
Malam yang berbintang, suara hewan malam memecah sunyi. Dingin malam itu terasa hingga tulang. Malam itu diapartemen Sarah..
ting tong.. ting tong..
Bunyi bel apartemen Sarah.
Sarah pun bergegas membuka pintu dilihatnya dari lubang pintu ..
"Vino!" teriak Sarah kegirangan
Dia pun membuka pintu dengan sangat senang.
"Kamu beneran kesini, aku sungguh gak percaya" ucap Sarah bahagia di depan pintu.
"Apa aku boleh masuk kedalam"
"Ah iya.. masuklah Vino."
"Kenapa kau kemari"
"Aku ingin bertemu denganmu. "
"Tapi Vino... "
Kalimat Sarah terputus. Seketika Vino memeluk Sarah dari belakang.Dan itu membuat Sarah kaget.
"Vino apa yang kamu lakukan"Ucap Sarah dengan jantung yang berdetak sangat cepat.
Sarah tak mengira jika Vino akan memeluknya seperti itu.
"Aku mencintaimu Sarah"Ucap Vino
"Tapi Vino bagaimana dengan Kiara, bukankah selama ini kau mencintainya, kalian sudah bersama Bertahun-tahun"
"Aku tidak pernah mencintainya, selama ini hanya kamu yang aku cintai. Kenapa kau tak pernah melihat ku Sarah"
"Aku tak tahu jika kau mencintaiku Vino, asal kau tau selama ini aku juga mencintaimu. Tapi aku tak bisa mengatakannya padamu karena Kiara mencintaimu dan ku kira kau pun mencintainya"
Pengakuan Sarah membuat Vino bahagia dia pun memutar tubuh Sarah.Dipandangnya wajah sarah yang mungil dan cantik dari mata hingga bibirnya.. tak luput dari penglihatan Vino.Dipeluknya tubuh Sarah dan di ciumnya kening Sarah. Vino sangat bahagia.
"Tapi Vino bagaiman dengan... "
Sarah belum sempat menyelesaikan ucapannya namun Vino sudah mencium bibirnya.Ciuman itu terasa lembut dan intens.Seluruh tubuh Sarah dan Vino seakan bergetar karena hasrat mereka.Namun Sarah pun melepaskan ciuman Vino sambil menghirup udara lagi. Karena dia merasa napasnya akan habis.
"Vino.."panggil sarah
"Hemm"jawab Vino singkat sambil melihat wajah Sarah
"Kita tidak boleh seperti ini.. Aku rasa kita salah"
"Sarah apa yang salah dengan dua orang yang saling mencintai. Jika karena Kiara aku akan berbicara dengannya besok. "jelas Vino
"Apa kau yakin"
"Tentu"
Sarah pun mengalungkan tangannya dan dia pun mencium bibir Vino. Vino pun membalas ciuman Sarah.Ciuman mereka berubah menjadi panas dan intens keduanya tak kuasa lagi menahan hasrat ingin bercinta.
Tangan Vino mulai membuka satu persatu kancing di kemejanya, Sarah pun melakukan hal yang sama dia melepas pakaiannya.
Jadilah mereka melepas hasrat mereka.
"Ahh.. Ahh.. Vino" erangan Sarah
Erangan Sarah terdengar sangatlah Seksi dan menggoda.Vino pun ikut mengerang dengan nikmat. Akhirnya Vino dapat melepaskan hasrat yang ia mimpikan selama ini. Pelepasan yang sangat hebat darinya. Yang membuat Sarah sangat puas dengan hal itu.
" Vino, aku sangat mencintaimu" ucap Sarah yang kini masih berada dibawah tubuh Vino.
"aku hanya ingin bersamamu" imbuh Sarah
"sayang jangan khawatir, aku tidak akan meninggalkan mu. " ucap Vino dengan terengah-engah.
Lalu tiba-tiba
"BRAAK!! "
suara pintu terbuka dengan kencang.
