Kisah Cinta CEO Kembar (Istri CEO 3)

Kisah Cinta CEO Kembar (Istri CEO 3)
Malam Pertama


__ADS_3

Luna kini berada di dalam kamar bersama Nathan, Amanda, Cla dan Tuan Jordan.


"Dada ku rasanya sesak." Luna meracau.


"Sepertinya Luna kelelahan, mungkin selama pesta Luna kekurangan air minum" Cla memeriksa tubuh Luna.


"Sayang, Kamu kenapa?"


"Aku... Aku hanya kelelahan."


"Seharusnya Kamu tidak memaksakan seperti ini. Kamu bisa istirahat di sini." Nathan mengusap kepala Luna.


Luna menganggukkan kepalanya.


Beberapa waktu kemudian keadaan mulai membaik. Luna dibiarkan sendiri di dalam kamar untuk beristirahat.


Tidak lama kemudian ponsel Luna berdering menandakan pesan masuk.


Nomor tidak dikenal mengirimkan pesan kepadanya.


"Siapa ini?" Luna membuka pesan yang belum terbaca itu.


Luna membelalakkan matanya saat melihat gambar yang dikirim dari nomor tidak dikenal tersebut.


Terlihat gambar Nathan yang diambil dari jarak yang cukup dekat.


"Siapa yang mengirim pesan ini?"


Pesan lainnya masuk, "Percuma Kamu memblokir nomor ku. Kamu lihat bagaimana Aku bisa memasuki pesta pernikahanmu tanpa kartu undangan di tangan ku? Itu namanya JODOH Babby."

__ADS_1


Luna menjauhkan ponselnya dari dirinya, dia tidak ingin melihat pesan tersebut.


Namun panggilan kini masuk ke nomornya, Luna dengan kesal menjawab panggilan tersebut.


"Apa sebenarnya mau mu?"


"Tentu saja Aku ingin tahu bagaimana malam pertama mu. Ups sepertinya salah, ini bukan malam pertama mu. Malam pertama mu Kamu berikan kepada ku. Kamu masih ingat Babby?"


"Kamu. Dasar laki-laki br*ngsek. Berani Kamu mengancam ku?"


"Aku tidak mengancam mu Babby, Aku hanya ingin Kita mengenang malam Kita..."


"Cukup. Kamu tidak bisa berbuat semau mu. Aku sudah menikah dengan pria yang Aku cintai. Aku bisa melaporkan perbuatan mu."


"Tenang Babby, Kamu hanya akan menggali kuburan mu sendiri. Kamu tahu bukan kalau Tuan Kendra tidak akan hanya diam jika mengetahui kelakuan dari menantunya ternyata tidak sebaik yang Mereka kira. Apalagi kembaran dari suami mu, dia pria yang sangat menyeramkan. Dia bahkan sepertinya mengenal ku, Aku hampir saja tertangkap olehnya."


"Andra. Aku mohon, hentikan. Tolong lepaskan Aku."


"Aku akan pulang dulu ya Babby, asik ipar mu sepertinya menemukan ku. Oh ya tadi Kamu pingsan, jaga kesehatan mu. Jaga bayi Kita." Andra mengakhiri panggilanya.


"AKU TIDAK HAMIL. Dasar laki-laki brengsek, gila. Lihat saja, Aku tidak akan hanya diam."


Nathan memasuki kamar dan menghampiri Luna.


"Kenapa Sayang? Apa ada masalah? Kenapa Kamu berteriak?"


"Ini... Ada pria yang salah sambung, dia... Dia menelpon ku dan mengira bahwa nomor ku adalah nomor istrinya."


"Mana lihat? Biarkan Aku berbicara kepadanya dan menjelaskan kalau Kamu adalah istri ku."

__ADS_1


"No... Tidak... Aku sudah memblokir nomornya."


"Baiklah, jaga kesehatan mu. Aku tidak mau kejadian ini terulang kembali."


Nathan duduk di samping Luna.


Luna menundukkan kepalanya, dengan ragu dia menatap Nathan.


"Emm Sayang. Apa Kamu yakin akan menerima segala kekurangan ku?"


"Apa Kamu ragu?" Nathan merapikan rambut Luna.


"Tidak. Aku sangat yakin kepada mu."


"Kalau begitu percayalah, Aku akan menerima segala kekurangan mu. Jangan pernah meragukan perasaan ku untuk mu."


"Kamu janji?"


"Aku janji." Nathan mengecup tangan Luna.


"Bahkan jika Aku sudah tidak peraw*n?"


...----------------...


Aku kasih bonus, up lagi nih.


Supaya Kalian tambah gereget hihi.


Semoga Nathar bisa segera menangkap Andra.

__ADS_1


Jangan lupa dukung karya ku, supaya Aku semangat Up nya.


Like, komentar dan vote yaa zheyenk kuuu. Aku tunggu dukungan Kaliaaan. Seperti Kalian menunggu Aku buat Up 🥰🥰🥰


__ADS_2