
"Taukah kau Kiara dia memiliki banyak topeng, Dia tidak memiliki hati nurani, mana mungkin dia tau akan Cinta. Dia hanya tahu semua masalah dapat diselesaikan dengan kekerasan. Bahkan dia pula yang telah mengancurkan Angel dan Audy tidak kah kau tahu."
"Aku tidak peduli. karena aku tahu Varell melakukan itu untuk ku dan untuk kebaikanku. Aku sudah cukup mengenal Varell kau tidak perlu ikut campur lagi di dalam rumah tanggaku." ucap Kiara yang kemudian menggandeng tangan Varell dan mengajaknya kembali masuk ke kamar.
"Kau akan menyesal Kiara dan kau akan kembali padaku. Akan ku pastikan kau tidak akan lagi bersama dengan Varell!! teiak Vino.
“Vino..”panggil Sarah.
“Aku mohon padamu Sarah.jangan lagi kau berulah dan menyakiti Kiara. Dulu aku kira aku mencintaimu tapi ternyata aku hanya terobsesi denganmu. Aku sama sekali tidak mencintaimu.Terimalah keadaan ini Sarah.”ucap Vino yang kemudian masuk kedalam kamarnya.
Sarah pun jatuh terduduk air matanya jatuh, dulu dia selalu merasa tidak ada lelaki yang tidak bisa dia taklukkan. Tapi kini dia takluk pada seorang lelaki yang bahkan tidak mencintainya.
“Hah..bagaimana bisa dia kini sungguh menyebalkan.” Ucap Varell.
“Siapa?”tanya Kiara.
“Tentu saja Vino. Dia dulu tidak pernah sekali pun melawanku, dia selalu berdiri dibelakan ibunya. Ternyata kau seperti candu Kiara. Aku harus lebih ekstra menjagamu.”ucap Varell.
“Hah..sungguh aneh.” Ucap Kiara.
“Apanya?”tanya Varell sambil memeluk Kiara.
Kiara tersenyum bahkan kini Varell pun terlihat sangat manja.Berbeda dengan dirinya yang dulu.Bukan kah itu aneh baik Varell maupun Vino sama-sama berubah menjadi orang yang berbeda dari sebelumnya.
“Apa kau benar mencintaiku?ini benar-benar bukan mimpi kan?”tanya Varell.
Kiara pun mencubit perut Varell.
“Aaww..Sakit.”ucap Varell dengan nada manja.
“Sepertinya aku sangat lelah.. bisakah kita istirahat sekarang?”tanya Kiara.
“Apa kau tidak lapar?”
“Hah..sepertinya aku hanya ingin berbaring..aku lelah sekali Varell. Apa kau lapar? Mau aku pesankan makanan?”tanya Kiara.
“Sepertinya aku juga lelah, lebih baik kita istirahat saja. Atau melakukan hal yang lain.” Ucap Varell sambil menyunggingkan senyum liciknya.
“Varell!!” panggil Kiara dengan penekanan mengartikan banyak hal.
“Okee..tapi bolehkah aku tidur sambil memelukmu.?”
Kiara mengangguk pertanda setuju. Varell tersenyum senang. Dan mereka ber dua pun tidur dengan saling berpelukan.
Drrt..drrt..
Pesan masuk di handphone Kiara. Kiara pun mengambil handphone nya dan membaca pesannya.
“Selamat malam..mimpi indah Kiara.. maaf tentang kejadian tadi.” Isi pesan dari Vino.
Varell yang ikut membaca pun jadi kesal lagi.
__ADS_1
“ish.. apa masih kurang aku memukulnya kenapa dia tidak tahu malu. Sungguh bermuka tebal.” Ucap Varell kesal.
Kiara hanya menutup mulutnya menahan tawa melihat reaksi Varell kesal yang seperti anak
kecil kebakaran jengot karena permennya di minta orang lain.
“Terimakasih Varell” ucap Kiara.
“untuk apa?”tanya Varell
“Karena kau sudah mencintaiku.” Ucap Kiara.
Kiara pun mengecup pipi Varell. Dan membuat Varell sangat senang dan kembali memeluk Kiara dengan erat. Seperti biasa Varell tidak pernah lupa dengan kecupan di kening sebelum tidur.
“Sepetinya kau kini lebih terbuka Varell, tidak lagi curu-curi kesempatan.”
“Maksudnya?”
“Dulu kau selalu menciumku setelah aku tertidur tapi kini tidak.”
“Jadi selama ini kau tahu” ucap Varell yang tampak malu.
“Hemm..tentu.”
“Kenapa kau tidak marah atau menolak ku?”
