Kisah Cinta CEO Kembar (Istri CEO 3)

Kisah Cinta CEO Kembar (Istri CEO 3)
Setuju


__ADS_3

Kendra dan keluarga menemui Tuan Jordan di kediamannya.


"Suatu kehormatan bagi Kami kedatang Tuan dan Nyonya Leonard."


Kendra dan Amanda akhirnya menerima keputusan Nathan untuk menikahi Luna.


Pernikahan akan dilangsungkan satu bulan kemudian.


Di kediaman Leonard, Nathar masih belum berani menghubungi Flo.


"Hallo Flo."


"Iya, ada apa Tuan Nathar?"


"Emm Aku cuma mau mengucapkan terima kasih."


"Untuk?" Flo masih enggan menemui Nathar ataupun menghubunginya.


"Semuanya."


"Iya sama-sama."


Nathar terdiam, dia bingung harus berkata apa lagi.


"Emm Flo."


"Ya? Apa masih ada yang perlu dibicarakan Tuan?"


"Kenapa Kamu jadi seperti ini?"


"Maaf Tuan. Maksud dari seperti ini?"


Nathar menarik nafas panjang, "Lupakan. Nathan dan Luna akan menikah."


"Selamat."


Nathar tampak kebingungan harus bicara apa lagi.


"Kalau tidak ada yang perlu dibicarakan lagi..."


"Tunggu. Boleh Kita bertemu?"

__ADS_1


"Bertemu? Ada keperluan apa Tuan?"


"Makan malam."


"Mohon maaf Tuan, Saya tidak bisa menemui Anda selain untuk masalah pekerjaan." Flo mengakhiri panggilannya.


"Flo? Ya ampun Aku bisa gila."


Hari demi hari Nathar hanya memandang Flo dari kejauhan. Flo yang terkadang menyadarinya segera menghindar dari pandangan Nathar.


Hari ini ada meeting bulanan, seperti biasa Nathan dan Nathar mempersiapkan segala kebutuhan meeting.


"Semua sudah siap?"


"Sudah Tuan."


Nathan dan Nathar berjalan menuju ruangan meeting.


Tampak Flo menggunakan kemeja berwarna merah muda yang dibalut blazer berwarna putih. Kali ini Flo mengikat rambutnya ke belakang. Itu membuat lehernya tampak jelas.


Selama meeting, Nathar beberapa kali melirik Flo. Namun Flo bekerja dengan sangat profesional, dia memperhatikan setiap topik yang dijelaskan dengan sangat baik.


Nathan dan Nathar pergi lebih dulu dan diikuti beberapa peserta meeting lainnya.


Seperti biasa Flo paling terakhir keluar dari ruangan.


Namun dia begitu terkejut saat Nathar menghampirinya dan menutup pintu.


"Maaf Tuan..."


Nathar menarik lengan Flo dan menghimpitnya di balik dinding.


"Tuan..."


Nathar memeluk Flo dan menyurukkan wajahnya di area leher Flo.


"Tu...Tuan, lepaskan Aku." Flo mendorong tubuh Nathar.


Nathar menarik ikat rambut Flo dan membuat rambutnya terurai.


"Begini lebih baik." Nafas Nathar kini terengah-engah, "Kamu tidak seharusnya menampakkan leher mu seperti itu."

__ADS_1


Nathar pergi meninggalkan Flo sendirian. Flo tampak sangat kesal, dia melihat ke setiap sudut.


"Sial, Aku lupa kalau di ruangan meeting tidak ada camera cctv. Aku tidak bisa melaporkan perbuatannya."


Flo meraih berkas miliknya, "Dasar mesum, Aku tidak akan memaafkan mu."


Flo berjalan cepat menunu ruangannya. Nathar yang melihat dari kejauhan masih tampak mengatur nafasnya.


"Apa yang Aku lakukan? Kenapa Aku melakukan hal bodoh ini? Bagaimana kalau Flo semakin menjauhi ku." Nathar mengacak rambutnya.


Di dalam kamar utama, Kendra dan Amanda tengah berbincang.


"Sebenarnya hati ku masih ragu, tapi Aku tidak bisa menentangnya begitu saja." Amanda memeluk tubuh Kendra yang masih sangat bugar itu.


"Aku sudah menyelidiki Luna, masa lalunya memang seperti yang dikatakan oleh Nathan. Luna adalah gadis pendiam yang berhasil menjadi lulusan terbaik di universitasnya. Setelah lulus kuliah, dia bertemu dengan seorang pria bernama Andra. Namun Andra bukanlah pria baik-baik, dia hanya mempermainkan Luna. Bahkan Tuan Jordan melarang keras Luna untuk berhubungan bersama Andra. Mereka dipisahkan oleh jarak, walau beberapa kali Mereka pernah bertemu karena acara reuni. Terakhir bertemu adalah di Kota X, berdasarkan hasil rekaman cctv, Andra memang menjebak Luna. Nathar menolongnya, namun saat Nathar pergi mencari obat penawar, Andra membawa Luna pergi dari kamarnya."


"Apa Andra tidak akan berulah jika Luna menikah dengan Nathan?" Amanda tampak khawatir. "Aku tidak mau putra ku mengalami sakit hati dan mengulang hal yang sama dengan masa lalu ku."


Kendra memeluk Amanda, "Aku akan selalu melindungi putra dan putri Kita. Aku akan selalu membuat Mereka merasa aman."


"Lalu untuk Nathar?"


Kendra terdiam sejenak, "Aku akan mengenalkan Arabella kepadanya."


"Arabella?"


...----------------...


Dih Nathar gimana sih, ko gengsi terus yaa.


Terus Nathan mau nikah sama Luna?


Dan siapa Arabella?


Dukung terus karya ku yuuukkkk.


Jangan lupa like, komentar, vote dan klik tanda favorite supaya Kalian dapet notif tiap kali karya ku Up.


Follow Aku juga yaa, dan kalo ada dubber yg berminat buat adaptasi karya ku, boleh komen yaa 🥰


Makasiiih zheyeeenk kuu 🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2