
Nathar segera meraih ponselnya, dia mengirimkan alamat kepada Flo.
Flo yang sedang berada di dalam lift membacanya dan tersenyum, "Ayolah Flo, kenapa Kamu tersenyum seperti ini?"
Malam pun tiba, Flo tengah bersiap di dalam kamarnya. Flo mencoba beberapa gaun, sebelumnya dia melihat di internet mengenai restoran yang dipesan oleh Nathar, tentu saja untuk menyesuaikan penampilannya hari ini.
Flo mengenakan dress berwarna navy dengan lengan yang terbuka tentu saja dilengkapi dengan high heels dan tas yang berwarna senada. Flo menata rambutnya dengan sangat rapih, menampilkan bagian lehernya yang jenjang, riasan tipis menambah kecantikan di wajahnya.
Flo menatap dirinya dalam cermin, sesekali dia tersenyum dan memutar-mutarkan badannya.
"Kenapa Kamu harus tampil seperti ini? Ini hanya makan malam biasa kan? Apa ini berlebihan?" Flo berbicara kepada dirinya sendiri.
Flo mengubah kembali tatanan rambutnya, namun saat melihat jam dia begitu terkejut. Waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam, "Ya ampun Aku bisa terlambat."
Akhirnya Flo menggeraikan rambutnya.
Flo berjalan menuju lobby dan membawa mobil miliknya.
Flo terus saja memperhatikan dirinya dalam cermin, "Apa ini berlebihan? Seharusnya Aku tidak berpenampilan seperti ini."
Setelah memakan waktu satu jam, Flo tiba di tempat yang dituju.
Flo memasuki restoran tersebut kemudian mencari keberadaan Nathar.
Seorang pelayan menghampiri Flo, "Apa Anda sudah melakukan reservasi Nona?"
"Oh iya sudah, Saya mencari teman Saya."
"Atas nama siapa Nona?"
"Nathar, Tuan Nathar."
"Silahkan Anda berjalan lurus, Tuan Nathar memesan meja di outdor dekat kolam."
__ADS_1
"Baik, terima kasih."
Flo berjalan menuju tempat yang dituju, namun tidak ada siapapun disana. Hanya ada sebuah meja dengan dua buah kursi dan ada bunga mawar berwarna putih di atas meja.
"Dimana Tuan Nathar?" Flo duduk di salah satu kursi dan mengeluarkan ponselnya, tidak ada pesan apapun dari Nathar.
Namun fikiran Flo tiba-tiba melayang, dia membayangkan Nathar memberikannya kejutan dengan membawakan sebuket bunga serta diiringi sebuah lagu yang romantis.
Membayangkannya saja Flo sudah merasa bahagia, Flo dengan sabarnya menanti kedatangan Nathar.
Seorang pelayan memberikan sebuah minuman pesanan Flo, Flo melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya. Sudah tiga puluh menit berlalu, Nathar belum kunjung datang.
Flo mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Nathar. Flo akhirnya memutuskan untuk menghubungi Nathar. Namun Nathar tidak menjawabnya sama sekali.
"Sudahlah Flo, Nathar mungkin sedang sibuk dengan kejutan itu." Flo tersenyum senang.
Namun setelah enam puluh menit, perut Flo mulai keroncongan. "Kriuuukk..."
Tidak berapa lama kemudian Nathar tampak tergesa-gesa menghampiri Flo, Flo yang melihat Nathar dari kejauhan tampak tersenyum.
"Flo... Maafkan Aku, Aku benar-benar minta maaf karena terlambat. Aku..."
Flo masih tersenyum, "Iya tidak apa-apa. Memang kenapa bisa terlambat?" Batin Flo bergumam, "Im ready... Aku siap untuk kejutannya, Aku akan berpura-pura untuk sangat terkejut."
"Sebenarnya... Aku.... Ketiduran..."
Flo membelalakkan matanya, hancurlah semua ekspektasinya. Flo menarik nafas panjang dan mengedip-kedipkan matanya yang tidak kelilipan.
Batin Flo bergumam, "Jadi... Tidak ada kejutan? Tidak ada sebuket bunga dan tidak ada lagu romantis?"
"Flo... Flo? Kamu baik-baik saja?" Nathar melambaikan tanganya di depan wajah Flo.
"Ah iya, Aku... Aku baik-baik saja."
__ADS_1
"Sekali lagi Aku minta maaf ya. Terima kasih Kamu sudah mau menunggu ku."
"I...Iya..."
"Kriuuuukkk..." Perut Flo kembali berbunyi. Flo tampak sangat malu, wajahnya memerah.
"Kamu lapar? Kenapa tidak memesan makanan lebih dulu?"
Batin Flo kembali bergumam "Dasar... Sudah ketahuan mesum, dan sekarang tidak peka? Ya ampun kenapa Kamu seperti ini Tuan Nathar?"
"Flo? Kenapa melamun? Apa lapar membuat mu kehilangan konsentrasi? Aku pesankan makanan ya?"
Nathar akhirnya memesan beberapa makanan, Flo hanya mengangguk saja saat Nathar menawarkan beberapa menu makanan.
...----------------...
Ngakak dong nulisnya, cowok gitu banget yaa wkwk
Flo sudah berekspektasi sangat tinggi, eh ternyata dia terjatuh sebelum bangun 😂😂
Yaampun Nathaaaarrrr 😂😂
Selamat menikmatiii karya ku, semoga Kalian tetap dukung karya kuuuu 🥰🥰
👍🏻 Like
📝 Komentar
❤ Favorite
dan Vote yaa 😁😁
Terima kasiiih 🥰🥰
__ADS_1