Kisah Amanda Putri .

Kisah Amanda Putri .
Apartemen Baru


__ADS_3

Keesokan harinya tepat hari Sabtu. Manda dan Cahyo libur dari kegiatannya. mereka sedang bersantai


" Dek .. sibuk ga?" tanya Manda


" Nggak kak. kenapa?" tanya Cahyo


" Anter kakak kamu siap siap kita naik taksi online aja" Manda


" oke kak " Cahyo


mereka pun bersiap tepat jam 08.30 Manda telpon kiya


" Woy Lo dimana? dah berangkat" Kiya


" lagi nunggu taksi online jam 09.00 sampe" Manda


" sama Cahyo aja??" kiya


" iya" Manda


tak lama sambungan telpon ditutup dan mereka berangkat, 20 menit kemudian sampai dan Kiya menelpon


" Lu dah sampe??" Kiya


" dilobby" Manda


" naik ke lantai 15 nomor 10 paling ujung" Kiya


tak lama Cahyo dan Manda pun sampai


" Hay bebeb ku sayang . gw kangen Lo " Kiya dengan suara nyaringnya


" lebai banget kamu kita baru ketemu kmaren lupa??" Manda


" yaelah gapapa kali" Kiya masih meluk Manda


" kak David apa kabar??" Cahyo mencium punggung David dan Kiya


" baik, kamu dah kuliah kamu gimana?


" baik kak" jawab Cahyo


" Manda apa kabar" David


" tidak terlalu baik" Manda


" kenapa?" Kiya


" Cahyo kami liat kamar belakang sama dapur dulu. nanti kakak nyusul"


Manda sadar bahwa ada yang ingin dikatakan kakaknya kepada temannya membuat Cahyo paham dan meninggalkan mereka berdua


" ada apa?" Kiya tanya


" aku ketemu dia kmaren" Manda sedih


" siapa?" David dengan nada bingung


" mayor Steve dan istri" Manda lirih


" dimana? kok bisa? trus Lo diapain? dia ga macem macem kan??" Kiya sewot


" kmaren pas aku mau meeting sama warna group di mall " Manda


" terus" Kiya


" istrinya hamil besar" Manda


" lu nangis??" Kiya


" iya" Manda


" astaga Manda move on nda move on. gw cariin lu pacar atau kenalan lu gamau, kakak gw lu tolak, trus mau nya gimana sekarang??" Kiya nada naik 1 oktaf


" jangan kenceng kenceng Kiya ntar Cahyo denger, aku udah baik baik aja. berkat tuan Arya" Manda


" lu diapain mas Arya?" tanya kiya


" dia nyuruh aku nangis sampe puas trus janji ga nangisin dia lagi" polos jawaban Manda


" bagus .. dah lu Ama dia aja" Kiya


" gada mimpi aku sama CEO aku sendiri. sadar diri kalo aku bukan apa apa buatnya" Manda


" lu masih percaya kalo pengusaha melebarkan sayapnya dengan ikatan pernikahan??" kiya tanya


" memang seperti itu kan kenyataannya . itu sudah seperti tradisi bagi keluarga bangwasan pengusaha" Manda menjelaskan


" ga berlaku buat keluarga gw" Kiya


" tergantung keluarga dan tradisi" Manda


" yaudah lu keliling sana. liat liat kalo bisa secepatnya di okein " Kiya


dan Manda pun melihat keadaan kamar utama yang akan dijadikan kamar miliknya


Buka pintu


melihat kanan kiri atas bawah dikamar utama terdapat kamar mandi, walk in closet, kasur king size, AC, tv, meja rias, sofa, nakas, dan beberapa kelengkapan kamar lainnya. saat membuka laci meja rias, Manda kaget bagaimana tidak ia melihat alat kontrasepsi bukan Manda tak mengetahuinya namun ia syok mengapa menemukan barang seperti itu di kamar gadis.


