
flashback
3 Tahun Lalu
Manda sedang bermalas malasan, bagaimana tidak ujian yang sangat sulit, padat barusaja dilalui olehnya . tak terasa ia sudah menjalani semester 3 membuatnya sangat semangat . namun Manda hanyalah seorang manusia biasa yang terkadang suka up nd down semangatnya . dan mungkin ia sekarang berada dititik jenuh .
" aku mau refreshing dengan bermalas malasan ." Manda
lalu tak lama Cahyo pun menghampiri
" kakak ga kuliah??" Cahyo
" Sabtu dekk . kakak baru selesai ujian" Manda
" oiya hahah aku lupa . aku ke sekolah dulu ya kak . mau eskul sampe sore soalnya ada pengukuhan junior baru" Cahyo
" uang jajan masih ada??" Manda
" ada sih tapi aku minta deh kak buat makan" Cahyo
" nih 100rb cukup kan ??" Manda
" cukup kak . berangkat ya assalamualaikum" Cahyo
" oiya kakak hari ini cuti kerja sampai besok ya, waalaikumsalam" Manda
tak lama
Ting .... one notification
from : mayor Steve
Aku jemput jam 9 nanti . aku udah tiba di Indonesia semalam. jangan lupa pake baju rapih . ijin lah sehari saja agar aku bisa ajak jalan mu sepuasnya.
" wah mayor Steve udah pulang asikkk" Manda amat senang lalu bersiap dengan memoles sedikit make up tipis. tak lama mayor Steve datang .
sebelum mayor steve kekost Manda
(POV Mayor Steve)
" hah seneng banget mau jalan sama Manda . aku harus tampil cool . aku mau nyatain cinta sama dia udah lama aku nunggu moment ini moga aja diterima..
drrrrttt ... panggilan masuk dari ayah
" ayah .. kok tumben banget nelpon..
" Hallo assalamualaikum ayah .."
" waalaikumsalam nak .. hikkss ini ibu" ibu Steve
" ibu kenapa nangis??"
" ayahmu sudah gada nak" ibu Steve
" innalilahi wa innailaihi rojiun sejak kapan Bu??"
" sudah satu bulan . ibu dengar dari temanmu kau sudah pulang semalam makanya ibu telpon nak . namun ada yang ibu mau bilang sama kamu nak.." ibu Steve
" apa Bu??"
" sebelum ayahmu meninggal ayah bilang sama ibu menitipkan wasiat terakhir yaitu kamu akan dijodohkan sama Airin . anaknya Bu Joko . selama kamu dinas Airin yang membantu ibu merawat ayah . ayahmu merasa hutang budi makanya ayah memutuskan untuk menjodohkan mu dengan nak Airin . ibu harap kamu secepatnya pulang agar kita bisa melangsungkan peenikahan ." ibu Steve"
deggggggg. hati Steve yang tadinya amat senang akan menyatakan pada Manda langsung pucat dengan kabar tsb .
" aku akan pulang besok. tunggu aku Bu untuk masalah itu kelanjutannya akan dibicarakan sesampainya disana" mayor Steve
" baik nak jaga dirimu baik baik" lalu ditutup telponnya oleh ibu Steve
" Hancur .... hancur sudah harapan dan kenangan indah juga penantianku selama ini yang aku pendam selama setahun terakhir mengenalnya . aku tak mampu menyembunyikan rasa sakit itu namun aku tak mau menyakiti perasaan ibu dan wasiat ayah terlebih itu pesan terakhir. mau tidak mau aku harus menemui Manda dan mengakhiri semua ."
(POV Author)
__ADS_1
Mayor Steve sampai tempat Manda dengan wajah gusar tak menentu, Manda yang melihat gelagat berbeda pun bertanya
" kak mayor sehat??" Manda
" iya Manda" mayor Steve
"(dalam hati) kok manggilnya nama biasanya gadis kecil" Manda
" mau kemana kita??" Manda
" belum tau . terserah kau saja" mayor Steve
lalu Manda memutuskan untuk menuju mall dibekasi untuk bermain salju . sebenarnya itu salah satu impian manda, namun karna raut muka mayor Steve yang sangat berbeda dan seperti orang putus asa membuat Manda memutuskan untuk pulang lebih cepat .
setelah makan dan sampai rumah mayor Steve akhirnya buka suara.
" Manda aku mau bicara serius" mayor Steve
" oke . mau bicara apa kak?" Manda tanda tanya
" aku besok pulang kampung ke Padang . aku memutuskan untuk menikah dengan wanita lain. aku harap kau bisa lupakan aku dan tak berhubungan lagi denganku . terimakasih atas masa indah yang kau torehkan selama ini dalam hidupku . jaga dirimu baik baik . " jawab mayor Steve
deggggggg hati Manda sakit, panas, marah, kecewa campur aduk jadi satu . bagaimana tidak apa yang diharapkan dari dulu kini sirna . ya Manda sudah jatuh cinta pada mayor Steve dan mayor Steve merupakan cinta pertamanya . ia sadar kalo ia memang tak harus mempunyai mimpi besar untuk bersanding dengan seorang mayor Steve . sadar akan hal itu membuat Manda menerima dengan terpaksa namun ikhlas .
