
Flo yang menyadari itu segera menjauh dari tubuh Nathar.
Nathar pun tampak panik, dia menggenggam tangan Flo dan meminta maaf, "Maaf Flo, Aku tidak bermaksud..."
"Lupakan, anggap saja tidak pernah terjadi apapun." Flo meninggalkan Nathar sendirian.
Namun Nathar menahannya, Nathar memeluk Flo dari belakang.
"Aku tidak mempunyai cukup keberanian untuk mengungkapkan ini di hadapan mu. Jadi, tolong dengarkan Aku. Aku begitu kehilangan saat tidak bertemu dengan mu. Aku merindukan mu Flo, dan rasa rindu ini sungguh menyiksa ku. Aku tidak bisa mengendalikan perasaan ku saat bertemu dengan mu..." Tiba-tiba ponsel Nathar berdering menandakan panggilan masuk.
Nathar melepas pelukannya dan meraih ponsel miliknya. "Daddy? Emm Flo, Ayah ku menelpon. Aku akan menemui mu nanti."
Nathar meninggalkan Flo sendirian, namun dia menghentikan langkahnya dan berjalan kembali ke arah Flo.
"Pakai ini, tidak baik Kamu memperlihatkan tubuh mu ke hadapan banyak orang." Nathar memakaikan jas miliknya dan mengecup kening Flo.
Flo tampak membeku, dia tidak memberontak sama sekali.
"A...Apa yang sebenarnya terjadi?" Shenna masih belum berani menghampiri Flo.
Ketika Nathar menghilang di balik gedung, Flo menarik nafas panjang.
"Dasar mesum, dia pikir semua pria itu mesum sepertinya?" Flo melepas jas milik Nathar.
Namun sesaat kemudian dia kembali menggunakannya, "Ini tidak terlalu buruk. Lagian warnanya senada dengan pakaian ku."
Flo kembali berjalan dan mengatur napasnya.
Seseorang menghampiri Nathar, "Kak Nathar..."
Nathar terdiam sejenak, "Ya?"
"Aku Arabella. Kakak tidak mengenali ku?"
__ADS_1
"Oh ya benar, Arabella. Apa kabar?"
Bella memeluk Nathar dan mengecup kedua pipinya, "Sangat baik. Aku begitu menantikan hari ini. Kita selalu bertukar kabar melalui email namun tidak pernah bertemu."
"Bukankah Kita hanya beberapa kali saling kirim email? Bagaimana mungkin hal seperti itu dikatakan saling bertukar kabar."
"Ya ampun berapa banyak gadis yang dibuat sakit hati oleh mu? Dengan sepupu mu saja sedingin ini."
"Lalu Aku harus bagaimana? Apa Aku harus terlihat senang dan histeris karena bertemu dengan mu?"
Bella tertawa, "Kamu begitu lucu, Aku bersyukur bisa bertemu dengan Kak Nathar hari ini."
"Ya. Aku akan menemui Daddy dulu."
"Aku pun. Tadi Daddy ku pun menelpon untuk segera menemuinya."
Bella menggandeng tangan Nathar dengan senyumnya yang ceria.
Semua mata tertuju kepada Mereka, "Pasangan yang sangat serasi."
Nathar menghentikan langkahnya saat mendengar bisikan-bisikan dari orang-orang yang dilewatinya, "Lepaskan!"
"Tidak mau" Bella semakin menempelkan tubuhnya. Bahkan bagian dadanya dia tempelkan di lengan kekar milik Nathar.
Tidak mau banyak bicara, Nathar berjalan dengan cepat. Arabella tentu mengikuti langkah Nathar.
Dari kejauhan tampak sepasang mata berwarna coklat gelap tengah memandang Mereka berdua.
"Jadi gadis itu yang menelponnya, hingga dia pergi dengan terburu-buru?" Flo tampak kesal.
Shenna menepuk pundak Flo, "Flo... Itu kan..."
"Tuan Nathar? Memangnya kenapa? Apa ada yang salah?" Flo tampak cuek.
__ADS_1
"Bukankah Kalian?"
Flo langsung menatap Shenna, "Jangan katakan Kamu melihat sesuatu?"
"Aku... Aku melihat semuanya Flo."
Flo membelalakkan matanya.
Dalam keramaian pesta, tiba-tiba semua orang dikagetkan karena Luna yang tengah menyambut kedatangan tamu undangan bersama Nathan, hampir tidak sadarkan diri.
"Sayang? Kamu kenapa?" Nathan menangkap tubuh Luna yang hampir terjatuh.
Beberapa tamu undangan tampak berbisik.
"Ada apa itu?"
"Pengantin perempuan sepertinya kelelahan melayani tamu undangan yang tidak habis-habis."
Nathar menghampiri Nathan, "Apa yang terjadi?"
"Aku akan membawa Luna ke kamar. Sepertinya dia kelelahan."
Amanda dan Cla mengikuti Nathan yang menggendong tubuh Luna.
Nathar hendak memanggil pihak rumah sakit, namun tiba-tiba matanya tertuju kepada seseorang yang tengah tersenyum sinis melihat kepergian Nathan dan Luna.
"Andra? Itu dia kan?"
...----------------...
Ah Nathar, kenapa gagal lagi... Padahal banyak yang mendoakan kebahagiaan mu. Kasian kan Flo. Mana ada ulet keket lagi. Terpotek lah hati Flo.
Luna udah sah menjadi istri Nathan? Tapi Andra? Kenapa dia masih menemui Luna? Bahkan membuat keributan 😖
__ADS_1
Oh ya ada kabar baik. Aku bikin ig khusus buat Kalian yang mau stalking perkembangan karya ku. Follow akun ku yaa, namanya "Cacacaca"
Jangan lupa berikan dukungan Kalian buat setiap karya ku. Like, komentar dan vote juga 🥰 Gratis loh, tapi itu sangat berarti buat Aku 🥰 Terima kasih... 🙏🏻🙏🏻🙏🏻