Kisah Amanda Putri .

Kisah Amanda Putri .
16. Kostan Baru


__ADS_3

POV Mayor Steve


flash back


"Sepertinya aku berangjat kepagian ternyata jalanan sangat lengah" ya pagi itu aku merasa sangat bersemangat sehingga sarapan saja lupa .


"kalo ga salah disini dekat dengan lingkungan asrama UI deh . apa aku sarapan disana aja ya kebetulan aku tau tempat bubur ayam enak disana"


tak lama aku memarkirkan mobil aga jauh dari keramaian dan aku yang memakai seragam tentara seolah menyihir pemandangan para mahasiswi yang menempati asrama tersebut .


"pak bubur ayam 1 kerupuk pisah" dipesannya sarapan tsb.


dari jauh kulihat seorang gadis mungkin baru lulus sekolah karna memang sangat belia sekali sehingga aku bisa nemebak sedemikian pula .


saat dia pesan bubur ayam, aku terus saja memperhatikan gadis tersebut sambil tersenyum simpul dan ketika ia cari tempat duduk, dia tepat di depanku . astaga ya tuhan makhluk ciptaaanmu ini sungguh menggoyah imanku . siapa dia??


tak lama diapun selesai makan pandangan ku terus saja memandangnya sampai hilang karna sudah menjauh dari area depan gerbang .


tak lama ada yang berbincang membicarakannya . sebut saja gadis A dengan gadis B.


"itu cewe yang pake kaos putih tadi siapa? orang baru ya?" gadis A


" gw denger sih dia calon Maba dari kampung gada biaya karena anak beasiswa jadi sementara ditampung disini sebelahnya Arumi namanya Amanda" gadis B


"ohh jad namanya Amanda" dlam hati Steve


"dia kerja apa gimana?" gadis A


" gw denger sih dia baru kerja di restauran cepat saji Deket kampus yang 24 jam. paling juga kalo dah gajian pindah secara tinggal disini serba rame rame . tapi yang gw denger dia anaknya ga gampang gaul atau sekedar kumpul gitu pendiem banget tapi pas dia lagi pindahan dia dianter cowok ganteng ganteng banget asli gw yakin junior kita besok itu mereka . duh pen tau gw siapa namanya kaya artis Korea gitu njirr . " jawabnya gadis B.


setelah meninggalkan area asrama UI Steve selalu saja terngiang-ngiang dengan ucapan gadis tadi . "jadi dia kerja disitu. aku akan coba dekati dia . semoga saja dia mau berteman denganku minimal."

__ADS_1


beberapa hari kemudian hujan turun tak lama Steve memarkirkan mobilnya sambil melirik dan mencari gadis yang di carinya . tak lama yang dituju pun datang dengan mengambil payung didalam tas sontak Steve langsung keluar dari mobil dan langsung menghampiri gadis tsb . dan terjadilah numpang payung dengan Amanda .


flash back off


Aku sudah mengira bahwa gadis itu akan sulit ditaklukan paling tidak aku harus masuk ke kehidupannya dulu agar ia tidak merasa takut dan berteman dengannya setelah itu aku akan pikirkan kedepannya. dia sangat pendiam tapi tunggu dulu bukannya orang yang pendiam itu cenderung agresif jika sudah mengenal dan terbiasa?? ah pikir apa aku masa iya pikiranku jadi ga beres gini sudahlah.


--------------------------------------------


setelah berbicara dengan letnan Ardi mayor Steve memutuskan untuk menemui Manda di kamar kostnya . Amanda yang sedang berbicara di telpon tak sengaja didengar mayor Steve


" Hallo ibu. apa kabar? ibu sehat kan? gimana kabar Cahyo?" Manda


" Ibu dan Cahyo baik nak . maaf ibu telpon kamu udah malam gini ibu kangen sama kamu nak . gimana kamu sendiri sehat??" ibu Siti


" Manda sehat Bu. oiya ibu aku ada kirim uang ke ibu jumlahnya memang belum banyak nanti kalo Manda punya waktu luang buat cari sampingan Manda tambahin ya Bu . " Manda


" ya ampun Manda ibu bersyukur kamu masih bisa kirimin ibu . makasih Manda sehat sehat nak jangan capek capek ya . ibu sayang manda ." ibu Siti


tak lama mayor Steve pun datang


" kamu udah selesai bersih bersihnya?" mayor Steve


" mmmhhh anu udah mayor Steve" kaku Manda jawab


" kamu panggil aku kak Steve gapapa kok" mayor Steve dengan senyum ala gigi kuda


" yang lebih tua dari aku aja manggilnya mayor masa iya aku manggilnya kak gasopan banget kesannya" ketus Manda


" aku jadi keliatan muda didepan kamu" mayor Steve


" memang umurmu udah tua mayor?" Amanda

__ADS_1


" aku umur sudah 26 tahun gadis kecil " mayor Steve


" waw seumuran guru bahasa Inggris ku di SMA kemarin" Manda


" kamu mengejekku tua gadis kecil" dengan tatapan tajam mayor Steve


" kau memang sudah tua sudah ga pantes dipanggil kak mayor" jawab Manda


dan mereka pun terus berdebat panjang hingga mereka letih sendiri.


" kau mau terus berdebat denganku gadis kecil??" mayor Steve


" apa kau merasa kalah debat dengan gadis kecil sepertiku??" Manda dengan menantang


" takkan ada habis nya debat denganmu . kapan kamu pindah kesini? hayu cari makan aku lapar dan kau gafis kecil memang kau tidak lapar??" mayor Steve


" laper sih . aku pinda besok tapi aku ga mau kasih tau temanku dulu. mungkin aku akan mencicil pindahnya lagipula tak terlalu jauh juga kan" jawab Manda


" ini kuncinya . aku jemput besok jam 6 seperti tadi pastikan barang sudah siap angkut . kost bulan pertama sudah aku bayar dan anggap aja itu hadiah dari aku. kamu bisa beli kasur, seprei bantal guling dan yang lainnya dengan uang kost pertamamu." jawab mayor Steve


" itulah yang aku benci dari kalian orang yang dekat denganku . selalu membelikan aku barang dengan uang kalian tahu ga sih bagaimana perasaan aku menerimanya . merasa terbebani walaupun sebenarnya itu bukan hutang . aku merasa ga enak Nerima nya ." panjang penjelasan Manda.


"kalau begitu pas aku ajak dinner kamu harus mau sebagai balas Budi okay" Mayor Steve jawab


" cuma nemenin makan aja kan??" Manda


" dinner yang sebenarnya gadis kecil" mayor Steve


sontak Manda pun kaget mendengarnya dan mereka pun bergegas pergi dan makan dipinggir jalan .


Author : sepertinya Manda lebih tertarik dengan mayor Steve deh karna pembawaannya yang wibawa dan dewasa dengan umur mayor Steve yang lebih tua dan merindukan figur ayah membuat Manda sedikit nyaman dengan mayor Steve . akankah menjadi cinta? hanya Author yang tau yahh .. hahahhahaha

__ADS_1


__ADS_2