" Kiya kamu kekamar cepet" panggil Manda


" kenapa??" Kiya santai


" ini apa??" tanya Manda dengan datar


deeeggggggg Kiya kaget bukan main . mukanya pucat tak karuan


"ii.. itu .. itu " Kiya gugup

__ADS_1


" aku ga tanya ini barang apa tapi yang aku tanya ini kenapa ada disini??" tanya Manda dengan datar


" ( dalam hati) aduuhh mampus gw. gimana ini ( menggigit bibir bawah dan gugup)" Kiya


" kamu sama David udah melakukan hal itu?" Manda dengan nada datar


" iya" kiya dengan gugup


" disini??" Manda dan dijawab Kiya mengangguk


" kamu nakal ya sekarang" Manda meledek


" lu ga marah??" Kiya dengan gugup


" itu urusan kalian " Manda


" lu jangan bilang kak Kevin ya" Kiya memohon


" ga janji" Manda


" ada apa sih ribut ribut? tanya David yang barusaja masuk dari luar


" Manda tau kita pernah main disini" Kiya gugup


" trus" David


" aku takut dia ngadu ke kakak" Kiya


" Manda udah gede bisa bedain mana yang baik mana yang buruk" David


" aku akan tutup mulut tapi besok bantuin aku pindahan dan ajarin aku bawa mobil" Manda


" oke siap bos"


setelah melihat lihat, Kiya dan Manda berbicara soal harga dan tanda jadi


setelah selesai Kiya dan david pamit pulang.


" sebelum pulang bawa tuh bed cover sama seprei kamu ganti yang baru ya jijik aku pake bekas kalian" Manda dengan santai


" sial*n lu. nih gw bawa gw mau buang tar gw kirimin 3 biji yang baru" Kiya


" kak aku mau beli sesuatu. udah janjian sama temen kampus dia nungguin dibawah" Cahyo


" kamu kalo dah selesai, pulang ke kontrakan beresin barang kita besok pindah " perintah Manda


" oke ini card nya ada 2 ya . lu dah TF ke gw 50 juta nih udah masuk ( menunjukan m-banking) sisanya lu cicil semampu lu. gw balik oke nah ini sertifikat nya lu simpen dan lu bisa balik nama kapanpun " Kiya menjelaskan


" makasih Kiya. itu harganya bener segitu?" tanya Manda


" gausah protes. gw jual bukan ngasih " Kiya


" oke hati hati " Manda dan mereka bertiga pun pergi tinggal Manda seorang diri membersihkan kamar nya dari barang barang yang ga berguna dan ia ganti sprei dan bed cover dengan yang baru . tak terasa sudah jam makan siang, ia pesan gofood dan tak lama makanan datang tak lama telpon berdering.


" Hallo kamu dimana?" Arya


" diapartement" Manda


" milik Kiya baru aku beli" Manda


" mau keluar?? aku Minggu harus ke Brunei urus kantor cabang sana" Arya


" mau kemana? aku malas kemana mana" Manda


" kau harus keluar untuk menenangkan pikiran dan menikmati libur" Arya


" bisa banget alasannya" Manda


" alamat apartemennya dimana?" tanya Arya


" apartemen Margonda lantai 15/10." Manda


" oke" lalu langsung ditutup oleh Manda.


ia hanya membereskan semua yang ada di apartemen nya, tak lama bel berbunyi dan ketika dilihat dari pintu Arya sudah tiba


" beneran kesini??" Manda tanya


" dah bersiap lah sudah sore ini kita jalan" Arya


" mau kemana??" tanya Manda


" nonton, makan, atau apapun yang menurutmu menyenangkan" Arya


" kalo gtu temani aku belanja, kulkas Kiya kosong tak ada apapun besok aku pindahan" Manda


" oke" tanda setuju dari Arya


" kau suka tantangan??" Manda


" apa?? tantangan?? tentusaja aku menyukai itu" Arya dengan sombongnya


" kalau begitu kau tinggalkan hp, dompet, jaket cukup bawa uang cash di saku dan itu sepatu waw .. harganya pasti mahal kan.. kau lepas ganti sandal jepit, dan untuk celana hmm aku rasa ada celana David disini, biar aku ambil dulu." Manda


tak lama


" nih kau ganti celana pendek" Manda


menaikkan alis satu" kita itu mau kemana sih??"