" o. .... oke baik tuan mayor Steve ( panggilannya udah berubah) aku akan menjauh darimu . jaga diri baik baik semoga tuan bahagia dengan keluarga kecilmu . aku pamit . " Manda ucap lalu meninggalkan mayor Steve yang mengantar Manda sampai gerbang kostan . sontak langsung menangis dengan ucapan Manda . ia tahu itu sakit tapi ia memang pantas dapatkan mengingat ucapan mayor Steve ke Manda juga benar benar menyakiti hatinya yang mulai membuka diri untuknya ia tahu akan hal itu .
Manda yang merasakan sakit begitu amat terpuruk hingga berbulan bulan. bahkan Kiya David dan satria yang sudah mengetahuinya merasa kasian karna Manda walau memang pendiam lebih pendiam lagi bahkan sekedar untuk ngobrol saja ia enggan . Manda habiskan waktu untuk kerja dan belajar hingga akhirnya ia lulus dengan predikat cumlaude 3 tahun
flashback off.
" kamu apa kabar Manda??" tanya mayor Steve
" baik .. " ketus Manda
" kenalkan ini istri aku ." mayor Steve
" hallo saya Airin Kusuma salam kenal" Airin
" Amanda Putri dan ini " menunjuk ke arah Arya namun tangan Arya langsung menyodorkan tangannya ke arah mayor Steve
" saya duluan ya permisi" Manda memutus kontak pada mayor Steve dan istri lalu pergi dari hadapan mayor Steve dan diekori oleh Arya .
melihat wajah Manda menjadi tak menentu membuat Arya buka suara
" kau baik baik saja?" Arya
" tidak" manda
" kita batalkan saja meeting dengan warna group" Arya
" jangan kita harus tetap profesional" Manda
setelah sampai tempat tujuan mereka meeting selama 30 menit dan diakhiri dengan kesepakatan kerja sama . lalu setelah selesai Manda dan Arya makan . namun Manda tak memakannya hanya mengaduk aduk saja tanpa menyentuhnya . Arya khawatir tentunya dan memutuskan untuk kembali ke kantor .
setelah sampai kantor
" kau bisa ijin" Arya
" tidak" Manda
" kau tidak baik" Arya
" akan tidak lebih baik lagi jika aku pulang ." Manda
" baiklah aku keruanganku dulu . jika ada apa apa kabari aku, itu nomor pribadiku tadi bisa kau simpan dan jika ada urusan kantor kau pake nomor ini ( memberikan kartu nama miliknya)" Arya
" baik terimakasi" Manda
jam menunjukan pukul 18.00
Manda masih saja menatap kosong pandangannya ke layar komputer dan sesekali airmata keluar . hal yang paling sangat ia hindari akhirnya terjadi juga bertemu dengan mayor Steve
__ADS_1
kacau balau keadaan Manda . tak ada niatan beranjak dari kursi kerjanya. Arya hanya menatap Manda dari ruangannya seolah kerjaannya jadi tak fokus lantaran Manda terlihat sangat tidak baik .
" aku harus melakukan sesuatu" Arya
lalu ia bersiap pergi meninggalkan kantor
" Manda mari pulang" Arya
" baik sampai jumpa" Manda
" aku tak berpamitan denganmu aku mengajakmu pulang" Arya
" aku masih ada kerjaan sebentar lagi" Manda
" jangan bohong" Arya
" kelihatan sekali ya aku berbohong padamu??" Manda
" kau tak berbakat" Arya
" baik tunggu 10 menit aku bersiap" Manda
lalu membereskan pekerjaan ya dan memadamkan listrik diruangannya.
" Arya aku akan pulang dengan Manda, kau kembali lah dengan mobil lain . nanti aku kabari lagi" Arya perintah Azka
" baik tuan" Azka
Sampai parkiran mobil
" kita makan dulu abis itu aku antar ke rumahmu" Arya
" aku mau pulang" Manda
" aku tidak terima penolakan. kau belum makan sedari siang tadi" Arya
lalu mereka melaju ke sebuah restoran . sepanjang jalan ia hanya diam tanpa kata . ketika makan pun sama tak ada hang dibahas . setelah selesai Arya meminggirkan mobil ya di sebuah danau buatan .
" turunlah" Arya
" kenapa kita kesini" Manda tanya
" lihatlah dirimu . kau sangat kacau bagaimana dengan adikmu jika melihat kakaknya kacau . turunlah sebentar " perintah Arya
setelah sampai pinggiran danau
" menangislah sepuas nya . setelah itu berjanjilah pada dirimu sendiri tak akan menangisi laki laki itu. " Arya
" Manda pun akhirnya menangis sejadi jadinya . ia sudah lupa bahwa sebelahnya adalah seorang CEO di perusahaan tempatnya bekerja . ia tak peduli dengan sekitarnya baginya menangis adalah jalan yang terbaik untuk mengurangi beban pikirannya. setelah 30 menit Manda menghentikan tangisannya dan menatap Arya
" maaf" Manda
" untuk??" Arya
" kau orang pertama yang melihatku rapuh" Manda
" tidak masalah" Arya
" kau atasanku " manda
" aku laki laki biasa diluar jam kantor " Arya
" terimakasih sekali lagi" Manda
" sudah lebih baik" Arya
" tentu" Manda .
mereka pun kembali ke rumah Manda. ia memoleskan sedikit make up supaya adiknya tak curiga .
sampai kontrakan Manda Arya pamit dan kembali ke mansion .
__ADS_1
lelah dengan hari ini membuat Manda langsung bersihkan diri dan tidur dengan lelap .
tbc