Kisah Amanda Putri .

Kisah Amanda Putri .
Amarah


__ADS_3

melihat dua sejoli yang sangat intens di cafe miliknya membuat seorang pria mengerakkan rahang kerasnya bahkan jari jari kukunya memutih akibat kepalan yang kuat. marah sangat sepertinya Rendra melihat Amanda seperti itu


" gadis pura pura polos menjijikan berapa banyak pria yang kau pacari hingga kau semurahan ini??" ucapannya membuat ia berfikir bahwa Manda sedang bermain dengan pria lain karna wajah pria itu berbeda dengan yang ia temui kemarin


keesokan harinya sesuai permintaan Rendra, Manda pagi sekali keruangan Rendra sambil membawa laptop miliknya. ia bergegas lantaran sejak pagi telponnya selalu berdering karna bos tak jelasnya itu selalu menelponnya. sepertinya Lisa belum datang, ia mengetuk pintu ruang CEO dan ucapan di dalam sana membuat dirinya masuk ke dalam


" ada apa pak pagi pagi saya disuruh datang ke sini??" ucap Manda tanpa basa basi jujur ia malas dengan basa basi karna baginya Rendra sungguh merepotkan.


Rendra memencet remot kontrol yang otomatis mengunci ruangan pribadinya itu jangan lupakan ruangan yang kedap suara. dengan nafas memburu dan penuh emosi yang jelas terlihat membuat Manda bergidik ngerinya dan langsung memundurkan langkahnya

__ADS_1


" kenapa harus dikunci pak??"


" menurutmu?? berapa yang aku harus bayar buat tubuhmu itu??" ucapan Rendra sontak membuat Manda kaget dan menangis karena sakit atas perkataan bos ya itu.


" kenapa anda bicara kurang ajar gitu??" ucap Manda marah


" bapak jangan kurang ajar ya siapa yang jual tubuh??" langkah mundur Manda terhenti setelah punggungnya menyentuh tembok dan itu semua kesempatan emas yang dimiliki Rendra untuk langsung mencium Manda secara brutal dan menekan tengkuk Manda agar lebih dalam lagi. emosinya tak terkontrol mengingat kejadian di cafe yang memeluk mesra seorang lelaki. untung saja Manda punya pengalaman takewondo dan mendorong dengan keras juga menampar kencang pipi mulus Rendra.


tangan Rendra mencekal lengan Manda secara kuat " berikan tubuh mu itu aku bayar sebanyak yang kau minta"

__ADS_1


Manda marah mukanya memerah ia langsung menendang junior milik Rendra dan langsung mencari remote yang ada di atas meja Rendra dan segera pergi keluar namun sebelum keluar Manda berkata " saya bukan wanita yang seperti kamu kira tuan muda yang terhormat dan mulai hari ini saya resmi keluar dari pekerjaan. semoga saja ingatan saya cepat melupakan apa yang terjadi hari ini karena jika tidak saya mau tidak mau melaporkan anda ke kantor polisi dengan pasal pelecehan dan visum rumah sakit. saya permisi" ucapan Manda sukses membuat tubuh Rendra melemah shit ternyata gadis itu jauh lebih pintar dari yang ia kira. pantas saja seorang Arya Wijaya mengejarnya. arrrgghhh bodohnya Rendra jika sampai ia melapor ke polisi bisa hancur reputasi yang ia dapatkan selama ini. susah bangun ia capai hanya karna emosi semuanya kacau. ia harus melakukan sesuatu agar Manda tutup mulut.


Manda menangis tersedu meninggalkan kantor. mimpi apa semalam sampai ia mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakan. jujur rasa amarah dengan bosnya melebihi apapun. baru kali ini ia dilecehkan seperti ini. ia segera bergegas menuju kost untuk menenangkan dirinya.


sesampai di kost ia beranjak ke tempat tidur dan masih saja menangis. lambat lain iaa lelah menangis dan akhirnya tertidur.


setelah bangun tidur kepalanya sakit. ia berfikir sejenak mungkin lebih baik ia kembali ke Jakarta bertemu adiknya sambil mencari pekerjaan lagi dan meluruskan persoalan sahabatnya itu. jujur ia merasa tidak enak dengan Kiya namun ia harus mengesampingkan dulu fokus utamanya adalah bertemu dengan Kiya. segera ia memesan tiket kereta menuju ke Jakarta.


tbc

__ADS_1


__ADS_2