" berpetualang" Manda berbisik


perasaan Arya tidak enak dan rasanya sekarang baginya sulit untuk menelan saliva nya.


setelah siap


" kita turun , kunci mobil tinggal kita ga akan naik itu" Manda


" lalu naik apa??" tanya Arya

__ADS_1


" kita naik angkot" Manda


" whaattttt!!!!!! oh no Manda please i've never been on angkot Manda, please no" memohon Arya


" your like challenge kan??" Manda


" where are going?" tanya Arya


" traditional market " sambil senyum jahat


" hah .. oh no itu tempat jorok seumur hidup aku belum pernah ke traditional market Manda!!" memohon Arya


" nanti kau akan tahu rasanya dah tenang saja you Will like this, sure" Manda


sampai depan apartemen benar saja Manda dan Arya naik angkot. Arya yang kepanasan hanya mengibas ngibas kerah kaos nya sedangkan Manda hanya senyum penuh kemenangan" dasar bule kampret emang enak aku kerjain" Manda mengumpat dalam hati, penampilan Arya yang memakai masker dan kacamata hitam serta topi serta perawakan yang seperti bule menarik perhatian penumpang angkot bahkan banyak yang terang terangan memotret Arya untuk diabadikan di sosial media. setelah sampai pasar mereka langsung turun dan berbelanja.


mulai dari ikan, udang, cumi, ayam, daging dan sayuran seperti bahan masakan capcai, Sop, beberapa tumisan tak lupa bumbu bumbu dibelinya. lengkap semua yang dibelinya. perut Manda terasa lapar dan Arya masih tak menyangka bahwa dirinya akan memasuki ke tempat yang tak pernah ia bayangkan. pasar yang begitu becek, panas dan bau dengan membawa banyak kantong belanjaan Manda senang bos nya itu stress bukan main.


" kau lapar tuan" Manda


" lumayan" Arya


" kita makan bakso mau??" Manda


" apa itu??" tanya Arya


" meetball kalo diluar negeri tapi disini jauh lebih enak" Manda


" okelah" Arya


mereka jalan tak begitu jauh dari pasar lalu sampai lah dikedai bakso


" mang bakso super 2 makan sini minumnya es teh manis 2" Manda


" iya neng" tukang bakso


selama menunggu pesanan


" apa disini steril??" tanya Arya


" ga beda jauh dari resto yang kau sering kunjungi tuan" Manda


" berhenti memanggilku tuan atau pak ketika di luar kantor" Arya tegas


" lalu" Manda tanya


" mas boleh" Arya


" kaya orang Jawa aja" Manda


" aku keturunan solo Rusia." Arya


" ohh" Manda


tak lama makanan pun siap


" coba dulu kuah airnya" Manda


" ini enak .. sumpah ini enak banget" Arya sambil mencicipi bakso


" oke kalo suka habiskan aku bayarin dan kalo kurang tambah lagi" Manda


" waw. amazing " Arya


.


.


setelah selesai mereka kembali ke apartemen dan Manda mulai menata belanjaan lalu Arya hanya duduk disofa sambil menatap ke arah dapur yang terdapat Manda.


" kenapa kau lebih suka belanja kesana??" tanya Arya.


" lebih murah, lebih segar" Manda


" kalo hanya sekedar murah lain kali aku ajak ke supermarket pake black card ku" Arya protes


" bukan aku tak mampu. supaya kau ada pengalaman baru mas Arya" Manda jelaskan


" tapi tempat itu astaga Manda I don't want to go in there again" Arya dengan jelas


" yaudah kalo gitu, kau mandi istirahat aku akan memasak sebentar untuk makan malam habis itu kita pulang" Manda jelaskan


" yes ... thats better" Arya


ketika Arya sedang mandi. Manda berkutat untuk masak. tak terasa sudah petang.


" kau makan lah" Manda


" apa ini?" Arya


" sapi lada hitam dan beberapa nugget" Manda jelaskan


" seperti bento" Arya


" cobalah" manda


" wah ini enak .. kau pandai masak?? " sambil terus makan


" lumayan ." Manda


" ternyata punya istri itu enak . jadi ga sabar" Arya


" cari lah kalo begitu" Manda


" untuk apa. calonnya sudah ada didepan " Arya


" jangan menggodaku. tak akan mempan " Manda mengomel


tak terasa makanan habis mereka memutuskan untuk kembali kerumah . Manda yang diantar ke kontrakan dan tak lama Arya pulang ke apartemen miliknya . sengaja ia tak kembali ke mansion karna apartemen lebih dekat dengan kantor dan juga tempat tinggal Manda .

__ADS_1


tbc


Author : maaf ya ceritanya aga bosenin . aku mau mereka kenalan dulu ga ujug ujug langsung suka kayanya aneh banget . mereka kenal satu sama lain dan luluhin hati Manda dulu yang notabennya emang susah ditaklukin . oke . makasih mohon tinggalkan jejak like dan komen saran positif sangat membantu maaciiiwww 😘😘😘


__ADS_2