Kisah Amanda Putri .

Kisah Amanda Putri .
Memilih untuk kembali


__ADS_3

Ingatan yang belum lama ia dapatkan dari sang bos yang amat menyebalkan ditambah pengunduran diri tidak formal membuat Manda memutuskan untuk kembali ke Jakarta dan segera menyelesaikan misi untuk mempersatukan kedua sahabatnya Kiya dan David. ia sesekali menangis ketika mengingat perlakuan Rendra sialan itu.


senja menyapa peradaban bumi menyambut malam. disini Manda sedang berada di KA Gaya Baru Malam Selatan menaiki dari stasiun Gubeng menuju ke pasar Senen Jakarta. setelah itu ia memutuskan untuk naik jasa online atau KRL menuju Margonda, apartemen yang ia miliki.


14 Jam ia harus menempuh perjalanan membuat persiapan cukup matang dari segi bekal maupun tenaga. malam berganti ia mulai terlelap dalam lelah.


sampai di stasiun pasar Senen Jakarta, ia langsung naik KRL menuju Depok dan langsung naik taksi online menuju apartemen miliknya. sebelumnya ia sudah menghubungi Cahyo akan pulang hanya saja mahasiswa yang sedang menjalani semester 4 nya tsb masih di kampus karna hari week day juga masih jam sibuk. adiknya baru selesai kuliah sekitar jam 2 siang karna ia ambil semester pendek sehingga SKS perhari nya cukup padat


jangan tanya alasan Cahyo mengambil semester pendek tentu mengurangi beban sang kakak supaya ia dapat membantu mengurus dirinya juga sang kakak.


sampai di apart ia langsung mengistirahatkan dirinya agar kembali fresh mengingat kejadian tempo hari membuatnya terisak kadang ia bertanya pada dirinya apakah ia harus bercerita dengan Arya atau tidak.


ah lelakinya itu belum tau kalau ia kembali lebih cepat dari prediksi karna insiden sialan itu. ia mengabari sang prianya


to : Mas Arya


aku sudah dijakarta.


cukup singkat kata kata yang ia kirimkan. baginya tak perlu berbasa basi karna bukan dirinya jika seperti itu


Ting. bunyi notifikasi menandakan adanya pesan masuk dari aplikasi hijaunya. balasan dari Arya ternyata


from : Mas Arya


setengah jam lagi aku telpon kamu. sekarang aku lagi meeting sama klien.

__ADS_1


me : ok.


sudah ia tutup pesan hijaunya. segera membereskan bawaan dari Surabaya dan segera membersihkan diri. setelah itu ia merasa lelah akhirnya tertidur dengan lelap.


suara dering ponsel membangunkan Manda ternyata waktu menunjukan pukul 12.15. ah sudah siang rupanya. pantas perutnya lapar karna tadi pagi melewatkan sarapan. namun ia terbangun bukan karena lapar melainkan suara ponsel pertanda ada yang menelpon ternyata Arya yang menelpon ia geser tombol hijau sebagai menerima panggilan


"aku di depan apart kamu buka pintunya."


kaget bukan main kenapa ia jadi datang ke apart sedangkan info sebelumnya ia bilang setengah jam mau menelpon malah karna ulahnya tertidur selama dua jam mungkin itu sebabnya ia datang kemari.


ia bergegas menuju ke pintu dan melihat di lubang kecil menandakan siapa gerangan yang datang dan rupanya benar Arya yang datang. segera ia membuka pintu dan menerima serangan pelukan darinya


" kenapa kamu pulang secepat ini jadinya?? jika aku tau kau akan pulang hari ini aku kemarin menunggumu saja" jelas Arya tak mengetahui alasannya. namun ia memilih bungkam dan memberi alibi agar ia percaya


" aku udah kangen Jakarta. masalah dah selesai bukan?? Cahyo kasian aku tinggal lama lama" ucap Manda dengan nada santai dan lembut


" maaf" hanya itu ucapan Manda. Arya yang gemas langsung mencium pipi Manda secara bertubi karna merindukan gadisnya tsb. Arya langsung menuju kursi dan meletakkan bawaannya berupa makan siang yang ia beli di salah satu restoran milik temannya.


" kamu ga perlu repot bawa itu"


" kamu pasti ketiduran makanya pasti belum makan aku juga sengaja nggak makan di kantin supaya bisa makan sama kamu" ucapan Arya membuat Manda mau tak mau tersenyum.


setelah beres makan mereka saling bicara apapun namun Arya masih ganjal dengan sesuatu


" apa kamu mau bekerja lagi ditempat aku?? ntar biar Maya aku mutasi ke bagian lain atau ke plant lain??

__ADS_1


" jangan.. biar mbak Maya gantiin aku udah cocok kok." ucapan Manda membuat Arya membuang nafas dengan berat.


" lalu kamu mau kerja dimana?? mending nggak usah kerja biar biaya hidup kamu aku tanggung"


" tidak. aku ga mau kalo kaya gitu. Cahyo kuliah butuh biaya dan juga hidup disini nggak gratis cuma tabungan aku masih cukup kalo nganggur tiga bulan mah" ucapan Manda membuat Arya tertawa


" kamu calon istri aku kalo lupa"


" ia aku nggak lupa tapi kan masih calon. udah tenang aja banyak yang mau Nerima aku kok" ucapan Manda membuat Arya mengeryitkan dahinya


" sombong kamu ya"


" ialah sekali kali. hahahha "


" jadi??" tanya Arya


" mungkin aku mau jadi pengangguran dulu selama dua Minggu ini. selama ini selama kuliah aku ga pernah luput dari kerja. menikmati menjadi seorang pengangguran dulu kayanya oke deh"


" yaudah aku kasih ini" Arya memberikan sebuah black card yang tentunya di tolak halus oleh Manda


" aku udah siapin jadi jangan khawatir."


Arya tak memaksa. gadis ya memang seperti itu. " oke trus mau liburan kemana??" ucap Arya membuat Manda bingung. ia harus menemui Kiya maupun Kevin. namun satu hal terbesar adalah Arya tidak menyukai Manda berhubungan dengan Kevin. karna dulu sebelum bertemu Arya, Kevin pernah menjadi secret admier Manda. walaupun ditolak namun rasa itu pasti ada pikir Arya. karna Arya tak pernah tahu alasan Manda menolaknya.


tbc

__ADS_1


note : author bakal secara perlahan merevisi typo typo bab atas karna ini cerita pertama aku jadi masih berantakan banget. aku liatnya juga pusing sendiri hahahha ampun dah.


coment dan vote nya dong biar aku ga galau up karna kalian itu mood booster aku. jadiin cerita ini favorit supaya aku update bisa ada notifikasi nya. thank you all..


__ADS_2