Kisah Amanda Putri .

Kisah Amanda Putri .
Keputusan Orang Tua David


__ADS_3

Arya geram dengan Amanda yang sudah pulang dari Yogya dua hari lalu. ia sudah menunggu lama namun menemukan fakta itu membuatnya sangat geram. belum lama dinasehati sudah berulah lagi ada apa dengan kekasihnya tsb sehingga ia bisa melupakannya??


ia sudah berada di apartemen Amanda langsung melanjutkan langkahnya dengan cepat. tak lama sampai sudah berada di unit milik ya.


tok.. tok.. tok


dibuka pintu oleh Manda dan langsung dipeluk oleh Arya.


.


.


disisi lain David sudah berada di hadapan kedua orang tuanya dengan gugup mengajak bicara kepada kedua orang tuanya yang kebetulan ada dirumah


" pak Bu aku mau menikah dengan Kiya"


itulah ucapan pertama David kepada Pambudi Elestianto sang ayah


" sudah merasa mapan kamu mau menikahi anak orang padahal statusnya masih koas" ucapan sang ayah santai namun menusuk


" ia toh lek sabar kenapa masih satu tahun lagi" ucap Diva Elestianto sang ibu


" aku akan menikah dengan Kiya karna Kiya mengandung anakku"


" kamu becanda nya receh banget si lek" ucap Diva


" aku serius. Kiya sedang mengandung anakku sudah berumur delapan Minggu"


plak.... pipinya kebas akibat tamparan yang diberikan sang ayah namun ia masih merunduk


" ini balasan mu kepada kami setelah apa yang kami lakukan??" ucap sang ayah


" maaf"

__ADS_1


" apa dengan maaf kamu bisa mengembalikan nama baik keluarga.? pikir dengan rasional mau di taro dimana muka kami terlebih kamu masih koas. mau dikasih makan apa kiya dengan anakmu?? buku?? obat obatan hah?? ucap Pambudi dengan emosi sedangkan diva masih saja menangis


dibalik pintu Laras adik David menguping pembicaraan sebenarnya ia ingin memeluk sang kakak karna rindu sudah beberapa tahun tidak pulang hanya saja ketika mendengar titahan kakaknya mau bicara serius dengan kedua orang tuanya membuat ia mengurungkan niat membuka pintu namun betapa kagetnya Laras mendengar pengakuan kakaknya. ia langsung membuka pintu dan ketiga orang didalamnya terkejut


" kakak boong kan semua ini?? ia kan??" ucap Laras dengan menangis


" maaf dek"


" kenapa kak?? kakak itu panutan aku kak"


" Laras duduk"


" tapi ayah"


" ayah bilang duduk" laras mau tidak mau mengikuti sang ayah


" bukannya Kiya berbeda dengan kita lek??" ucapan diva membuat semua orang menoleh kepadanya


" Kiya sudah memeluk kepercayaan yang sama dengan kita hari ini tapi sebagai gantinya aku disuruh mundur jadi dokter dan mengurus perusahaan milik keluarga Kiya"


" maaf ayah aku akan ganti nanti kalo sudah ada uang"


" bukan itu maksud ayah?? ah sudah lah lagipula bicara padamu bikin ayah pusing jadi apa langkah yang akan kamu lakukan??"


" kamar Kiya lusa dan esoknya aku akan menikahi Kiya tanpa resepsi. jika ingin resepsi akan dilakukan setelah anakku lahir"


" kenapa kau tidak bekerja di perkebunan saja kalo begitu lek??" ucap Diva


" itu biar Laras yang urus dan biar Laras yang menjadi penerusnya"


" ayah nggak habis pikir kenapa kalian bisa melakukan hal seperti itu"


" kami melakukannya tanpa paksaan karna sama sama saling suka dan mencintai"

__ADS_1


" yasudah ayah dan ibu akan bersiap untuk melamar Kiya besok pagi kita berangkat"


" makasih ayah ibu" David menghampiri kedua orangtuanya dan melakukan takzim pada keduanya


.


.


kedua orang tua David tlah berada di kediaman Kiya. setelah berbicara dengan orang tuanya, David mengabari Kiya dan dua hati selepas akan dilaksanakan lamaran pada Kiya.


" maafkan kesalahan anak saya sebelumnya nak Kevin saya merasa gagal menjadi seorang ayah jika keadaannya seperti ini" ucap Pambudi


" sudah lah pak tak apa mungkin habis ini kita juga harus belajar lebih lagi mengenai pergaulan yang dianggap terlalu bebas akan sangat berbahaya jadi lebih baik memaafkan keduanya karna memang kita sebagai orang tua dan saya sebagai orang yang bertanggung jawab pada adik saya juga ada salah dalam menjaga mereka, bagaimana keputusannya mengenai pernikahan keduanya??" ucap Kevin


" kami akan menikah lusa di KUA daerah sini tanpa resepsi semua berkas sudah saya selesaikan tinggal menunggu hari nya saja" ucap David mantap


" lalu untuk syarat yang saja ajukan??" ucap kevin


" saya akan lakukan" David


" kau yakin"


" saya mantap dengan pilihan saya demi anak kami"


" oke kalo begitu sementara selama kalian belum ada rumah kalian tinggal disini saya tidak membiarkan Kiya tinggal di apartemen selama mengandung. jadi kalian akan tinggal disini sampai ada rumah sambil belajar juga mengenai bisnis saya harap kamu memahaminya" ucapan Kevin dianggukan oleh semua pihak.


.


tbc


.


.

__ADS_1


notice from author : Doble up nih buat kalian


sebelumnya maaf ya jika ini menyinggung salah satu kepercayaan bukan maksud buat kekacauan atau menyudutkan salah satu keyakinan cuma kita sebagai negara Indonesia sebenarnya tidak membenarkan nikah dengan perbedaan keyakinan bukan?? berbeda dengan negara lain. untuk itu apabila ada yang tersinggung dengan ini mohon dibukakan pintu maaf yang seluasnya. pada dasarnya semua keyakinan sama yaitu mengakui adanya Tuhan hanya saja tiap keyakinan berbeda cara pandangnya. semoga negara kita tetap solid dengan keberagaman ini tanpa adanya perpecahan amin 🙏🙏


__ADS_2