"VINO!!!"teriak seorang wanita.
Dia adalah Kiara Dannisha tunangan Vino dan tak lain adalah sahabat Sarah. Dengan marah Kiara mendatangi mereka yang masih di atas ranjang dan hanya terbalut selimut tipis.
__ADS_1
Dengan menahan marah dan tangisnya Kiara pun mendekati mereka.
"Vino adalah tunanganku dan kami akan menikah lusa.Dan kau Sarah kau adalah sahabatku. Orang yang paling aku percaya. Bagaimana mungkin kalian melakukan hal ini padaku.Kenapa kalian tega melakukan ini padaku." Ucap Kiara dengan marah.
Sarah pun beranjak dari ranjang dan menutup tubuhnya dengan selimut.
"Kiara maafkan aku..kami tak kuasa lagi menahannya. aku dan Vino sebenarnya saling mencintai" ucap Sarah dengan nada yang dibuat sedih sambil memegang tangan Kiara.Ada sedikit senyum yang tersunging di ujung bibir sarah.
Kiara yang melihat sedikit senyum dibibir Sarah pun sontak menepis tangan Sarah dengan kasar, dan seketika itu tubuh Sarah terhuyung hampir jatuh, dan itu membuat Vino langsung memeluk Sarah tanpa rasa bersalah pada Kiara.
"Kiara.. sejak awal hingga sekarang sebenarnya hanya Sarah yang aku cinta bukan kamu. Aku tidak pernah mencintaimu. Selama ini Aku mendekatimu hanya untuk mendekati Sarah. "Ucap Vino tanpa merasa bersalah
Sarah pun kembali ke hadapan Kiara dia bersimpuh di depan Kiara.Air matanya mulai menetes.
"Aku mohon Kiara, aku tidak dapat melepas Vino." Sahut Sarah tanpa malu.
Terlihat sedikit senyuman licik yang tersunging dibibir Sarah dan itu membuat Kiara mengepalkan tangannya makin marah lagi.
"kau pikir aku akan membiarkan kalian bersama. hah!!itu tidak mungkin terjadi, aku tidak akan melepaskan Vino!! " teriak Kiara
Dengan marah Kiara mengangkat tangannya hendak menampar wajah Sarah namun usahanya dihalangi oleh Vino.Vino memegang pergelangan tangan Kiara dan menepisnya dengan kasar dan tanpa perasaan. .
"Kiara Dannisha aku katakan padamu pernikahan kita batal, dan kita selesai sampai disini.Mulai sekarang kita tidak memiliki hubungan apa pun" ucap Vino.
Kiara hanya bisa terdiam dan menitikkan air mata.
"Teganya kau Vino, lusa adalah pesta pernikahan kita bagaimana bisa kau membatalkannya seperti ini.Bagaimana dengan keluarga kita. semuanya telah selesai dipersiapkan. Bahkan undangan sudah diterima oleh sanak saudara dan teman." hikz.. hikz.. "ucap Kiara sambil menangis sesengukkan.
Namun Vino telah dibutakan oleh cintanya pada Sarah.
"Aku tidak bisa meninggalkan Sarah orang yang aku cintai hanya untuk bersamamu." ucap Vino datar.
Kemudian Vino meraih tangan Kiara dan menarik tangan Kiara lalu menghempaskanya keluar apartemen Sarah.
Dari dalam kamar Sarah hanya tersenyum licik, merasa telah menang dari Kiara.
'Kiara jangan salahkan aku, salahkan lah dirimu sendiri.' Bisik Sarah di dalam hati sambil tersenyum puas.
Hari berikutnya..
Pagi itu terik cahaya matahari menembus jendela kamar, udaranya yang sejuk terasa hingga ditubuh Kiara. Kiara terbangun dari tidurnya ia memikirkan kembali apa yang terjadi semalam.
Sebelum Kiara sampai di apartemen Sarah..