“Untuk apa aku marah? Bukankah itu hal yang biasa suami istri lakukan.”
“Jadi.......” ucapan Varell terhenti.
“Apa?Akhh ...iya aku juga melihatmu di kamar mandi.” Ucap Kiara.
“Apa!! Jadi kau saat itu bukan tidur sambil jalan?”ucap Varell kaget.
“Untuk apa aku tidur sambil jalan. Sebenarnya aku melihat pemandangan yang sungguh indah
dan Vulgar. Hahahahahahahaa”
Kiara tidak bisa lagi berucap saat teringat saat-saat itu.Kiara hanya tertawa dan malu jika menginggat itu. Varell merasa sangat malu dan juga di kalah kan oleh Kiara.
“Jadi kau senang melihat pemandangan seperti itu?” pancing Varell.
“Apa?”
Varell mulai meraba tubuh Kiara dan menyelusuri tiap lekuk tubuh Kiara.
“Varell?”
“Why??bukankah kau sangat suka maka aku dengan suka rela akan menyerahkan tubuh ku padamu,
kau tidak hanya akan puas melihat.. kau pun boleh memegangnya sepuas mu..”
__ADS_1
“Kyaaa...Varelll kau mesum..” teriak Kiara yang kemudian mendorong keras Varell.
“Hahahaa...ini seperti de ja vu.” Ucap Varell.
Akhirnya malam pun dihabiskan Varell dan Kiara untuk bercerita dan mengenal lebih jauh tentang diri masing-masing. Hingga mereka tidur terlelap karena lelah bercerita.
***
Pagi itu udara masih sangat sejuk bahkan terlihat kabut masih menutupi kota.Suasana hari minggu pagi dimana para pekerja libur dan menghabiskan waktu bersama keluarga atau pun istirahat dari rutinitas harian saat bekerja.Varell sudah tampak siap dan berdandan rapi.Namun Kiara masih sangat nyaman diatas ranjangnya.Varell mencoba membangunkan Kiara dan mencium kening Kiara. Namun saat itu tiba-tiba Kiara justru merasa sangat mual. Dan langsung berlari menuju kamar mandi.Varell bingung dengan keadaan yang terjadi pada Kiara.Varell ingin ikut masuk namun Kiara melarang dan akhirnya Varell hanya menunggu Kiara di depan pintu kamar mandi dengan was-was. Tak lama Kiara pun keluar dari kamar mandi.
“Apa kamu baik-baik saja ki?”
“Entah rasanya aku sangat lemas dan juga pusing , mual.Mungkin karena semalam aku tidak makan akhirnya aku mungkin masuk angin.”ucap Kiara.
“Kalau begitu lebih baik kamu dikamar saja aku akan mencari makanan untuk sarapan.”
Ucap Varell.
“Aku ikut” ucap Kiara.
“Tidak. lebih baik kau istirahat saja dikamar.”ucap Varell.
“Apa kau merasa aku merepotkanmu?” ucap Kiara sedih.
“Tidak.. aku hanya ingin kau istirahat dikamar, aku tidak ingin kamu tambah sakit.” Ucap Varell.
Namun entah kenapa Kiara justru tetap salah paham dengan apa yang Varell katakan. Akhirnya Kiara tetap ikut Varell untuk mencari makan. Sepanjang jalan Varell tak pernah melepaskan tangan Kiara.
“Jam berapa nanti kita ke rumah sakit?" tanya Kiara.
"Kak Adit bilang Nabila kini sudah membaik.kita bisa ke rumah sakit siang atau sore nanti. Tapi siang ini aku ingin mengajakmu ke suatu tempat tidak apa kan kita ke rumah sakit sore?"
"Iya tidak apa. memang kita mau kemana?"
"Bertemu wanita pertama dihidupku?"
"Jadi ... Bukan aku!! ternyata kau memiliki wanita lain Varell." ucap Kiara yang tiba-tiba merasa marah.
"Ibu ku Kiara dia yang melahirkanku tentu saja dia wanita pertamaku." jelas Varell.
"Ahh.. hahaha ibu..hahaha. bodohnya aku apa yang aku pikirkan ..hahaha pria pertama ku juga tentunya papa karena dia yang sudah membuat ku."ucap Kiara melantur.
"Hahahahahahaaaa......." Kiara dan Varell sama-sama tertawa.
***bersambung***
Guys jangan
lupa tekan jempol dibawah ya. Sebagai tanda apresiasi kalian terhadap penulis..tinggal klik okee guys..
thank you ...sudah membaca "knocked my heart”.
__ADS_1