginannya, maka sudah mutlak harus terwujud makanya ia bisa menjadi seperti sekarang karna filosopi kata yang ia selalu pegang.
" oke nanti akan saya perkenalkan, saya permisi" Manda bangkit dari duduknya dan meninggalkan Rendra sendiri "shiit baru ini gw diabaiin sama cewe biasa model dia" bukan merendah namun jujur Rendra selalu yang ditunggu wanita bahkan jauh lebih seksi dan menawan namun ia tak memungkiri jika " sepertinya aku jatuh cinta padanya" gumam Rendra bermonolog.
.
.
.
tbc
__ADS_1