Kiara berjalan dari rumahnya dengan bersenandung ceria.Dia pun memanggil taksi untuk mengantarkannya ke apartemen Sarah.
Sarah dan Kiara sudah berteman sejak Sekolah Menengah Pertama. Dari dulu Sarah sangat terkenal dan selalu menjadi idola di sekolah karena kecantikkannya. Tidak ada laki-laki yang tidak jatuh hati padanya.Banyak laki-laki yang sengaja mendekati Kiara hanya untuk bisa berkenalan dengan Sarah.
Sesampainya di depan gedung apartemen Sarah, Kiara sempat berhenti dari kejauhan dia melihat sosok yang amat dicintainya, tak lain adalah Vino William. Vino adalah tunangannya dan mereka akan menikah lusa.
Dia pun memanggil Vino.
"Vino!! " teriak Kiara
Tapi Vino tak mendengar panggilannya. Kiara pun bergegas berlari berusaha menghampiri Vino tapi usahanya sia-sia. Vino sudah naik kelantai atas.
"Kenapa Vino ada disini? biasanya dia masih dikantor. pikirnya.. oh ya! dia bilang katanya hari ini ada rapat diluar kantor, apa disini rapatnya?" pikir Kiara
"Sudahlah biar nanti aku tanyakan."
Selang beberapa menit kemudian lift pun sampai dan Pintu lift pun terbuka Kiara pun langsung masuk dan menekan tombol lantai kamar Sarah.
Sesaat kemudian...
Sesampainya di depan kamar Sarah, Kiara heran bagaimana mungkin pintu apartemen kamar Sarah tidak dikunci.
Kiara pun masuk dan alangkah kagetnya Kiara. Saat dia mendapati sepatu, pakaian laki-laki dan perempuan berserakan dimana-mana. Yang lebih membuat dia kaget karena pakaian laki-laki itu sama seperti pakaian yang Vino kenakan tadi.
flashback off
Kiara pun bangun dari tidurnya tapi kepalanya terasa berat dan pusing. Badannya pun terasa sakit semua. Entah apa yang terjadi semalam setelah dia pergi dari apartemen Sarah.
"Aaaahhh" pekik Kiara.
"ada apa ini.. apa yang terjadi?"bisiknya dalam hati
Dia pun melihat keseluruh ruangan, ruangan itu terasa asing dan kamar itu bukan kamarnya. Dia pun melihat kesamping ranjangnya dan terlihat sosok Laki-laki yang sangat tampan tidur disebelahnya, terlihat wajah tampan, bersih, polos, dan Dada laki-laki yang atletis. Sejenak Kiara menikmati pemandangan yang dia lihat itu. Namun segera dia singkirkan semua pikiran itu.
Kiara menggelengkan kepalanya dengan cepat.
"Apa yang terjadi.. Ini bukanlah mimpi. "ucap Kiara lirih
Kiara melihat tubuhnya polos tak memakai sehelai pun benang.
__ADS_1
"Shitt**,apa yang terjadi bagaimana mungkin malam pertamanya ia berikan pada laki-laki yang tidak dia kenal." ucapnya lirih
Lalu Kiara pun bangun dengan cepat,Namun dirasakannya sangat sakit dan perih diselangkangannya. Kiara menutup mulutnya agar tak bersuara. Kiara pun mengambil pakaiannya yang berserakan dilantai. Lalu segera memakainya dengan perasaan yang tak karuan.
Saat Kiara selesai memakai pakaiannya.Dia pun hendak pergi diam-diam.Namun tiba-tiba seseorang masuk kedalam kamar.
"BRAAK"
Orang itu membanting pintu kamar dengan sangat keras.
Sosok wanita paruh baya terlihat sangat marah lalu mendekati Kiara dan menampar Kiara.
"PLAK"
"Dasar jalang!! "Teriak wanita itu
Wanita itu adalah tante Dina ibu Vino William.
