
hari terus berjalan kini weekend tlah menanti. Manda hari ini memutuskan untuk kerumah Kiya tapi karna pernikahannya dimulai siang hari ia menyempatkan diri untuk menemui Arya dan Cahyo agar mereka berbicara. Arya sudah diberitahu Manda jika adiknya siap dipertemukan oleh Arya. Arya sengaja ke apart Manda selain karna ingin menemui adiknya juga mengajak bersamaan menuju rumah kevin yang sebentar lagi naik ke altar pernikahan.
pernikahan kevin akhirnya diundur menjadi Minggu dengan alasan orang tuanya akan menghadiri pernikahan anak laki laki tunggalnya dan baru tiba di tanah air Sabtu pagi menggunakan pesawat pribadi milik keluarganya.
Ting... nong. .. suara bell khas menandakan ada yang Dateng menemuinya
" mas Arya udah Dateng??" ayo masuk aku sama Cahyo lagi sarapan" Manda
" makasih sayang" Arya
menuju pantry
" dek .. ini mas Arya mas Arya ini Cahyo adek tunggalku" Manda memperkenalkan diri
" Cahyo"
" Arya"
satu kata yang langsung diumpat dalam hati Arya adalah " kakak sama adik sama sama dingin dan irit bicara"
sadar akan kecanggungan satu sama lain membuat Manda memutuskan untuk keluar .
" mas dek aku ke bawah dulu ya mau ke mini market sebentar" Manda
" perlu aku antar ga sayang??" Arya
" gausah kalian makan aja dulu" Manda lalu pergi meninggalkan mereka berdua.
masih diam membisu hanya ada suara aduan sendok garpu dan piring
Arya langsung berinisiatif membuka percakapan
__ADS_1
" kamu semester berapa?" Arya
" semester 3 mas" Cahyo
" jurusan apa?"
" teknik mesin"
" kau nyaman dengan jurusan itu?"
" sangat"
" boleh aku bertanya??" Arya
" silakan" Cahyo
" apa kau menyetujui hubunganku dengan kakak mu??" Arya bertanya dengan hati hati
" kenapa?" Arya masih bertanya tanya
" karna saya belum tau tujuan anda memilih kakak saya, memperkenalkan kakak saya pada keluarga besar anda dan saya juga belum tau anda, oh tidak hanya sedikit yang saya tau tentang anda" Cahyo dengan mata yang tajam membuat Arya sempat down namun ia kembali menarik nafas dan atur posisi agar tetap gagah biar bagaimanapun ia tetap harus menghormati Cahyo meskipun umur Cahyo masih jauh dibawahnya.
" kakak masih kecil umurnya saja baru 22 tahun dia bahkan ga pernah pacaran sama siapapun dia tapi meski bagaimanapun ia wanita kuat dan tegar aku banyak belajar dari dia tentang menata hidup agar tidak di rendahkan orang lain meskipun kami dari orang tidak berada"
fix kata kata Cahyo membuat Arya terenyuh sebegitu sayang dan cintanya ia pada kakak yang notabennya kekasihnya tsb .
" aku akan bawa keluargaku secepatnya dari Rusia untuk memperkenalkan kalian pada mereka"
" aku tunggu"
" ada lagi yang kau mau tau tentangku"
__ADS_1
" kenapa kau memilih kakakku??
" aku tidak punya alasan mencintai kakakmu. aku tulus mencintainya. aku tahu tentang kehidupan kalian dari awal yang sudah aku selidiki sebelumnya. tak ada niatan bagiku untuk menyakitinya. susah payah aku mendapatkan hatinya . sungguh bukan aku sekali bertindak seperti ini tapi ya itulah yang kulakukan setelah bertemu dengan kakakmu" panjang penjelasan Arya.
." berjanjilah kau takkan membuat kakakku menangis, ketakutan bahkan menyesal telah memilihmu. jika terjadi aku tidak akan memandang siapa kau aku akan habisi kau dengan tanganku sendiri. kakakku tlah mengurusku dengan peluh tanpa mengeluh. dan sebagai balasannya aku akan melindunginya" Cahyo dan lalu ia pergi meninggalkan Arya sendirian yang masih mematung ditempatnya.
sebenernya Arya sudah merasa adiknya memberikan lampu hijau hanya saja ia merasa harus mendekatkan diri terlebih dahulu dengan sang calon adik ipar ntahlah mungkin ia akan sedikit bertanya dengan Azka.
tak lama Manda pun datang membawa beberapa barang untuk kebutuhan sehari hari dan pribadi miliknya.
Manda nampak bingung oh bukan lebih tepatnya sulit mengartikan ekspresi wajah Arya. sepertinya ia sudah bicara pada adiknya namun ia tak menemukan dimana keberadaan sang adik.
" mas adek mana??"
" lagi dikamar sayang"
" kalian ada bicara sesuatu??"
" iya urusan pria lah hahahha"
" baik lah aku siap siap dulu ya Kiya itu kalo ada perlu sama aku nelponin mulu berasa aku yang punya tuntutan"
" siap siap ya Cahyo ikut??"
" iya tapi dia bawa kendaraan sendiri dia ga mau nginep jadi kesana hanya sampai siang atau sore aja"
" ajak aja bareng pulang nanti bisa pake supir aku atau Anter sama Azka dia juga mau kok atau ga ojek online kan bisa."
" yaudah aku kasih tau Cahyo dulu tinggal bentar yah"
" hmm"
__ADS_1
to be continued