Kisah Cinta CEO Kembar (Istri CEO 3)

Kisah Cinta CEO Kembar (Istri CEO 3)
Melamar???


__ADS_3

"Coba lihat lagi. Apa benar bukan dia?" Nathar kembali memperlihatkan gambar Andra.


"Tunggu, mungkin dia. Hanya saja gaya nya yang berbeda."


"Ya ampun Flo, jelas saja berbeda. Ini gambar lima tahun yang lalu."


"Lima tahun? Jelas lah berbeda, Kamu kira lima tahun yang akan datang wajah mu akan tetap seperti ini?"


"Tentu saja, ketampanan ku Aku dapatkan dari Daddy. Dan ini mutlak."


Flo membelalakkan matanya, "Ya ampun mimpi apa Aku semalam? Bertemu dengan pemilik perusahaan ternama yang ternyata seperti ini?"


"Memang seperti apa? Tampan paripurna?" Nathar tertawa terbahak-bahak.


Flo hanya menggelengkan kepalanya, "Aku tidak menyangka Anda seperti ini Tuan Nathar."


"Sudahlah kembali ke topik Kita hari ini. Kamu benar melihatnya?"


"Jika itu gambar lima tahun yang lalu, ya Aku melihatnya."


"Dia adalah Andra, putra semata wayang dari pemilik perusahaan PQ. Namun sangat disayangkan perusahaan itu bangkrut karena pemimpin yang melakukan korupsi."


"Benarkah? Jadi dia pewaris dari perusahaan itu?"


"Aku sudah katakan kalau perusahaan nya sudah bangkrut. Apa yang akan diwariskan?"


"I...Iya maksud ku perusahaan itu."


Nathar menggelengkan kepalanya, "Aku bingung, kenapa bisa percaya kepada mu."


"Iya kenapa? Kamu melibatkan ku dalam masalah pribadi mu."


"Ini masalah Nathan."


"Iya dengan mu."


Nathar menggelengkan kepalanya, "Aku tidak menyangka gadis kolot seperti mu berani berdebat dengan ku."


"Apa Kamu bilang?" Flo mencubit lengan Nathar.


Nathar sedikit berteriak "Awww..."

__ADS_1


Beberapa orang tampak melihat ke arah Mereka, Nathan meminta maaf kepada Mereka dengan menganggukkan kepalanya.


"Kamu bisa dikatakan KDRT."


"KDRT? Sejak kapan Kita berumah tangga?"


Nathar terdiam, "Sudahlah, Aku akan kalah jika berdebat dengan mu. Entah apa yang akan terjadi jika Kita benar-benar berumah tangga."


Flo memukul pelan lengan Nathar, "Awas saja kalau Kamu tiba-tiba menyatakan cinta kepada ku."


Nathar tertawa, "Jangan mimpi Nona. Aku tidak akan melakukannya."


"Aku akan menolak mu."


Nathar kembali tertawa dan mengacak rambut Flo, "Nona Flo, sudah hentikan sebelum Kamu terbang terlalu tinggi."


Nathar mengusap ujung matanya yang berair karena tertawa, "Terima kasih sudah membuat ku tertawa seperti ini. Oh ya ada satu lagi, Andra adalah mantan narapidana. Dia pernah menyalah gunakan pemakaian narkoba."


"Benarkah? Ya ampun kenapa Nona Luna bisa berhubungan dengannya."


"Entahlah, sepertinya ada timbal balik antara Luna dan Andra. Aku belum tahu itu."


"Tidak saat ini. Aku rasa Aku masih membutuhkan bukti yang kuat. Lagi pula hubungan ku dengan Nathan sedang tidak baik."


"Kenapa?"


"Tanpa sengaja Nathan melihat foto ini di dalam berkas ku."


"Foto Nona Luna?"


"Iya."


"Wah gawat ini, dia pasti akan salah paham kepada mu."


"Dan seperti itu. Aku kira Nathan tidak akan mengenali wajah Luna lima tahun yang lalu."


"Tuan Nathar. Anda dalam bahaya."


"Flo? Tuan Nathar?"


Flo melihat ke arah Shenna. Rupanya Shenna sudah mulai kekenyangan.

__ADS_1


"Shenna, Aku tidak sengaja bertemu Tuan Nathar."


Nathar kembali bersikap dingin.


"Se...Selamat malam Tuan Nathar. Maaf Saya tidak menyadari kedatangan Anda."


"Aku kemari bukan untuk menemui Kalian. Jadi sudahlah lupakan, anggap saja Kita tidak bertemu." Nathan berdiri dan pergi meninggalkan Mereka berdua.


Flo membelalakkan matanya, batinnya bergumam. "Kamu masih bisa berpura-pura setelah apa yang terjadi?"


Shenna menghampiri Flo, "Sejak kapan Tuan Nathar datang?"


"Baru saja."


"Ya ampun, Aku tidak menyadarinya. Ini adalah makan banyak terakhir ku. Aku akan mulai diet dan menurunkan berat badan ku."


Flo tertawa, "Tenang saja."


Di tempat lain, Nathan tengah duduk di ruang tamu milik keluarga Jordan.


"Selamat malam Tuan Nathan. Maaf ada keperluan Apa Anda kemari?"


"Maaf mengganggu waktunya Tuan Jordan. Ada yang ingin Saya sampaikan malam ini."


"Silahkan, silahkan Tuan Nathan." Jordan tampak panik.


"Saya ingin menikahi putri Anda, Luna."


Luna dan Jordan sontak saja membelalakkan matanya.


Di tempat lain, Nathar mengedipkan sebelah matanya dan berkata, "Aku haus, jangan lupa berikan secangkir kopi dan vote yang banyak yaa" 😉😉😉


"Setangkai bunga mawar pun boleh" 🌹🌹


...----------------...


Gemes deh sama Nathar dan Flo. Kalo lagi berdua, kaya anak SMA yang lg PDKT. Giliran ketahuan langsung pura-pura nggak kenal 😂


Gemes juga Aku sama Nathan. Cemburu buta, dikira Nathar mau rebut eh langsung melamar Luna gitu aja 😠


Oh ya makasih yaa buat Kalian yang selalu dukung setiap karya ku. Kata Babang Nathar minta secangkir kopi tuh 😄

__ADS_1


__ADS_2