"Apa kau sadar kalau kau telah tidur dengan siapa!! "Teriak tante Dina
Namun Kiara hanya diam Kiara memang tidak tahu siapa laki-laki yang sudah tidur dengannya.
"Apa kurangnya Vino, Dari awal aku memang sudah tak menyukaimu tapi aku menerima mu menjadi calon istri anakku. Tapi apa sekarang, kau wanita Murahan!! "Ucap tante Dina dengan kasar
Namun Kiara tetap diam dia tidak tahu harus berkata apa pikirannya masih belum bisa mencerna semuanya.
"Kiara"panggil seseorang
Kiara pun melihat kearah suara itu. Dia adalah Vino, ternyata dari tadi Vino ada di belakang tante Dina.
Kiara yang melihat Vino emosinya langsung naik, Kiara mengepalkan tangannya menahan emosi.
"Kiara apa semua ini nyata, karna inikah kau mengatakan padaku semalam untuk membatalkan pernikahan kita, karna kau sebenarnya menyukai kakak ku varell." Ucap Vino dengan nada yang dia buat-buat seakan menjadi korban.
Kiara pun menoleh ke belakang dan Kiara pun mulai mengingat siapa laki-laki itu.
Dia adalah Varell William kakak tiri Vino William. Kiara pernah bertemu dengannya sekali saat pertunangannya dengan Vino.
Sontak Kiara pun kaget dengan apa yang dilihatnya..
"Ya Tuhan bagaimana mungkin. aku bisa lupa dia adalah Varell."Bisik Kiara didalam hati.
"shiit!! "
Umpatnya dalam hati pada dirinya sendiri.
Kiara pun menutup mata nya karna terkejut. Lalu kiara pun berjalan mendekat ke arah Vino.
"Vino!! " panggil Kiara dengan penekanan
"Hemm"jawab Vino pendek
Kiara mulai merasakan emosinya yang meluap.Kiara pun mengepalkan tangannya.
"Apa kau tidak berani mengatakan yang sejujurnya.Apa yang kau katakan padaku semalam di apartemen Sarah. "
"Apa yang kau katakan Kiara, apa hubungannya dengan Sarah"ucap Vino berakting.
"Tadi malam bukankah kau yang mengatakan untuk membatalkan pernikahan kita, karna kau tidak mencintaiku lagi, karna kau mencintai laki-laki lain, tapi aku tak mengira Kiara jika ternyata Laki-laki itu adalah kakakku."
ucapnya yang seakan-akan sedih dan terluka.
Tante Dina yang sedari tadi masih berdiri di depan Vino pun ikut meradang pada Kiara.
"Kiara!! aku tak mengira kau wanita seperti ini sungguh sangat murahan, wanita hina, jalang, dan kotor" ucap tante Dina dengan nada mengejek dan jijik.
Disisi lain Varell yang sedari tadi sebenarnya sudah bangun dan pura-pura tidur. tetap diam mencerna setiap ucapan Kiara,Vino,dan Tante Dina. Dia mendengar dari sudut pandang yang berbeda dan menelaah setiap kata mereka.
Kiara yang mendengar ucapan tante Dina merasa tubuhnya bergetar karena marah dia pun mulai membuka suaranya.
"Atas dasar apa anda berkata kasar dan menilaiku seperti itu tante Dina, tidak tahu kah kau tentang anak kesayanganmu ini"
Ucap Kiara yang mulai menitikkan air mata.
"Kau masih ingin berlagak suci dan mulai mencari alasan menyalahkan anakku, hah!! sudah jelas-jelas tertangkap basah masih mau menyalahkan orang lain, kau memang jalang!! "
ucap tante Dina sambil berjalan mendekati Kiara tangan kanannya hendak diangkat menampar Kiara lagi.
"Cukup!! Hentikan!! "
***bersambung ***
Guys jangan lupa tekan jempol dibawah ya. Sebagai tanda apresiasi kalian terhadap penulis.. tinggal klik okee guys..
__ADS_1
thank you😘